TV Kabel
Posted by Prosat on January 22, 2008
![]()
![]()
Ini adalah terakhir project yang saya kerjakan pada sebuah appartemant kapasitas 70 kamar dengan kontribusi 13 channel movie 10 film esek- esek dari batas umur 12 sampai 18 tahun minimum dan 3 channel Action.
Adalah sebuah sistem jaringan yang terhubung langsung dari pusat penyedia jasa layanan Audio dan Video. TV Kabel ini biasanya digunakan untuk kebutuhan layanan Hotel atau bahkan masyarakat umum, sistem kerja TV Kabel ini bisa anda praktekkan sendiri dengan mudah dan gampang. Bahkan dengan sistem ini anda bisa memanfaatkannya sebagai usaha kecil dirumah, apalagi jika anda penghuni sebuah komplek perumahan elite atau RSS sekalipun. Misalkan saja jika anda mampu melayani 100 KK dengan iuran 50 ribu/bulan apa anda tak tertarik untuk memulai bisnis ini. Saya hanya menyemangati anda sekalian masalahnya saya sendiri tak punya job di Indonesia makanya saya lari ke Luar negeri ini hanya untuk mencari sesuap nasi. Maklum modal DENGKUL (Ambisi Kuat Modal Melarat). Selanjutnya peralatan dan Accesories apa saja yang perlu anda persiapkan :
- Receiver,Video Beta,VCD,DVD player tergantung kebutuhan berapa chanel yang akan anda luncurkan.
- Disecq switch/ spliter 1 : 4 dan 1 : 2
- Coaxial cable RG 6 U 75 ohm.
- Conector RF/Arial.
- Booster Amplifier VS-80 atau yang equivalent.
- Nippon Booster V-5000
- Antena Parabola sesuaikan dengan kebutuhan receiver yang tersedia.
Itu hanya formalitasnya saja sedangkan cara installnya pada bagian lain akan saya tunjukkan. Kunci utama yang perlu anda ketahui adalah Booster, fungsi sebenarnya adalah menerima dan menyaring noise sinyal Audio dan Video yang berasal dari sinyal RF (radio frekuency) Receiver,Video Beta,VCD,DVD player dll kemudian mentransfer kembali hasil olahnya ke sebuah Tuner TV. Biasanya sebuah booster mampu menerima frekuency VHF,UHF 21-69 dan FM makanya hati – hati kalau membeli peralatan itu lihat dulu kapasitas daya terimanya serta kemampuanya dapat mensuplay berapa buah TV. Hasil penelitian saya Booster VS-80 bisa digunakan oleh 30 buah TV dan 20 Chanel, semua sudah sering saya praktekkan saat installasi disebuah penginapan, dan tempat rekreasi yang berkapasitas kurang lebih 100 kamar
.![]()
![]()
![]()
![]()
(Project 35 room Januari 2008)
dengan radius 500 meter dari central Broadcasting hasilnya 20 chanel cukup jernih, jadi booster itu sangat cocok jika anda gunakan dalam lingkup tetangga atau komplek Perumahan dimana anda tinggal.
Fungsi Booster Nippon sendiri pada kenyataanya sudah anda fahami sendiri di Indonesia rata-rata untuk mendapatkan TV lokal kita harus menggunakan UHF/VHF Antena dan booster. tanpa booster hasilnya kurang jernih alias banyak semutnya kata Mandra, Pada TV Kabel fungsinya sama juga setelah pengaturan frekuency RF dari sumber utamanya selesai proses selanjutnya pilah – pilah frekuency UHF dan VHF kemudian sambungkan sesuai port nya ke input booster tadi.
Spliter pada TV Kabel berfungsi mengatur lalu lintas frekuency yang dihasilkan oleh VS-80 dan meluruskan ke jalur input Tuner Tv, selain itu menetralkan tegangan yang berasal dari Tuner sendiri agar tidak terjadi tumpang tindih.






fachry D said
Pak saya ingin tanya :
1. Parabola ukuran berapa feet untuk 500 customer
2. Berapa Receiver yang diperlukan untuk 30 – 50 channel
3. Berapa Booster Amplifier VS-80 atau yang equivalent yang diperlukan dengan berbagai ragam dan type Tv
4. Kira 2 budgetnya berapa kalau kita ingin telkomvision
lupus said
bos kalo ingin membuat jaringan tv kabel tuk perumahan RSS kira2 peralatan apa yang di butuhkan n berapa dana yang harus disiapkan..?
Prosat said
Sebelum melangkah lebih jauh kunci utamanya Booster Amplifier yang diperlukan coba cari di Jkrt saya pernah tahu agent penjualan brng itu cuma lupa namanya kyknya ada hub dg Metro Tv gitu coba di telusuri,and kasih info jg saya. masalah dana kan mas lupus bisa kalkulasi sesuai kebutuhan yg penting cari itu dulu ok
Yonny said
Boleh tanya?, Booster Amplifier nya merek apa? trus perangkat lainnya apa saja, fungsi modulator apa ya?
terimakasih
Yonny said
Kalo boleh minta skema nya donk…
Thanks
Prosat said
Bro Yonny selama ini saya pakai Wisi VS-80 untuk lingkup kecil, sedangkan untuk membuat sebuah jaringan besar Alatnya saja harganya berkisar 65 juta. Skema pada kesempatan lain akan saya tampilkan pd blog ini juga tp sabar dulu ya bro lagi di skets.
Yonny said
Thanks atas jawabannya bro Prosat, salam kenal
Rencananya saya untuk membuat tv kabel lokal untuk lingkup tetangga rumah kecil-kecilan, jadi mungkin cocok menggunakan Wisi VS-80. Kira2 kisaran harga nya berapa dan bisa di share untuk berapa TV? juga maksimal panjang kabel berapa?
Maaf, kalo jadi banyak tanya.
Terimakasih
Yonny
Prosat said
Hati-hati sesak dinafas nanti.Kalau lingkupnya kecil 250 KK cukup 3 buah booster saja asalkan di bantu dengan booster Nippon, harga terakhir tanggal 16 pebruary 2008 Wisi VS-80 Made in Germany Rp1.5 juta sedangkan Nippon made Japan
Rp 460.000,- itu harga kurs ke rupiah,gak tahu juga untuk harga di Indonesia berapa.Sekali pernah saya coba dgn radius 500 meter hasilnya luar biasa seperti VCD tak ada semutnya he he he…..
Yonny said
Bro, sebelum lebih jauh saya mau tanya fungsi dari masing2 perangkat.
- Yang berfungsi merubah output dari receiver menjadi fixed channel itu alatnya yang mana, apakah Wisi VS-80?
- trus kalo memang Wisi VS-80 yang berfungsi sebagai combiner, satu unit Wisi VS-80 bisa untuk berapa channel?
thanks bro, atas penjelasanya.
btw, posisi dimana bro? saya di jakarta.
Yonny
Prosat said
Lihat dibelakang receiver anda atau media lainya seperti Video beta disitu ada RF modulator in out dari sini sumber sinyal keluarannya kemudian ditransfer ke VS-80 in atau Nippon terserah mana yang dulu yg jelas jika ingin hasilnya bagus ke Nippon dulu baru VS-80.berapapun channel yang anda inginkan bisa ditampung atau pelajari dulu modulasi frequency VHL-VHF dan UHF.
Yonny said
iya bro, di belakang receiver memang ada RF output yang gunanya untuk ke jack antena TV defaultnya Ch 36 UHF. Maksud saya untuk membedakan frekuensi receiver 1 dan lainnya apakah tidak tumpang tindih jika receiver yg lain juga menggunakan frekuensi yg sama?
- masih belajar dari pakar -
Prosat said
Pelajari dulu itu PR yang saya berikan dan Jangan pelit donk kasih fotonya gitu biar teman lain pada tau kalau Yonny lagi “mejeng”
ke Eropa,Afrika, USA ok.
ery trianto said
bro aq mo tanya bisa buat booster untuk 3000 kk nggak,sebab saya punya usaha tv kabel,,yang luas…dan sekarang problem saya di kualitas signal. saya jadi melemah …tolong hub saya 0778 9184014…
Prosat said
Saya mau donk jadi kulinya, Untuk masalah kualitas signal coba lihat posting saya terakhir Cental TV.
Jay said
hallo bang.. saya jay dari NTT sekarang domisili di batam.saya disuruhtangani proyek di sebuah hotel yang lagi dibangun, proyek tv di semua ruangan (conection Cable). keahlian saya di Networking Topologi (komputer) sedangkan untuk TV NIL BESAR.
Jumlah kamar hotel 400 Kamar kira2 bagaimana ya memulainya ..? apakah bisa digabung dg internet conection agar hemat kabel..?
setahu saya tiap kamar hotel dapat berganti chanel tv, berart tiap kamar mempunyai parabola sendiri atau ada satu parabola yang mampu mensuplai puluhan kamar walaupun mereka kadang serempak berganti chanel..?
mohon pengajarannya pa.. makasih…
Prosat said
Salam kenal Bro Jay,wah proyek besar bagi donk
Untuk koneksi TV Kabel gak bisa digabung dengan Internet donk ibarat rel kereta Api dilewati Bus apa jadinya. Jika rencananya tiap kamar ada TV kabelnya gampang saja gunakan spliter 8 in 1 out jadi tiap kamar mempunyai jalur sendiri2. Untuk out sambungkan pada line dari Central gunakan kabel (RG/11 USA)agar tidak kehilangan signal ditengah jalan tambah pula Booster Amplifier per lantainya.Yang jelas jangan menggunakan Coaxial RG/6 dari central Broadcasting Hal ini pernah saya lakukan pada Rumah sakit Tentara UAE sekitar 500 kamar skala besar memang perangkatnya saja sekitar 65 juta belum booster pendukung lainya.System TV Kabel rata2 memang untuk kebutuhan Hotel disini costumer bebas pencet remote ganti channel dan tak ada pengaruh apapun tak butuh Antena Parabola 400 buah cukup menyesuaikan sumbernya saja.kalau Mas Jay belum jelas tanyakan lagi masalahnya gratis kok.
budiyanto said
halo bang, saya lg cari runing text yg bs jalan di tv kabel, kayak siaran metro tv tu. ada gak brgnya. klu ada tlg beritau saya lewat email saya budiyanto_tan@yahoo.com
budiyanto said
halo jay. kalau bikin tv kabel hotel lbh baik pake frekwensi VHF. lbh bagus hasilnya
dan gak banyak pake boster
budiyanto said
halo ery. frekwensi apa yg u pake.
Prosat said
Trims berat Bro Budiyanto_Tan atas masukanya semoga menambah wawasan dan wacana pada blog ini, saya tunggu info berikutnya. Salam kenal and jangan segan untuk posting ide anda via email prosat72@yahoo.com
Regards
Denny said
Saya di kampung saya membuat TV Kabel ini, namun yang jadi soal boster-nya, klo memang Boster VS-80 bagus dimana saya bisa beli. karena di tempat saya tinggal susah mendapatkan barang – barang buat distribusi channel tersebut. Channel yang saya punya 10 channel, dan peralatan yang saya pakai :
1. 6 Modulator Digisender VHF
2. 1 Modulator 4 channel Telview VHF
3. boster pakai winersat WCA-5086.
(jadi total siaran 10 Channel), yang jadi soal modulator digisender dan telview susah diajak sinkron, terlihat sekali bayang – bayang antar channel.
mohon jika ada perangkat yang bisa saya beli untuk mengganti peralatan saya, berapa harganya, rencana saya kedepan untuk bisa 16 – 20 channel dan boster induknya. serta harga mati perangkat tersebut.
Prosat said
Sebaiknya output dari RF di filter dulu dengan mini Booster Nippon yang biasa dipakai orang2 pada UHF/VHF antena so pasti saya jamin ghost/bayangan akan hilang. selamat mencoba
budiyanto said
halo denny u pake ch apa aja. and double siband pake ch apa aja. lokasinya mana
Denny said
Ok terima kasih infonya pak prosat, tapi yang jadi kendala ditempat saya susah cari barang tersebut, jikapun bisa dapat itu pesan dulu. Untuk Saat ini hanya saya filter pake spliter.
untuk pak budiyanto :
saya mendistribusikan channel lokal semua, sebab di daerah saya jauh dari pemancar TV UHF, sedangkan parabola sering di acak, jadi saat ini untuk siaran yang lokal yang diacak (jika ada acara bola, TV-7 saya pake Indovision, dan TV-one saya pake matrix soccer sisa kenangan piala dunia). untuk Channel yang saya distribusi semua di VHF Code : S3 – S10, E5 – E12. Untuk Boster Winersat freq 47 – 860. Lokasi Pendopo Muara Enim (SUM-SEL). untuk distribusi ke rumah – rumah ada yang menggunakan spliter ada yang saya gabung antar kabel aja (alias di ikat), tanpa menggunakan alat ukur, hanya menggunakan ilmu kira – kira saja. kualitas gambar lumayan lah, hanya ada beberapa channel yang terasa tumpahan berasnya. itupun sudah yang di paling ujung distribusi saya. jika ada masukan yang lebih baik saya sangat mengharapkan sekali.
Untuk pak prosat, saya minta informasi receiver yang untuk siaran lokal tidak teracak, apalagi ini sudah dekat acara euro 2008. RCTI, TPI, GLOBAL pasti diacak.
budiyanto said
hai denny, pelanggan u banyak gak. klu banyak w saran kan pake boster power remote. kelebihannya klu mau pasangkan boster gak usah pening2 pikir ambil api pln. karena kita api dr rumah lewat kabel coxial aja. tp klau mau bagus gambarnya kabel coxial hrs pake yg 7c (besar). terus pake tap off atau spliter.
dr cr kerja denny ntar yg di plg akhir kabel gambarnya pasti kabul betul.
budiyanto said
denny untuk siaran live bola. matrik soccer skrg bs nonton kok, tp hrs versi 6.12
hati2 klu mau upgade rec matrik, bs rusak memory klu salah proses upgade
budiyanto said
hello mr prosat. dreambox pernah pake gak.
apa kelebihannya tlg kasih tau.
budiyanto said
halo mana mr Prosat kock gak ol2
Prosat said
Segelas susu Onta buat Boss budiyanto yg tlh membgkan ilmunya. Sory banget ya boss ada virus di my comp.trs DSL ku juga disadap sama orang (bocor) ini ku pakai operamini. ntar aja kubls via email kalau dah selesai. Tanks my uncle.
budiyanto said
halo, den kock dah lm gak ada kabar
Denny said
halo pak budi, terima kasih untuk infonya mengenai boster power remote, maaf nih aku memang dah lama dak OL, dulu aku pernah ingin coba boster power remote ini, aku dulu dapat informasi perangkat ini brand Matrix namun aQ lupa tipe-nya, masalahnya saat barang ini harus pesan dan aQ belum tau kualitasnya, jadi aku ragu memesannya, jadi akhirnya aku putuskan menggunakan boster yang mudah dicari di tempat saya.
budiyanto said
u pake boster shibe ato falkom. dah bagus, klu mau pake boster biasa u cr boster televes aja. bs mengangkat 40 db. itu dah kuat betul. u di daerah medan ya, di medan udah ada boster televes. harga lumayan 1,3jt. televes dah pernah w pake. bagus gambarnya
Togar said
hallo mas pro, saya sekarang uda buka TV. Kabel, tapi setres mas pelanggan komplen terus enggak bisa tenang,kadang gambarnya macet seperti VCD rusak, kadang kabur dan bebayang gambarnya.Tolong nasehatnyalah mas gimana biar pelanggan tidak komplen. Sebagai gambaran TV kabel saya ada 24 chabel dengan mengunakan 6 mudulator ( 4 modulator winersat tipe WR 688 dan 2 modulator metrix tipe VM.5500 ) receiver ada 22 ( Truman 8 dengan 2 induk, megic 12 unit, Metrix soccer 2 unit ) ditambah 2 unit TV Tuner merk gadme. Booster televes satu unit dan parabola ada 3 ( 1 parabola FTA dan yang 2 berbayar ) dan ditambah antena untuk kombinasi semuanya pakai spliter dan menuju ke Pawer Suplay lalu ke pawer inserter terus dan jaringan luar saya pakai kabel RG 11 ( venus dan Andrew ) jarak pelanggan paling jauh lebih kurang 3 km dan dijaringan RG 11 pakai Booster metrik dan kobecmoc. Jadi kira-kira gimana mas biar mantap dan anggak setres atau adalagi mungking tambahan alat biar TV kabelnya mantap. Dan mas budiyanto tolong bantu juga dong.
Togar said
Untuk mas budiyanto booster pawer romete itu berarti bisa menyuplai arus ya mas,( seperti pawer Suplay) jarak jangkaunya berapa mas ?
Sebelumnya makasih ya mas
budiyanto said
mas togar, klu dah pake power inseter brt dah pk boster power remote ya. maksud power remote gini. dr modul di kombiner. trus msk ke boster induk, dr boster induk msk ke power inseter.
power inseter ada 2 in and 1 out. 2 in itu 1 msk db(gambar) 1 lg msk volt (60v-90v) tergantung boster kt pk rp volt. kmdn outputnya db bersama volt.
untuk jarak 3km itu msh bs pake lg.
boster power remote itu pake volt dr kabel induk kita sendiri yg tadinya kita gambung dr power inseter.
budiyanto said
klu mslh gambar macet itu dr parabol kurang bagus. ato signal lemah. parabola mesti di set lg. klu boleh tau lokasi mas togar dimana.
w sarankan lbh bagus modulatornya bl yg fix aja . jgn bl yg double sigband. hsl kurang bagus and frekwensinya hrs selisih 2ch lg.
Togar said
1.Halo Mas Budiyanto makasih ya mas atas sarannya, tapi memang saya enggak pakai kombiner dari modul ke Spliter, atau mungkin itu kali pengaruhnya mas makanya gambarnya sering kabur dan berbayang-bayang, terus booster induk yang saya pakai juga Booster televes, kira-kira gimana mas atau memang harus pakai kombiner ( merk dan ukurannya apa mas ) dan boosternya diganti, kalau boster diganti yang bagus pakai apa mas ( merek dan ukurannya)
2. Sebenarnya pungsi kombiner itu untuk apa ya mas ?
3. Tapi mas saya pakai pawer suplay yg 10 amper jarak 3 km sudah enggak sanggup jadi saya sudah nambah lagi numpang di rumah pelanggan ( booster yang sudah saya pakai ada 7 booster, yg 5 arus listriknya dari power suplay yg disentral dan yg 2 dari power suplay yang numpang di rumah pelanggan
budiyanto said
klu buat hsl yg pg bagus hrs pake modul yg single band. fungsi combainer mmng di rancang khusus buat untuk gabungan dr modul. bs pake zinwell yg 16ch dan bs di gabung sampe banyak chanel. klu boster induk pake televes dah bisa. u pake power supply 10amper. tapi volt u rendah kali. u pake 60 volt ya. u pake kabel coxial yg 5c ya. bagusnya yg 7c (RG11).
klu gak salah tv kabel u di komplek penguin ya.
galih said
Salam kenal untuk semuanya..
Sy pasang TV Kabel mulai tahun 2002, dah 6 tahun s/d saat ini (2008). 9 chanel lokal FTA dengan freq. UHF. Boster sy pake Televes, Boster sambut pake Masda 8888. dengan jumlah pelanggan 120 org gbr cukup bagus dan merata.
Kabel RG 6 Matrix. Namun kendala yang sering sy hadapi adalah kalo hujan Bosster sering habis di singgahin petir. Sekali kena lumayan banyak , kadang sampe 10 boster abis. Jumlah seluruh boster yang saya pake hampir 15 boster. jarak antar rumah rata2 25 meter. Boros dan ribet memang. makanya sekarang sy rehab ulang dan freq pake VHF. Kabel RG 11, Power Inserter dll. 12 Chanel Cling tanpa bintik.
galih said
Setelah sy pake VHF, televes ga sy pake lg, ato sy tidak pake boster induk. Ckup sy pasang Power Inserter dengan tegangan 60 VAC (10 A). Dan ternyata cukup untuk rdius 250 mter. ato sekitar 40 TV dgn kualitas gbr sgt jernih. Setelah itu baru sy pasang Boster outdoor..
NORDIN said
Mas… saya kepengen buka usaha TV Kabel di daerah saya. cuman sangat nol utk pengetahuan tentang peralatan dan sistem pemasangannya. kira2 bisa di informasikan nggak berapa dana yg musti saya keluarin jika saya pengen buat 25 chanel dg pelanggan lebih dari 1.000 orang. jika terima bersih, alias mas yang pasangin, bisa nddak ya? en dana pasanganya brapa?
Prosat said
Tanks berat atas sharing ilmunya Mr.Galih semoga usahanya semakin maju and saya doakan petir tak lagi berani nyambar Booster lagi. Kalau mau posting perihal TV Kabel bisa dialamatkan ke Email :tantowi66@yahoo.co.id. nanti kami bisa muat pada halaman depan. Sekali lagi terima kasih banyak.
Regards
Prosat
Prosat said
Mas Nordin bisa menghubungi Uncle Budiyanto yang ahli dibidang ini dan Mr.Galih yang juga sudah berpengalaman selama 6 tahun dibidang usaha dan jasa TV Kabel.
Herbert G Simamora said
Salam kenal semuanya.saya baru menemukan blog ini setelah lama nyoba2 nyari di web.ternyata ada blog yg ngupas tuntas ttg tv kabel.so….saya sangat terharu…really…ternyata sudah banyak insan2 yg berbisnis tv kabel kecil-kecilan di seantro nusantara.Sy seorang Maintenance di perusahaan Multimedia di bandung.produk kami ya Tv kabel plus Internet.( Cable Modem ).tadi saya tertarik pertanyaan saudara Togar.( Asal Medan kayanya lae ini).ttg bisa ga satu kabel internet ama tv kabel.( Cable Mocem ).Sangat bisa lae…Trus Fungsi Combiner : Menggabungkan Fix Frequensi menjadi satu Output.Trus…Power Suply 10A/60 V,standardnya bisa menyuplay kira-kira 7-10 Amplifier aja kl pake kabel RG 11/(7cy).atau tergantung jarak amply di design annya lae.kl gambar yg seperti VCD rusak (freez).cek signal parabola anda.kayanya butuh di tune lg tuh..
Herbert G Simamora said
Mas NURDIN…Prediksi harga susah mas.ok lah…mas bilangin 25 channel untuk 1000 costumer,tapi kan..areanya jg harus di liat dulu.di komplex perumahan,apartement,apa di daerah yg jarak rumah masih jarang..but its ok…saya kasih mas gambaran .coba mas kunjungi http://www.sevillaparabola.com
Togar said
Wah, Cak Pro istana ne sampean tambah rame wae iki, dadi di enggo cangkruan diskusi per tv kabel an. enggak opo-opo to cak ? Memang sampean apian tenan kok. Gara-gara sampaen ilmu pengetahuanku tuambah, terus kawan juga tambah , mator suon yo Cak Pro.
Untuk Lae Herbert, ” Horas ” muliate godang atas sarannya, terus saya mau tanya Lae, tempat penjualan peralatan TV kabel dimana ? kalau yg sevillaparabola itu jauh di Sorong yang sekitar Jakarta aja Lae.Oke
Herbert G Simamora said
Lae/mas Togar..aslinya mana nie ??.jawa bisa,batak bisa..produk yg diunggulin Sevilla kan merk FALCON,webnya ada di http://www.falcomcatv.com.cb lae cek lah..dia malah ngajak jadi agen tuh..susurin lae aja kl minat.Di jakarta seh ada yg jual peralatan tv kabel,cm webnya aku ga tau.Tempat saya bekerja jg sebenarnya agen EQUIPMENTnya CATV dgn brand ACI,komplit dari harga 10rb~…jt. (www.acicomms.com),tapi peralatannya untuk broadband,kami pake produk ini di bandung,tapi lae…harganya lumayan mahal.btw utk info lbh detil masalah teknik tv kabel mail aja ke beth_a11_13@yahoo.co.id,mkn kita bisa diskusi lbh dalam.matur nuwun…mauliate.
budiyanto said
salam buat pak herbert, klu mau buat tv kabel bs internet dr haedend kena berapa biayanya. and pake dr speedy bs gak buat permulaan.
budiyanto said
terima kasih buat mas prosat. sy cm beritau kan apa yg tlah w alami. klu ilmu di bandingkan ama mas. w masih kalah jauh dari mas. w masih butuh bantuan mas prosat kock.
budiyanto said
mr nordin klu mau nanya harga mestinya mau tau dl mau chanel apa aja br bs di kakulasikan.
Herbert G S. said
Salam kembali Mas Budiyanto,kl boleh tau mas,skrg posisi di mana ya ??…btw,soal pake speedy digabung ke jaringan bisa aja.Provider atau ISP apa aja bisa di gabung ke jaringan CATV,tergantung kitanya,mau kerjasama ama siapa ?.Kl kami di bandung pake ISP CENTRIN ama IM2 (Indosat).Pake 2 ISP,kalau First Media ( firstmedia.com) yg dl Kabel Vision malah pake 6 sampai 8 ISP,Dan untuk Head End sama jaringan nya Masih sangat mahal…Untuk harga satu CMTS (Cable Modem Terminal System),yg second aja bisa mencapai 80 jt an.itu jg tergantung merk and buatan mana.Untuk buat Jaringan Tv Kabel yg bisa support Internet harus betul2 pengusaha besar dan serius.ga bisa tanggung-tanggung.belum jaringan .Amplifier RF nya harus bisa support REVERSE untuk mengirim signal kembali ke Head-End ( Up-Stream).termasuk kabel,tap.Memang kali dah bisa buka…ya hitung-hitung sendiri la.sekian pelanggan x 650rb/bulan(bandung). Jadi maaf aja ni mas,aku ga bisa kasi prediksi biaya kl mau buat jaringan tv kabel yg jg bisa support internet (Cable Modem).kl mau diskusi lbh dalam bisa e-mail saya.thanks…
asri said
helo mas budiyanto. sy pengusaha tv kabel di daerah sul-sel.yg mau sy tanya ni mas? bisax pengaruh apa ya gambar tv di studio head end bergaris bintik berjalan dari bawah layar tv ke atas padahal saya sudah setting signal outputx boster di studio manjad 108db masih saja bergaris.apa boster induknya yang ngga bagus ( saya pake boster televes )
sekian ned trims’s atas bantuanya
budiyanto said
terima kasih her, biayanya terlalu besar, w gak sanggup deh. klu masalah jaring dah ok. w pada pake rg11(7c). tp boster w hrs ganti yg bs internet. jd makan biaya besar. thank’s atas informasinya
budiyanto said
klu di tes 100db bagus gak. biasa penyakit itu pengaruh dr stop kontak kita ada loss (ada percikan api) itu hrs cek dr jaringan instalasi listrik rumah u. ato di tetangga u ada tukang jahit ato segala sesuatu mesin yg memakai karbon. moga2 berhasil.
Herbert G S. said
Mas Budiyanto,kemaren aku lupa buat..kl jaringan nya harus pake kabel 0.500″(setara dgn RG15),insertion loss nya cm 0.07db/m di freq 550 Mhz.pake RG 11 msh belum support,bisa-bisa bandwidth habis ditengah jalan,trus waktu habis tuk maintenance nya doang .Oh ya..maaf menyela dikit sama pak Asri.saya lebih kepikir masalah gambar bergaris yg bapak hadapi,yg bermasalah berapa channel pak ?.kl semua channel bergaris kemungkinan besar masalah dari listrik spt yg saudara budianto katakan.. kl cm satu ato dua channel aja yg bermasalah kemungkinan besar masalah dari modulatornya,atau kl bapak yakin modulato ga ada masalah,(dgn berbagai pengetesan tuk memastikan mod ga bermasalah),kemunkinan lain disebabkan ada signal liar (radio komunikasi,radio FM)yg masuk ke freq modulator yg bermasalah.dan ini sering terjadi.atau kemungkinan lain mungkin dari ada signal return loss,maksudnya ada signal liar dari modulator lain,tapi yg terganggu chanel yg bermasalah.( bisa dilakukan pengecekan dgn tv TANPA ANTENA di letakkan di belakang rak modulator lalu di auto search),nanti signal yg ketangkap di tv yg nota bene berasal dari head end kita kemungkinan bocor/bermasalah.ini biasanya terjadi akibat pemasangan connector yg kurang bagus atau kurang klop.atau kwalitas kabel yg kurang bagus.dan terjadi kl di studio (head-end) baru di maintenance.ini cm saran saya dari pengalaman tanpa bermaksud menggurui. mudah-mudahan membantu…salam.
asri said
salam kenal mas herbert.chanel yang bermasalah disini cuma chanel yang paling akhir? klo mod blm sy tes gimana ya p’cara mastiin modx bermasalah?
jitax said
Kl cm satu channel kemungkinan besar masalah di Modulatornya.kl channel yg bermasalah adalah channel tambahan (include),pastiin dl frequency nya masih bisa di jangkau oleh Amplifier yg bapak pake.(channel terahir = …..Mhz)untuk mastiin modulator bermasalah apa ngga,cb ganti video in nya dgn video in modulator lain yg tidak bermasalah,trus video in nya modulator yg bermasalah di pindahkan ke modulator yg lainnya (video in A ke B,dan B ke A),kl masalah masih tetap di channel terahir berarti bisa pastikan masalah di modulator nya.kl masalah berpindah ke channel yg laen,berarti masalah di Receiver/demodulator/ird (sumber video) yg bapak pake.kl langkah ini sudah ditempuh,dan ada sudah ada tindakan untuk mengganti modulator atau sumber video nya,dan ternyata masih ada masalah,bapak bisa kirimkan e-mail dgn kondisi terakhir dan spesifikasi peralatan yg di pake.mudah-mudahan bapak ga bosan nanya dan saya masih bisa bantu semampu saya.salam…
herbert.g.s said
namaku ko jadi jitax ya ???..he..he..he.
hardi said
Budiyanto, bisa upgrade matrix soccer ke 6.12 tak, kalo bisa hub sy 08127053617
asri said
mas herbert mod yg sy peke mod fixed chanel yang bermasalah ada 4 chanel s12 s/d s15.saya udah ganti2 reciver udah juga sy tes letakkan tv tanpa antena dibelakan rak modx tvx engga dpt siaran.sy juga udah ganti kabel Rfx dan kabel AVX tapi tetap ada garis bintik.
herbert.g.s said
Pak Asri…saya dah rada yakin itu masalah modulator,(252.250 Mhz – 273,250 Mhz,tidak masuk trouble areas nya CATV ),cuma masih ada kemungkinan lain selain modulator,atau mungkin yg rusak cm satu mod,tapi ngerembes ke channel laen,jadinya cahnnel yg bermasalah jadi 4 channel.Yg bapak ga ngasih info,apakah Test point yg masuk ke tv monitor diambil dari out ampli atau out Combiner ??.trus apakah masalah ini cm di head end atau memang sampe ke rumah pelanggan ??.(pernah pengalaman bermasalah cm di head-end aja).Atau mungkin masalah dari power suply nya modulator (apa pake yg switching atau adaptor,coba di cek).Trus yg jadi pertanyaan laen mulai bermasalah sejak kapan atau kira-kira setelah selesai ngapain ??,trus…apakah jenis kerusakan 4 channel yg bermasalah ini sama ?/.atau lebih simple nya coba deh ganti modulatornya,ada perubahan ga ??.kl ga ada perubahan,kita bisa bahas kemungkinan yg laen.Semoga reply ini dapat menginpirasi bapak tuk mengatasi masalahnya.entar bapak kirim aja no yg bisa di hubungi.boleh melalui e-mail saya di atas.salam…
budiyanto said
mas hardi, tuk software matrik u download di http://tantowi77.wordpress.com/software. sana ada versi 6.2 and 6.12. setelah download didalam ada cara upgade.
tapi perlu di ingat dan sangat penting sekali krn bs rsk fatal. pertama u hrs cek rec matrik u cb di stnby dl. lht di layar tulis off ato ota. klu ota rec u jgn di upgade dl, ota nya hrs di off kan dl.
klu dah off br aman di upgade.
klu ota nya gak bs di off kan. recnya di reset aja.
Prosat said
Sorry banget uncle Budiyanto_Tan saya harus bagaimana lagi boss, rencana mau upgrade blog ini ke hosting sendiri gagal total gara2 (ada sindikat Netter) yang membobol paypal di email saya http://prosat72@yahoo.com. Jadi untuk sementara blog kita ini belum bisa diupgrade sesuai harapan rekan2 kita di forum mengingat all file registrasi juga ada di email itu. saya pribadi mohon maaf kepada Mr.Budiyanto dan Mr.Herbert.G.S yang telah bersedia meluangkan waktu,tenaga dan fikiran dalam mencermati permasalahan saudara2 kita,harapan lain untuk semua rekan mohon kesabarannya saya akan berusaha memberikan yang terbaik buat kalian semua data software all dvb akan segera saya upload dan anda bisa secara gratis mendownload,all hardware modulator circuit/skema and booster amplifier juga segera akan saya tampilkan kehadapan anda semua.terima kasih
Best Regards,
Prosat
herbert.g.s said
Pak Admin yg terhormat.Dan kepada siapa aja yg baca tulisan ini.aku ada masalah dgn komputer ku,dan udah benar2 puyeng ga bisa benarin.dari hasil penyusuran dari google,aku dah ikutin.yagni scan virus ama cabut kabel ke print.tapi tetap aja bermasalah.Aku pake window xp,HDD 3Ghz dan 256 MB RAM dengan motherboard Asus.Yg jadi pertanyaan 1.kenapa ya selalu timbul tulisan Generic Host Process for Win32 Services has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.dan di bawah kanan ada pilihan dgn tulisan send eror report sama dont send.hal ini selalu muncul setelah 10 mnt-an komputer di hidup kan. 2.Aku coba instal game empire earth,dah semua beres dan di crack,tapi pas mau dimainkan ,muncul tulisan dgn tulisan Empire Earth exe can execute….dan di bawah kanan nya ada tulisan spt diatas,yakni kotak pilihan dgn tulisan sent error report sama dont send.kenapa ya,minta pendapatnya lah….
asri said
pak herbert and budiyanto sy udah dapat penyakitnya masalah gambar bintik itu. ternyata rf reciver yang mepengaruhi vidionya. satu lagi mas masalahnya gimana cara antisipasi supaya bostr2 dan tap terhidar dari petir. sekian dan terimah kasih atas bantuanya selama ini.
hardi said
mas asri, kalo yg namanya petir, itu kehendak Yang Maha Kuasa, tapi kita masih bisa berusaha, minimal pada tiap booster harus punya kabel ground sendiri, dg demikian induksi dari petir bisa di eliminir.
hardi said
halo…… ada yg tau buka acakan Trans TV & Trans7 ketika siaran langsung Uber Cup (Masih 6 Hari Lagi, pelanggan sy complain terus)
budiyanto said
ms, hardi pake aja indovision
hardi said
thank bud, tapi biarin sj lah, acaranya juga udah mau habis
gezr said
cak prosat, kami nagih janjinya katanya mo mempost skematik tv kabel mana?
Tolong semua ada yg bs bantu gak, problem di tv kabel kami dr dl kalo di jarak lebih 300 metr ad salah satu chanel yang gak bersih alias gak sama dg chnl2 yang lain dan biasanya di frek 31- 39 UHF,kalo lebih jauh lagi bs lebih banyak chanel yg gak jernih pdhal selainnya bening2
budiyanto said
mas gezr, kalau pake UHF susah kali. apalagi kabelnya kalau pake 5c. lebih parah lg.
lbh bagus ganti VHF aja.
herbert g s said
Mr.gezr.freq 31-39 UHF ini yg channel high ya ??,ato masih di tengah ?.ada berapa channel semuanya ??.ok la,tuk sekarang,saya lebih curiga ada intervensi dari freq telestrial (swasta nasional) yg sama dgn freq channel tv kabelmu yg bermasalah.atau kl memang jelek di jarak 300 meter ke atas,coba cek jaringanmu,pemasangan conektor yg kurang klop,baut-baut,atau siapa tau ada equipmentmu kemasukan air (yg outdoor).VhF memang bagus tuk distribusi tv kabel,lebih hemat di jaringan.tapi masih banyak tv yg ga support freqwensi VHF terutama yg superband IV.jadi butuh pertimbangan jg kl mau maen di vhf.Mungkin pa gezr ini pake modulator yg fix frequensi,jadi ga bisa di pindah sesuai keinginan.coba aja pindah frequensi.mungkin membantu.salam buat pa Asri yg berhasil mengatasi masalahnya dan salam tuk semua penghuni blog ini…
Prosat said
Mas Gezr Apa yang dikatakan Senior Kita Mr.Budiyanto dan Mr Herbert itu benar, High freq. tidak cocok untuk bisnis dan sangat ideal jika digunakan indoor saja. Saya punya pengalaman jika pada radius 300 mtr mulai ada channel tidak beres, bikin line baru/kabel tersendiri yang berasal dari unit booster induk atau kedua dan jangan ambil dari cabang lain yang berasal dari spliter. Jika tetap rubah posisi RF atau paralel dengan sumber lain yang signalnya lebih bagus jika sebelumnya memakai spliter. Skema bukan patokan yang patent karena kondisi RF & Booster serta ketelitian kerja sangat mempengaruhi TV kabel dengan High freq.
Regards
Prosat
Prosat said
Mas Gezr Apa yang dikatakan Senior Kita Mr.Budiyanto dan Mr Herbert itu benar, High freq. tidak cocok untuk bisnis dan sangat ideal jika digunakan indoor saja. Saya punya pengalaman jika pada radius 300 mtr mulai ada channel tidak beres, bikin line baru/kabel tersendiri yang berasal dari unit booster induk atau kedua dan jangan ambil dari cabang lain yang berasal dari spliter. Jika tetap rubah posisi RF atau paralel dengan sumber lain yang signalnya lebih bagus jika sebelumnya memakai spliter. Skema bukan patokan yang patent karena kondisi RF & Booster serta ketelitian kerja sangat mempengaruhi TV kabel dengan High freq.
Regards
Prosat
Gezr said
Sblmnya trima ksh yg buanyak buat pr senior2.
Kbtulan chnl yg gk brsh di tengah2,aq sndr ngluarin 15 chanel.kira2 ada gk modulator yg vhf slaen yg fixed,soalx dulu pertimbanganqu pk uhf krn modulx ada yg in 4 (merkx winersat tipex q lpa),sdg kl pk fix udh mhal cm tuk 1 chnl.
Trs mslhx lg bukankh kl q pndh ke vhf smua boster hrs di set ulang,di jaringan q pk bostr PF DX 9900(yg di pk cm uhfx doank)
herbert g s said
Terima kasih kembali Gezr..posisi di daerah mana nie ya kl boleh tau!!.Saya cm buat gambaran aja ni ya.Istilah dagang nya begini..Ada uang ada barang,ada harga ada kwalitas.sekarang Gezr pake modulator In 4 out 1,kl rusak satu chanel kita harus beli sepaket kan (isi 4 each) ??.sama aja toh.kl modulator fix, rusak satu beli satu.Sekarang ga terlalu mahal lagi ko.Modulator yg Full Band (bisa freq 42~870 Mhz) sekitar 1,8 jt an/each.Soal setting ulang amplifier,saya kurang paham amplifier yg ini (PF DX 9900) ,cm feeling saya kayanya bisa di swicth ke vhf ya ??.kl iya ga terlalu bermasalah.paling signal channel high nya beda 2~3 dB an aja.jadi ga terlalu masalah.Semoga dapat menginspirasi Pak Gezr.salam……..
gezr said
Trims pak herbert,tp pertimbangannya aku gak pengalaman bermain di freks Vhf dan di daerahku Jember (ngomong2 sm dg pak admin kita!) masih belum ada Tv Kabel yg pk Vhf jadi agk kesulitan klo mau tanya2,maybe pak Herbert ato yang lainnya mau bagi2 ilmunya skalian ma petunjuk teknisnya biar tambah mantep
herbert g s said
Mas Gezr,untuk detil,mail aja ke e-mail saya. mungkin bisa bantu lebih dalam.sertakan info stuasi tv kabelmu terahir yg jelas,trus ilmu ato info apa yg ingin kamu tanyakan.saya akan bantu sebisa saya.Ora sungkan-sungkan mas.salam….
hardi said
slm kenal bung gezr, dulu sy juga pake uhf (3 in 1), dan masalahnya persis spt yg bung bilang. Kalo utk amplifier DX umunya tidak bisa utk TV Cable, karena amp. merek ini khusus utk Aerial TV ataupun utk FM Radio, karena mereka sudah mengunci atau pass band hanya 50 s.d 300mhz utk VHF dan 470 s.d 870 Mhz utk UHF, sementara umunya Frekwensi Vhf yg aman utk TV Cable adalah dari frekw 147.25mhz keats, jadi nanti akan timbul problem yg baru lagi, sekarang sy masih nyimpan 8 unit modulator UHF 3in1, 3 unit DX426, semua sudah jadi besi tua, modulator tua & ampl tua, he he ( dikiloin laku g’ ya )
herbert.g.s said
Kaya-nya bulan ini bulan damai buat bisnis TV Kabel.jadi sepi ni…!!.
hardi said
Lagi rame2 survey lahan kali
herbert.g.s said
Sumatera Luas tuh tuk buka lahan..masih banyak daerah blank spot yg masih “perawan”,malah yg ketangkap cm TVRI doang.padahal ibukota kabupaten lho..Setau saya Kl pengusaha besar seh nunggu semua daerah buka dulu,entar tinggal beli operator-operator kecil,jaringan di up-grade,di jadiin jadi jaringan broadband.Jadi ga repot ngerintis dari awal lagi.di luar negri katanya begitu.Tapi pengalaman kami di sini aku bilang,make tiang itu dah ga bisa lagi lho.tanpa syarat dah di paksa nurunin semua perangkat kita dari tiang listrik.jadi skrg lagi sibuk nanam tiang nie.sebagian dah mau pindahin ke tiang sendiri.saya cm memberitahu,siapa tau kebijaksanaan ini turun ke daerah.jadi bisa wanti-wanti.Sementara ini nikmati aja dl ngitung-ngitung untung spt kata bang Hardy.salam……….
gezr said
Salut sm bang herbert, baru2 ini paguyuban tv kabel di daerahq pada demo ke DPR nolak kehadiran investor gueeede yang katanya mo bikin tv kabel yang bisa ngeluarin 40 chanel dan katanya lagi gak pake kabel,pelanggan cukup beli penerimanya sm bayar bulanannya aja. Emangnya itu apa bisa ya bang????
hardi said
bung gezr, kalo yg namanya tv cable ato CATV (Cable Acses TeleVisi) ya, harus pake cabel dong (Coaxial ato Optic), Kalo harus beli penerimanya berarti kalah dong sama indovision ato astro yg penerimanya dipinjamkan (gratis)
na2ng said
Salam kenal mas gezr mo tanyak posisi mas gezr dimana? krn. posisiku di Lumajang apa kita bisa ketemu langsung tuk berguru pada mas gezr krn. di daerah kami berencana akan membentuk paguyuban mungkin kami bisa dibantu untuk merealisasikannya. terimaksih.
abdurrahim said
halo friend,bagi anda perlu jasa pemasangan
tv kabel dan pemesanan barang >hubungi 081372055041
gezr said
salam knal jg mas na2ng,pean sendiri pisosinya lumajang mana kalo soal berguru itu apa gak kebalik mas,lha wong aku sendiri masih sering bingung, ngomong2 udah lama buka tv kabelnya, aku sendiri masih baru blm ada 1 th.enaknya pean bs ngubungi di nmr 0336-7721945.nanti kita bisa tukar info.
gezr said
Bung herbert, Tv kabel yg aku omongin itu beda ma astro atau yg lainnya, ini ktny pake Tower kayak operator HP dan bs jangkau <30 km,trs bedanya lagi iurannya cm 25 ribu/bln.
Bung Abdurrahim, posisinya dimana dan kalo mo pesan barang ke ente caranya gmn?
Produk2 yng made in China punya gak
hardi said
Bung gezr, yg bung maksud mungkit TV DIGITAL, sy kurang yakin teknologinya bisa siterapkan dlm waktu dekat. Di indonesia baru RCTI yg melakukan uji coba di Jakarta, utk dapat menerima RCTI 1 Chanel kita harus beli decoder seharga 1,5 jutaan. Di Singapore TV 5 sudah berjalan lama, keuntungan yg paling terasa pada teknologi ini adalah kalo kita pakai TV di Mobil. Walau kita sedang melaju kencang, gambar tetap jernih selama kita berada di coverage area. Kesimpulannya yg mbung bilang itu mmg sudah ada.
Tapi kalo ada TV digital dg siaran premium 40 chanel rp.25rb, kayaknya mungkin belum ada, karena lisensi siaran itu tidaklah murah, sy dengar harga lisensi resmi mencapai rp 5000 per chanel per pelanggan. Tapi kalo siaranya FTA semua, itu mungkin saja
alec said
bro, tolong dunk bantuian aye,q mo nyari modulator wenersat 4 1n 1 juga boster nippon vs 80, masing2 brapaya harganya ,thanks
Andrie said
mas mas smua…
salam kenal buat smua nya, saya baru lulus kuliah IT. cm tertarik ama dunia tv kabel nee…
pingin konsul ne (uda kayak skripsi), skrg kondisinya saya tinggal di semi apartement. saya langganan tv kabel firstmedia (dl nya cabel vision) bisa nonton ampe 66 channel luar dan lokal. dan entah knpa, ada masalah antara firstmedia dgn management building, jdinya skrg uda ga bisa cabel lg.
saya jadi pingin buka jaringan cabel sendiri, hanya untuk 1 gedung saja. misal, saya ambil dari astro ato indovision dengan banyak channel. dan akan saya sebarkan ke 50 kamar. apa bisa disebarkan begitu saja dari 1 source(astro ato indovision)? trus, hardware apa aja yg saya perlukan?
untuk gambaran, gedung tempat saya tinggal. panjangnya +/- 100 m, lebar kisaran 40m, tinggi 4 lantai, 3 lantai utk penghuni dimana 1 lantai isi 20 kamar.
pendatang baru mohon petunjuk, itung2 bisa nambah uang bulanan
.
bisa kabarin saya di andrie.widyastama@gmail.com
thx all
Andrie said
maaf… ketinggalan.
skalian ama cost biaya nya yah.
hardi said
Mas andrie, sy sgt suport dg rencana anda membuka tv cable di tempat anda, informasi & hiburan merupakan
kebutuhan yg tak bisa ditunda tunda.
Tapi, sebelum anda melangkah lebih jauh, ada baiknya anda minta persetujuan dari pengelola gedung
terlebih dulu, Baru kemudian anda rencanakan nama chanel & jumlah chanelnya.
Dan yg tepenting anda ketahui, apabila anda menyalurkan siaran berbayar dari Indovision, astro atau Telkomvision
maka anda harus punya izin yg jelas (kecuali kalo anda mau secara ilegal). Untuk hal ini provider yg sgt mungkin
memberikan izin jika sarat terpenuhi adalah telkomvision. Kalo masalah hardware serta anggaran biaya, mungkin sudah bisa dimengerti dengan mengambil
kesimpulan dari posting yg ada di blog ini serta sub blog PROBLEM TV CABLE. Kalau semua langkah sudah dijalnkan, maka jgn ragu, sgt banyak yg bersedia
membantu anda (di blog ini), baik itu masalah teknik, harga barang ataupun supplie barang, semoga berhasil . . .
wawan said
ijin bergabung boss mohon tanya mungkin bisa ditampilkan untuk yang dimaksud spliter,boster,fix chanel,modulator dllllll ,thank sebelumnya
na2ng said
Absen dulu aaahhh…
Ada yang tau Global TV nggak punyak gue hilang misterius mulai tadi mlm. sampi ini hari gak nongol plice… dong…
hardi said
Bos wawan, utk bentuk barang banyak bisa anda search di internet, salah satunya di http://www.stella.co.id
Utk mas nng, kemungkinan global diacak selama euro2008, kalo mau nonton bola coba cari di Thaicom3 atau di asiasat3
herbert g s said
Dalam waktu tidak lama lagi dalam tahun ini kita di Indonesia akan mendapatkan layanan digital video broadcast atau televisi siaran digital yang dapat dinikmati lewat perangkat bergerak (handheld). Layanan yang dibuat oleh MNC (Global Mediacom) dengan vendor Nokia Siemens Network tersebut diperkirakan akan selesai pada bulan Juni 2008. Siaran televisi digital tersebut menggunakan teknologi DVB-H dan merupakan kesepakatan dengan nilai terbesar dalam sejarah implementasi DVB-H oleh NSN atau Nokia.
Teknologi video/televisi siaran digital untuk perangkat bergerak di Indonesia sudah mulai dirintis sejak tahun 2006. Pemerintah telah mencanangkan ujicoba siaran digital untuk radio dan televisi pada tahun tersebut [link lainnya]. Pada awal tahun yang sama, Nokia dengan PT MECA (Mediatama Citra Abadi) dan SCTV yang merupakan Grup EMTEK (Elang Mahkota Teknologi) melakukan kesepakatan untuk menjalankan proyek percobaan (pilot) dengan menggunakan teknologi DVB-H. Sayangnya hasil dari pilot project tersebut tidak dipublikasikan.
Pemerintah Indonesia juga telah mengadopsi DVB-T (Digital Video Broadcast Teresterial) menjadi teknologi untuk digital video broadcast. DVB-T merupakan basis dari teknologi DV-H, perbedaannya DVB-T tidak dirancang untuk handheld yang memiliki daya (power) yang terbatas dengan layar yang kecil. Pada tahun 2007 lalu pemerintah juga telah mengalokasikan kanal-kanal yaitu kanal 25 sampai 42 untuk televisi siaran digital dengan teknologi DVB-T.
didik_bj2006 said
sbagi rekan2 yg mau sofwear rec hansen k1, k2, k3 , k4 winersat, goldsat silahkan hub km
eryc said
salam kenal mas … kami masih awam dalam teknologi tv kabel…. mohon penjelasan mas gimana cara buat tv kabel namun dengan coverage area terpisah… misal nya .. ada perumahan di loaksi A & lokasi B yang jarak kedua lokasi sekitar 15 km .. gimana cara memancarkan chanel kita mas ya ??….mohon kalau bisa diulas teknologinya serta topologi jariangannya….. dan kira” butug dana berapa ya ??…. sebelum dan sesudanya kami ucapkan terima kasih… best regards
hardi said
Salam Kenal Mas Eryc, utk Material Headend dg Single Chanel Modulator & beberapa Receiver Pay TV kurang lebih butuh ( 40 chanel = 120 jt, 20ch = 60jt ), utk menghubungkan jarak 15000m bisa ditempuh dg cara memakai fiber optic, tapi biayanya hampir 4x lipat harga headend, kalau dihubungkan dg coxial rg 15 atau rg 11, biayanya sama dg harga 1.5 x harga material headend 40 chanel (belum termasik upah kerja), jadi kesimpulanya kalo memang daerahnya blank (antara a & b tak ada konsumen) maka sebaiknya dibuat headend di masing2 lokasi, tapi kalo di lokasi antara A dan B ada kemungkinan konsumen, maka sebaiknya pake teknologi Fiber Optic, perkiraan diatas hanya utk material (maihardi@yahoo.com)
eryc said
Ok… terima kasih atas replynya mas hardi ……. saya pernah lihat dikota Banjarmasin – kalimantan selatan ada TV kabel (kalau gak salah namanya prima chanel) … informasinya tv kabel ini bisa mencakup satu kota .. kira-kira teknologi jaringannya seperti apa ya …. apa tetap pakai kabel (baik optic or RG ) atau via wirelles karena bisa kami bayangkan kalau pakai media kabel apa gak ribet ya ??….. mungkin gak mas ya (ini perkiraan saya aja nih) …. TV kabel tersebut di pancarkan seperti hotspot…..si penerima (client) harus menangkap siaran TV pakai antena tertentu … setelah diterima (misal Hotel) masih bisa diparalel untuk semua kamar dan setiap kamar bisa pindah-pindah chanel ……. tapi kalau bener asumsi saya terus gimana cara proteksi nya ya ?? maksudnya kalau gak bayar iuran siaran dimatikan………gimana ya mas atau bro sekalian ??…
herbert g s said
Pak Eryc,penyaluran tv kaabel sepanjang pengalaman saya blm bisa pake wireless.karena cara kerjanya yg pake satu frequensi.sementara tv kabel banyak freq.paling seperti petunjuk bos Hardy,pake fiber optik ato bangun head-end lagi di lokasi baru.saran saya tanya aja ke telkom,operator hp atau yg memungkinkan ada loop fiber optiknya dari tempatmu sekarang ke lokasi tujuan sewa 2 core fo nya,mungkin ada sisa tuk bisa disewakan.
hardi said
Halo mr herbert, sdh selesai project di pangkal pinang?. Bung eryc, yg namanya tv cable tetap pake cable baik itu coxial ato fiber optic. Teori yg bung maksud sebetulnya bisa, coba sj bayangkan sekarang astro memancarkan sinyal digital lewat satelit, teori itu bisa juga diterapkan utk dipakai dg tower, cuma modalnya hampir sama, karena sistem di headendnya sama, cuma metode distribusinya sj yg berbeda, dan setiap homepass harus punya decoder sendiri
herbert g s said
Dah keburu di caplok ama koko BMV,tadinya dah mau mulai..udah lah.mau cari lokasi lain aja…ada usul ga mau buka dimana bos Hardy ??
BMV said
He…he lame tak jumpa kalian semua… maaf saya sedang sibuk…ngurusin usaha saye….Bung herbert kenapa gak jalankan usaha tv kabel nya di Bangka… aku gak caplok area p. pinang aku cuma caplok area toboali + sungailiat….. bung herbert dimana…gak usah takut sama saya, saya juga tidak tahu menahu ttg tv cable mungkin tahun depan saya akan buka mungkin 10 channel atau 16 channel. bung hardi bantuin saya ya…. berapa modal semuanya kalau 10 channel ya, bung herbert bagusnya untuk pemula (bukan channel premium) channel apa ya yang bagus dan berpotensial?
hardi said
Bung herbert, sumbar masih banyak yg kosong, Payakumbuh, bukittinggi, semua masih kosong he he. Bung BMV, sebaiknya tetap harus ada premium chanelnya, karena hal ini akan membedakan kita dari pakai parabola biasa, kalo biaya sebaiknya mulai dg 24 chanel, karena ada biaya yg tak berpengaruh dg jumlah chanel (fix cost), misalnya Cable, powersupplay, Antena Parebola, rf combiner, amplifier serta jaringan luar. Kalo utk Variatif costnya kurang lebih 1,8 jt per chanel utk FTA dan 2.7jt per chanel utk premium,(semua dg modulator single chanel) Jadi kalo kita tak memakai premium kayaknya kurang bagus, dan lagi bedanya tak terlalu besar dan lagi banyak nya jumlah chanel akan akan mempengaruhi minat pelanggan. Utk 24ch (8 PTV & 16 FTA) kurang lebih butuh 70jt (utk headend) kalo utk jaringan sangat tergantu7ng pada stiuasi daerahnya, bisnis tv cable yg sehat bisa breakeven (balik modal) dalam 1 th, th ke2 dan seterusnya tinggal kipas2 terima gaji buta he he he, tapi sekali lagi itu semua sangat tergantung pada stuasi daerahnya
eryc said
Ok .. terima kasih untuk informasinya mas…..menyambung reply dari Bang BMV…. maksudnya chanel premium ini chanel yang berbayarkah ?? seperti langganan indovision/telkomvison ??. … kalau memang demikian kalau kita paralelkan chanel tersebut harus ada ijinya gak ya??… terima kasih
BMV said
Terima kasih bung hardi…nanti kalo saya akan buka tv kabelnya entar aku suruh mas hardi aja yang tanganinya….mas boleh kirim skematiknya gak? kirim ke aan_
gile@yahoo.com.my, mas saya pernah menghitung semuanya…dari daftar harga yang saya minta dari stella kalau buka headend untuk 16 channel kurang lebih cuma 28 juta…. itu termasuk fta + premium…. mas kalau boleh tanya berapa harga modulator uhf yang mas yang tawarin dulu( barang bekas) berapa ya, karena saya pemula saya mau buka kecil-kecilan dulu….
herbert g s said
Ko BMV,saya anjurin pake min 16 channel,swasta lokal jakarta,pake 12 channel plus Channel (V),MTV asia.,TV 5 asia,ESPN ato F-Tv yg free.cukup dah tuk pemula,ini setara dgn services MATV di apartement atau hotel.selamat berjuang lah.september mungkin aku ke Prabumulih Palembang.ada proyek di sana.kl memungkinkan aku singgah ke tempatmu.semoga sukses bung BMV.
nasywa said
Salam kenal para suhu-suhu, ijin bergabung sekaligus mohon pencerahan, saya baru memulai usaha TVKabeli sekitar 2 bulan dan masih sangat awan cuma modal nekat saja, pada studio saya memakai system indor VHF dgn spec. modulator 4 in 1 metrix vm-ssd 5 bh = 20 canel (Mod.1=S7,S9,E7,E9, Mod.2=E11,S11,S13,S15, Mod.3=S17,S19,S21,S23, Mod4=S25,S28,S30,S32, Mod5=S34,S36,S38,S40), passive catv 24 ways combiner, output ke pelanggan dgn Televes dgn kabel Rg6 70 %, permasalahan yg dihadapi :
1.Mod 1 s/d Mod 2 = 8 Canel bergaris ada yang miring dan ada yang mendatar apa sebab sampai terjadi demikian ?
2.Di lapangan pada dBv 60, saya sudah memasang Amplifier (Matrik MHA 1) namun keluaran ampli tsb. Semakin memperparah mod.1 s/d 2 = 8 canel tsb. Gainnya sudah disetel naik tdk berpengaruh, Kira2 menurut suhu-suhu apa penyebabnya ? karena sebelum memasang amplilifier tsb. 8 canel tsb. Masih oke saja walaupun bergaris. Saya sudah melakukan pengecekan conektor, ganti Tap & spliter bahkan kabel yang masuk ke tv rumah pelanggan tetapi hasilnya masih nihil.
3.Saya juga memakai Antena biasa untuk menangkap siaran local untuk didistribusikan kepada pelanggan namun hasilnya jelek (antenna sudah diarahkan keseluruh penjuru namun tetap jelek), saya harus menambah alat apa untuk memperbaiki siaran tsb. ?
Mohon maaf baru bergabung sudah banyak tanya,saya sangat kebingungan dengan masalah saya ini, kiranya suha-suhu dapat membantu, Oh ya, lokasi saya di Ambon. Sekiranya berkenan dapat diemail ke nasywaalmirah@yahoo.co.id sebelumnya terima kasih atas bantuan suhu-suhu sekalian.
eryc said
ya om … tolong kalau boleh minta dikirimi skematik tv kabelnya… tolong japri ke alamat ery.semedi@minamas.co.id atau eryc.isr@gmail.com… terima kasih banyak
hardi said
Mas Naswa, selamat bergabung disini. Seperti posting sy terdahulu, sebaiknya kita tidak memakai modulator 4in1 (ini standar utk hotel). Kelemahanya antara lain :
1. modulator 4in1 output tiap ch nya berbeda
2. max chanel VHF yg bisa dibuat hanya 20 s.d24
Pada prinsipnya utk mendapatkan hasil yg maximal, kita harus membuat keluaran / out put (db) tiap2 ch harus sama. Kalau di central outputnya tidak sama, maka sampai kapanpun masalah itu kaan tetap ada, karena garis (hum) itu tibul karena adanya perbedaan outpun yg mencolok, dan sy perkirakan outnya terlalu tinggi, dan setelah ditambah booster justru akan memperburuk keadaan, dan ingat frekwensi yg rendah juga kecil loss db nya pada kabel, dan lagi booster itu ada aturan pemakainya, kalau kelebihan malah memperburuk gambar.
Kalo utk siaran lokal harus memakai tv tuner (tuner box), dan audio-videonya di hubungkan ke modulator
hardi said
mas eric, ch premium itu betul (yg g’ gratis) ato PayTV. Kalo masalah izin tentu ditanya ke telkomvision, kalo sy sendiri memang ada izin dari Telkomvision lewat PT Barelang VISION, kalo masalah skema sy rasa tak terlalu rumit, 1 receiver di hub ke modulator, dari modulator ke combiner, jadi deh (utk jelasnya lihat di http://www.stella.co.id)
hardi said
bung bvm, harga 28 ju utk 16 chanel?, itu pake modulator 4in1, masalah yg kaan timbul bisa dilihat dari pengalaman kawan kita nasywa, tapi itu berpulang pada kita masing2. Kalo anggaran yg pernah sy posting dg standar modulator single chanel (1in1), utk modulator sj 1 bh 1.25jt, rec truman+wireless(utk PTV) 1.2jt, rec fta 400rb, belum termasuk combiner, power supplay, booster dll.
Sy punya 8 bh modulator uhf 3in1 plus 3 bh booster dx, sy lepas keseluruhan 10jt
hardi said
bung bmv, kalo bung ambil uhf sy punya, berarti bung tinggal siapin dana 6 PTV=7.2jt, 18 FTA=7.2 jt, jadi keseluruhan hanya perlu modal 24an-jt utk 24 chanel, malah sudah ada 3 bh booster lagi (1 booster dx baru 1.5 jt) he he he
eryc said
Terima kasih infonya mas ….. nambah lagi nih pertanyaannya ……kalau misal kita mo buat headend 12 ch =FTA (11 rec biasa + 1 rec matrix soccer) dan 4 Ch =PTV pakai telkomvision yang pra bayar (cinemax, HBO, ESPN, Star Movies) dengan parabola 6 feet untuk FTA 2 buah….serta pelanggan sekitar 50 org (jarak pelanggan terjauh sekitar 1 km) untuk hitung-hitungan sampai breakevent point butuh waktu berapa lama ya ???… .. terus biasanya kalau ada orang yang mo gabung apakah ditarik uang muka dulu (untuk biaya beli kabel) atau hanya bayar bulanan saja …… juga untuk biaya operasionalnya per bulan butuh dana berapa ya (listrik, cek instalasi kalau ada kompalin pelanggan dll) … sorry nih mas ya banyak pertanyaanya maklum semakin lama ikut milis ini malah semakin merasa banyak yang nggak tahu hehee…….terima kasih best regards
herbert g s said
Kl boleh saya kasih usul dikit tuk bos baru Nasywa di ambon,begini.
1.Umumnya gambar bergaris biasanya di sebabkan ; Signal level yg terlalu tinggi.aatau da masalah pemasangan equipment di jalur distribusi,dan biasanya ada short antara serabut kabel dgn inner nya.atau ada equipment yg kemasukan air.coba bos cek dl hal ini.dan pastiin ga ada masalah.
2.Pasang ampli pada signal level dah 60 dBuV apa ga salah ??.harusnya min 70 dBuV tuk amplifier Trunk dan min 75 dBuV tuk amplifier Distribution ( Bridge).coba mundurin satu atau dua tiang lah..atau usahain inputnya bisa min 75 dBuV.Trus…ada pengalaman dgn amplifier dgn merk tertentu,kl di pasang berurutan 3 aja,semua syarat dah kita ikutin,tapi signal tetap jelek.ada amplifier yg begitu,ga mau di pasang berurutan lebih dari 2.Gimana dong ??/
3.Kl memang tadinya antena di t4 mu bagus..trus pas mau di gabung dgn tv kabel ga bagus…Sekarang pake Demodulator (tv tuner) ga ??,apa di langsungin masuk combiner ??.trus mau ngambil berapa channel dari antena UHF ??.ada High Pass Filter
Togar said
- Hallo kawan-kawan semua, saya mohon pencerahannya lagi ini, saya ada masalah dimana untuk 3 chanel ( Global. TPI & Batam TV ) saya pakai antena ke TV. Tuner dan modulator 4in1 metrix tapi jarak jangkaunya sekitar 500-600m diatas itu sudah kabur banyak semutnya. masalahnya itu dimana ya.
– Ada enggak pengaruhnya kalau di headend pakai booster televes dengan jarak jangkau seperti pertanyaan diatas
- Hallo Lae Hardi terima kasih atas sarannya untuk bergabung dengan Asosiai, saya sekarang sudah bergabung dengan APTK ini, dan memang banyak manfaatnya, paling tidak banyak saya sudah banyak kenal dengan kawan-kawan diasosiasi dan kawan diskusi.
herbert g s said
Lae Togar,kejepit dl baru nongol kau ya !!.ok la.aku cb kasi saran dl,entar bisa di sempurnakan sama bos Hardy la…Ginni lae Togar.masing-masing channel lokal kasi satu antena UHF (yg bagus tentunya).sebelum masuk Demodulator (tv tuner),kasih boster aja dl,yg biasa aja.boster yg 45 ribuan aja.ok ya.mudah-mudahan membantu la….
BMV said
wah nambah nih ilmu saya, terima kasih dukungannya teman-teman sekalian…..tapi jangan panggil ko dong….ini bahan pertimbangan saya ingin bangun tv kabel, tv kable itu kan bisnis ilegal atau bukan…, n gimana caranya melegalkalnnya, tolong infonya.
hardi said
Halo semua. Utk mas eryc, sebetulnya bisa lihat harga material di pasaran. Karena lain merek lain juga harganya, tapi kt coba hitungan minim setau sy :
1. Receiver FTA(11 X 275.000 + 1 X 850.000)
2. Receiver PTV(4X1.100.00 – cardspliter)
3. Modulator (1.200.000X16/single) atau (4X 2.000.000 (4in1)) tergantung pake yg mana (kalo mau tau bagus yg mana, tanya bos herbert)
4. Parabola 2 set (2X900.000), termasuk tiang
5. Combiner 16ch = 600.000 (kalo pake modulator single)
Kalo yg lain2 bisa diperkirakan sendiri, dan masalah kapan bisa brekeven, itu tergantung berapa iuran bulanan. Biasanya kalo ada pelanggan baru bisa ada uang (biaya pasang) bisa juga tidak, kan yg menjadi bos & pengambil keputusan mas sendiri, jadi terserah kita saja.
pras fero said
mas prosat ,saya belum pernah installasi tv cable .
tolong kasih tau dong cara installasinya . thanks .
hardi said
Lae Togar, jgn mempersulit diri dg memakai antena (kecuali terpaksa), global & TPI kan bisa pake kuali gorengan yg gede, ngapain pake pagar?. Kalo masalah indor booster televes, lae usahakan jg memakai output levelnya diatas 105db, dan tiap penambahan booster berikutnya coba pahami uraian guru kita yg dari bandung, dan juga harus ingat mainkan kita punya equalizer, sebagai perbandingan lae bisa lihat Vila mukakuning, merapi subur, sari pajajaran, rosinton raya dan suka maju saya hanya butuh 4 booster di luar, kalo mau tau gambarnya lihat di yg paling jauh (rosinton) he he
hardi said
Bung pras, coba baca lagi posting dari suhu-suhu kita dari atas, dan link ke “problem tv cable)
budiyanto_tan said
mas togar u pake antena merek apa. yg bagus pk merek ikusi, yagi ato yg ant bagus. jd db nya kan bs lbh bagus. w pasang antena merek yagi bagus kock tanpa boster. siaran malysia ch 8.
eryc said
untuk receiver yang PTV kalau mo pakai telkomvision (dari segi operasional) bagus pakai yang langganan atau pra bayar dan juga bagus pakai rec bawaan telkomvison (Dizipia) atau rec jenis lain ya .. kalau gak salah rec SKY-SF6500 PVR bisa scan irdetto, SECA viacess,Nagravision juga bisa pakai kartu telkomvision…terima kasih
herbert g s said
Antena UHF/VHF yg bagus sih ya model Yagi,brand Televes jg ada produksi yg jenis ini.
Dool_2day said
Dear All
Pak, minta tolong dong,
saya dapet project dari kantor untuk pasang TV kabel di perumahan, tapi pengetahuan tengang tv satelite.
konsep yang akan saya pasang di perumamahan
gimana caranya channel tv yang ada di host bisa di share ke guest and guest bisa ganti2 channel. begitu pak
Please invite me on
dool_2day@yahoo.co.uk
dool_2day@hotmail.com
hardi said
Mas eryc, sebetulnya sama saja prabayar or pasca bayar. Kalau masalah receiver tergantung kebutuhan. Dalam hal ini kita butuh 1 kartu utk beberapa chanel (beberapa receiver) sekaligus, tentu juga harus pakai receiver yg suport cardspliter. Kebanyakan orang pake yg namanya truman, dg 1 card, bisa mengaktifkan sampai 9 receiver, jadi jg dibayangkan setiap receiver hrs pake kartu, ntar kasihan telkomvision jadi cepat kaya
eryc said
Mas.. misalnya mo share 4 ch PTV pakai rec dizipia (punya telkomvision) beraati harus punya 4 rec & 4 kartu prabayar ya …. sedangkan kalau mo pakai truman hanya cukup beli 1 rec (server), 3 rec client & 1 kartu juga spliter untuk dishare ke pelanggan …..yang benar konsepnnya gimana ?… terus untuk rec truman sendiri support kartu punya telkomvision sampai berapa lama ….. takutnya dah invest beli rec truman eeh gak tahunya telkomvison gak support lagi…. mohon informasinya ya mas…. trimakasih
hardi said
Betul teorinya bgt, Kalo masalah berapa lama bisa suport sy tdk tau
budiyanto_tan said
mas eryc, hitung aja klu bl 4 rec dizipia main x 700000.
trus bl truman lbh kurang sigitu. andai kata main 1/2 thn dah gak bs. tp rec kan bs pake ke yg lain jg. apa ada rugi.
Togar said
- Hallo lae herbert maaf yg sebesar-besarnya, tapi saya tetap singga kok setiap hari di tempat ini, sebenarnya bukan enggak mau nongol tapi, karena saya juga belum bisa ngasih saran sama teman-teman, maklum lae pengetahuan saya tentang pertv kabelan masih dangkal.
- dan mengenai antena saya pakai antena PF, kalau jarak dekat sekitar 500-600 m tidak ada masalah tapi kalu sudah lewat dari jarak tersebut mulai timbul masalah gambarnya tidak terang/kabur tidak bisa ditonton.
– Mas/lae kalau modulator dikombinasi bisa enggak ya misalnya, modulator 1in1 ada 12 dan modulator 4in1 ada 3 ( 24 chanel ) jadikan satu headend ? kalau bisa posisi modulator mana yang difrekwensi tinggi dan mulainya dari mana ? ( maklumlah untuk mengirit biaya pelan-pelan mau mengganti headend )
alec said
bung herbat, salam kenal neh q mo tanya , q udah pake 1o canel awalnya sih cleer smua dah 2 taon neh ada 1 canel kok gambarnya belang bergaris vertikal brjajln naek kira2 faktor dari mana ya , pleace tolongin doong
herbert g s said
Lex,salam kenal juga.aku rada yakin itu masalah modulator.coba liat postingan di web ini cara memastikan bagus nggak nya modulator.Tv kabel pak Asri ( postingan di atas ) jg pernah mengalami seperti yg saudara keluhkan.semoga membantu…
budiyanto_tan said
mas togar u ukur di headend apa dbnya sama semua gak. klu mau lbh pasti tes dl ch yg dr antena langsung di TV bagus gak. ato ukur dr ant brp db. usahan sama semua di
out putnya.
klu untuk gabung kyk gt lbh susah kerja. yg 4in 1 ch itu u seting frekw tinggi
budiyanto_tan said
mas. lex. cb u ukur dbnya pada ch yg kena ganggu itu. dbnya pasti lbh rendah atau db ch yg diatas lbh tinggi
alec said
oce bung her and mas bud, sementara ne q lom punya alt ukur db msih pake filink
budiyanto_tan said
wah susah tuh. mau nya bl 1 dong sekitar 2jt an
br senang kerja.
Togar said
Hallo mas budi saya kan pake mudulator 4in1 sebanyak 6 modulator, yang mas budi maksud dbnya sama semua apa seluruh modulator atau hanya satu modulator yang dipergunakan melalui jalur antena, normalnya berapa mas dbnya, kalau db yang saya pakai melalui antena hanya sekitar 58 db
Togar said
mas dan lae saya rencana mau merombak pelan pelan headendnya seperti mengganti power suplay menjadi 30 A, yang mau saya tanya booster yang sekarang di headend adalah televes perlu enggak saya ganti, menurut teman/ tetangga hal tersebut yang mempengaruhi kenapa jarak jangkau chanel yang lewat antena tidak bisa jauh, dan kalau diganti boosternya, booster metrik E(M) series sudah boleh tak. atau harus seri E(L) atau G(L) atau ada rekomendasi yang lain ?. terimakasih.
– Hallo lae herbert sasitongna, na baru hutanda dope TV. Kabel on, jai hurang malo dope au, tolong jo songon dia na mantap. Mauliate
asri said
mas alec buat gambar yang bergaris dari bawa keatas coba ganti reciverx!
alec said
bg asri, and aal my friend thanksya to ganti resiverya lom q coba tdi dah q ters cuma ngurangin dbnya dah agak kurang tpi lom cleer,mo nya sih bening kabeh
budiyanto_tan said
mas togar. 58db dr antena brt bs bagus. trus u pake tv tuner br ke modulator ya. maksud dbnya sama semua dr semua modulator hrs sama dbnya
hardi said
Lae togar, kalo pemakaian televes di headend itu tak masalah, malahan telever itu sebetulnya lebih bagus dari matrix e/m ato e/s, cuma outputnya usahakan jg lebih dari 105db. Kalo rencena mengganti power supplay jadi 30A, itu bagus, tapi pahami dulu kegunaanya, kalo di headend kita pake hanya 1 jalur dg 1 power insector, maka itu akan sia sia, karena 1 jalur (1power insector) efektiv hanya utk 10 s.d 12 booster, tapi kalo di headend kita pake 2 ato 3 jalur, (kiri, kanan, depat), dan tiap2 jalur pake power insector sendiri, maka itu akan ada manfaatnya, atau kita bisa memanfaatkan kekuatan powersupplay itu sampai 30 booster (utk powersupplay 30A murni, biasanya merek Bell)
hardi said
lae togar, tapi yg paling akan lebih bagus adalah memakai power supplay terpisah, masing2 jalur pake powersupplay sendiri, ini menghindari jika terjadi masalah pada salah satu jalur, maka jalur yg lain tak terganggu, sebagai gambaran, utk headend sy yg di tj pinang sy malah pake 2 bh yg 15A
herbert g s said
Aku rada heran kl jaringan tv kabel yg nota bene masih jaringan 7c make PS yg amperenya gede.(15-30 amper-an gt).coba di bandingkan kl pake 4,6,8,10 Ampere emang beda yg bisa di suply berapa amplifier ??.ga terlalu pengaruh dgn ampere gede kl pake jaringan RG 11 (7c).kenapa ga pake 4 ato 6 ampere aja ?,bisa support 8-10 amplifier.(dgn design jaringan yg bagus,dan penempatan pwr suply yg tepat).Atau gini lah lae Togar…Gimana kalau kita buat jaringan tanpa power suply,dan minim maintenance,mau ga ?.he…he..!!
hardi said
Sy di btm pake 30apm bos, tapi utk 4 jalur, masing2 dg power insector sendiri, he he, kalo nggak pake PS yg FO dong . . .
hardi said
Tapi sebetulnya bagus kita pakai PS yg terpisah utk masing2 jalur, jadi kalo ada masalah, hanya jalur tertentu sj yg OFF, tetap berbalik pada saran dari suhu, pake PS yg kecil sj, tapi 4 bh, itu malah akan lebih baik
hardi said
Bos, ada tak alat utk merestar secara otomatis decoder yg HANG
herbert g s said
Ada..pake jari aja.restart…..
alec said
mes hardi lm kenal, kenapa ya modulator q kalo malm gambarnya bergaris putih trs jaln naek2 gethu ,q pake 1 in 1 dri 10nwl awalnya sih cleer mua ada 1 cnel E 8, apakah setingan out Db bergeser,thanksya
hardi said
alec, kalo siang bersih, kalo mlm ada gangguan, itu kemungkinan ada interface dari gelombang elektromagnetik lain
alec said
oce, thankya ms hardi , kemungkinan apakh ada faktor voltese listrik yg dikit turun kalo mlm, tpi kok cuma 1 cnel,All my friend bntuin duunk
herbert g s said
Mohon izin ssedikit saran…Bos Alec,hal itu sering terjadi.dan mungkin jadi masalah buat sebagian besar operator.kl malam signal naik apalagi di daerah cascade 6 ke atas.(ampli ke enam dari head-end).hal ini terjadi karena tahanan kabel yg turun (jadi di bawah 75 ohm).dan sebaliknya kl siang tahanan kabel stabil atau malah naik sehingga signal bisa turun 1-4 dB.tapi untuk kasus alec,aku kurang jelas,satu channel yg bermasalah di semua area ato di lokasi tertentu aja.ok tuk saat ini terlepas dari posisi dimana bermasalah.coba pastiin signal yg keluar dari head-end mu FLAT.trus cek a/v signal semua channel.kl curiga ke power PLN yg drop,cobain pake stabiliser dl.memang ada peluang masalah dari sana.semoga membantu.
hardi said
Kadang2, ada kebocoran frekw di salah satu modulator, walau pake single modulator, tak ada jaminan bandpass nya tak bermasalah. Atau coba sempurnakan lagi kabel gronding, karena kalo malam peralatan listrik hidup semua, otomatis induksinya akan semakin kuat, kalo bisa headend harus punya ground sendiri.
asri said
halo para senior semua. sedikit pertanyaan. gimana caranya supaya mod tidak saling ganggu soalnya mod e6 sy bergaris miring dan kayakx diganggu sama mod lain. sekian dan trims.
herbert g s said
Dear Bos Asri,Setau saya kl interfensi dari satu modulator yg mengganggu modulator lain,di sebabkan output RF modulator yg melebihi kapasitas.umumnya output dari modulator di set pd 40-43 dBmV walau sebenarnya bisa di ajust sampai 53 dBmV an,bahkan ada modulator yg cuma bisa “aman” di bawah level 40dBmV.sebaiknya sebelum pasang modulator di test dl berapa out max rf nya.coba bos cek level rf output semua modulatornya.semoga membantu…
Togar said
Hallo Lae Herbert maaf sudah seminggu enggak muncul, lagi cuti (ajak anak jalan-jalan) maklum internet fisilitas kantor.
Lae tapi memang setelah saya ganti menjadi PS 30A di headend, sekarang boosternya enggak ada lagi yang numpang dirumah pelanggan ( Sudah bisa langsung dari headend ) Lae design jaringan yang bagus gimana lae, seperti lae terangkan diatas output rf modulator diset pa 40-43 selanjutnya setelah masuk ke booster kelurannya harus berapa , kemudian selanjutnya ke booster yang kedua standartnya berapa lae dan selanjutnya ( atau kalau bisa digambarkan lae ) terima kasih
Togar said
Lae Herbert dan saudaraku semua buku literatur yang menerangkan dan menggambarkan headend dan jaringan TV kabel ada enggak, kalau ada tolong beritahu dong, judulnya apa dan siapa pengarangnya. terima kasih
Prosat said
Benar juga tuh mas togar sudah seharusnya Mr.Herbert bisa posting disini tapi, karena keterbatasan waktu beliau yang luar biasa jadi nggak bisa, mudah-mudahan saja ilmunya bisa di share disini he he he he………
hardi said
Salam hormat buat tuan rumah he he, kalo sy menunggu buku karangan Lae Herbert
Prosat said
Makasih mas Hardi salam kembali buat keluarga mas dirumah semoga tetap dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa amien.
asri said
sy set out modx 80-83 db. apa itu udah bagus?
Julian said
Bung Hardi, jumpa lagi dengan saya… Julian alias BMV. Mas saya baru sadar kalau penggunaan VHF itu penting ketimbang UHF kerana lebih bagus, kemarin saya ke jkt Lihat salah satu usaha tv kabel. yang menjadi bahan pertimbangan saya sekarang ini adalah UHF dan VHF MUNGKIN di Bangka agak sulit karena, dari arah utara mulai awal VHF sampai end UHF itu didominasi siaran-siaran dari Malaysia, Batam (Batam TV gak dapet), dan Singapore (mediacorp paling kuat) termasuk tv lokal Bangka dan relay tv nasional yang berada di Bangka sebelah utara, sinyalnya kuat-kuat. sebelah barat ada relay tv nasional bagian Barat bangka dan didominasi relaytv nasional Bangka Barat dan Palembang (Pal TV paling kuat ). sebelah selatan dan timur didominasi relay tv nasional Belitung dan Pangkalpinang (B-Channel, BTV, Metro TV, Wangka Xing Chen), TVRI KALBAR, Sumsel juga paling kuat. jadi sepertinya space kosong untuk relay Bangka susah untuk dicari karena dataran bangka rata2 rendah yang rentan mendapatkan sinyal dari luar…… apalagi kalau malam, TV3, 8TV, Central ikut meramaikan garis-garis bayangan melewati sejumlah TV relay di Bangka…..
Julian said
Jadi solusinya bagaimana untuk memperkuat sinyal tv kabelnya?, oh iya ada gak yang jual antena Rhambus, karena di Bangka juga kalau jam 4 sore – 12 siang TV Thailand sering mampir ke Bangka.
hardi said
Mas Asri, seting di 80an sudah bagus, tapi sebetulnya semua frekw harus dg output yg sama, jg ada yg beda.
Mas Julian, sebetulnya tak perlu dikuatirkan frekw testerial, yg penting kita pake kabel yg bagus dan jaringan rapi, maka frekw luar itu tak akan mengganggu, di BTM, TV5 s’pore, TVRI JKT, TV2 Malaysia, TV8 S’pore itu berada pada frekw VHF, tapi tak mengganggu.
Kalo utk memperkuat sinyal kita menggunakan Booster ato Amplifier
budiyanto said
ada yg bs bantu w gak. masalahnya skrg w pake astro malysia. begitu mati lampu recnya langsung standy jd repot kali. jd skrg ada tau gak rec lain yg bs supot kartu astro malaysia. thank’s
jack said
salam para master…..
saya juga orang IT yang lagi mencoba yang satu ini.
pekerjaan ini sangat sesuai dengan apa yang saya lagi kerjakan di Manado.
thanks banyak…….. setelah semuanya saya baca saya bisa mengerti secara teori tapi pas di praktek rupanya susah juga.
kalau bisa barang2 apa saja yang saya butuhkan untuk 16-24 chanel.
tempat saya di tengah perumahan yang cukup besar di manado.
budgetnya kira kira berapa?
iuran biasanya berapa?
Biaya pertama kali sambung biasanya berapa?
tlg sistem tagihan ke pelanggan bagaimana?
saya rasa para pakarnya akan berikan masukan yang baik.
Tuhan Memberkati.
aircom7@yahoo.com
afriandi said
halo para senior….saya orang baru nih….pimgin coba buat TV kabel juga….boleh bagi schematic diagramnya gak…tolong kirim ke email saya ya…afriandi@ymail.com
terimakasih..
maihardi@yahoo.com said
Bung Jack,
Kita asumsikan 24 chanel dg komposisi 15 FTA(siaran gratis lokal) & 9 PTV( Premium ch, HBO, ESPN, StarSport dll) dg modulator single fixed chanel.
1. 24bh Modulator @ 1.25 jt
2. 15bh Receiver FTA @ 300rb
3. 9bh Modulator PTV @950rb
4. 9bh Cardspliter wireless @250rb
5. 2bh Anteta Parabola @900rb
6. 1 bh combiner 24ch @700rb
itu biaya utk headend (central), belum termasuk kabel rangkaialn & instalasi elektrikac, kalo biaya jaringan keluar anda lebih tau
Kalo dlm radius 500m ada 1000 rumah, kurang 1 th sudah balik modal.
Biasanya 1 rumah kena biaya rp.50rb, dg system ditagih tiap bln, sedangkan biaya pemasangan sgt variatif bahkan ada yg gratis.
Buat afriandi, masalah skema sgt gampang, dari Parabola terus ke receiver, AV dari receiver terus ke modulator dan terakhir semua digabung di combiner, selesai deh
maihardi@yahoo.com said
Jack, kalo utk jaringan kira2
- kabel RG11 matrix 1 roll (300m) = 1.3 jt
- booster matrix = 1.2jt
Togar said
Hallo afriandi lihat aja di http://www.stella.co.id di sini ada skemanya
jULIAN said
terima kasih mas hardi, engkau memang pencerah hidupku….. ngomong-ngomong entar siaran2 digital pindah ke HDTV gak? n sistem terestial digital itu bagaimana cara kerjanya pakai input frek gak kayak rec digital gitu?
maihardi@yahoo.com said
Nanti sy rasa semua siaran digital bakal migrasi ke HDTV, cuma itu tak terlalu masalah, kalo peralatan kita tdk suport, siaran tetap diterima, cuka kualitasnya standar, bukanya hdtv, tererial digital pada hakekatnya sama dg system satelit, cuma kita nangkap sinyal yg di pancarkan stasiun pemancar, bukan dari satelitte, tetap sj kita harus pake decoder atau receiver
pajel said
bung prosat bisa tolongin gua gak pro, kayaknya satelit tv kabelku sering terganggu oleh gangguan interferensi atau gelombang micro soalnya sering sinyalnya timbu dan tenggelam tanpa disentuh. ada penangkalnya gak pro atau paling tidak menguranginya cammana. thank u ya pro. sukses selalu
maihardi@yqhoo.com said
bos, kalo mmg karena ganngguann gel micro, coba naroh antena jg terlalu tinggi, terus kasih pagar dari bahan logam (seng) setinggi lnb, mudah mudahan berasil
herbert g.s said
Lama ga nginput nie ..!!.baru nyelesaiin proyek.Hhm….Soal design.itu tergantung daerah operasional kita.jadi ga ada patokan design nya harus spt gambar ini atau itu.yg jadi pertimbangan utama adalah,jaringan kita gampang di maintenance,efisien equipment dan kabel serta power suply.trus sistem bridge tuk jaringan jauh.bila perlu pake ALC atau AGC.trus penempatan amplifier dan PS di posisi yg tepat.
herbert g.s said
Lae Togar,umumnya input amplifier min 70 dBuV (10 dBmV) tuk amplifier Trunk,Outputnya kasih di 86 dBuV tuk Channel Low dan 95 dBuV tuk channel high.(550 Mhz).dan 75 dBuV (15 dBmV) tuk amplifier Bridge.dan outputnya 96 dBuV tuk channel Low,dan 105 dBmV tuk channel High.jangan terlalu di paksakan melebihi itu kalau pun amplifiernya bisa di ajust lebih.
herbert g.s said
Tuk bos Julian,sebanyak dan sekuat apapun signal terestrial,ga terlalu bermasalah kl ngikutin saran Bos Hardi.dan yg paling crusial,jangan pake frekwensi mereka di tv kabelmu.ok ya…
maihardi@yahoo.com said
bos, sekarang sy masih menerapkan output booster pada kondisi flat (sampai booster ke 15, masih ttp flat), biasanya sy patok 104db (atas & bawah). Memang dari awal sy sudah desing utk 40ch mulai dari S1(105mhz) s.d s32 (391mhz) jadi deviasinya saya buat serendah mungkin, supaya per 300m selisihnya dibawah 18db (umumnya eq pd booster dapat menekan 18db), dg demikian tiap keluaran booster boleh dibilang flat (lebih kurang 1db). hitunganya simpel sj:
Loss RG11 matrix frekw 100mhz per 300m=12db, sedangkan loss utk frekw 400mhz adalah 27db, jadi disini ada selisih 15db. yg 15 db ini kita netralkan pake equalizer., sebetulnya kalo kita buat 45 ch pun masih masuk kategori per amplifier FLAT, cuma kita harus menabrak frekw yg sudah terpakai oleh TV biasa, ide yg paling bagus adalah menutup stasiun tv tersebut, setuju????.
Ada pertanyaan bos.
1. apasih perbedaan yg mendasar antara trunk apm & bridge amp (sy lihat sama2 terbuat dari aluminium kok)
2. sy mungkin punya target lokasi sampai 25 s.d 30 amp, apakah kualitas gambar sudah turun jauh ???
herbert g.s said
Terserah bos Hardi aja mengikuti aturan atau standart yg bos ketahui.Sebenarnya kita sepaham bahwa keteranganmu yg menurutku jg persis perhitungan lost signal pada kabel harusnya bos Hardi menerapkan standard signal pake SLOPE setidaknya 9 dB.(itu karena freq High mu S32,atau pake yg support sampai freq 550 Mhz aja).jadi kl output amplifier kita set flat,maka inputamolifier selanjutnya channel low pasti lebih rendah dari channel high,sebaliknya,kl bos terapkan out ampli sistem slope,maka input di amplifier selanjutnya bisa flat (+/- 2 db),sehingga untuk control signal lebih gampang.demikian halnya di tap.aku sudah terbayang,signal di tap ending jaringan bos Hardi signalnya sudah ga flat lg kl menerapkan output amplifier sistem flat.mungkin sudah selisih 3-5 db dgn signal channel high lebih rendah dari channel low.(di tap ending ya).ok.tuk pertanyaan mu, 1.Trunk Amplifier ; Outputnya khusus di peruntukkan untuk jaringan utama,tanpa harus di potong tap untuk distribusi.(bahannya ga murni aluminium.dan sendok garpu jg ada yg terbuat dari aluminium tapi bukan amplifier kok)
herbert g.s said
2.Untuk bisa jauh,tergantung kwalitas Equipment,Head-End ama design jaringan.dan tentunya standarisasi signal di amplifier,patuh ama peraturan aja orang bisa apes dan ketangkap polisi,apalagi suka melanggar ??.sekarang jaringanmu ngikutin standart apa, .MATV,SMATV,CATV,BROADBAND ??
maihardi@yahoo.com said
Terimakasih bos atas pencerahanya mengenai beda trunk & bridge, maklumlah kita buat tv cable hanya asal asal saja (asal gambar bagus bgt sudah cukup)
Bos, sebetulnya saran dari bos sangat bagus, yaitu kasih rendah di frekw low & kasih tinggi di frekw high, maka nanti semaikn jauh akan semakin stabil atau jadi flat dg sendirinya. Tapi kita akan kesulitan utk menentukan perbedaan tiap2 ch, misalnya pada s1(low) kita set 86db & s32 (high) kita set 95db, lalu s2, s3, s4 berapa???, kan tdk mungkin kita kasih beda 1db taip ch, karena sulit jg menghitung perbedaan cable loss utk perbedaan tiap2 7mhz, dan lagi sensitif alat ukur hanya 0.5db. Oleh karena itu nenek sy nyaranin buat flat sj tiap apm, 105 utk bridge & 100 utk trunk he he he
dyah said
hi…..
saya buta sama sekali soal tv kabel. apa yang mesti saya persiapkan untuk rancangan tv kabel yang paling sederhana?plus fungsi alat2 tersebut.juga step2nya, apa yg mesti sy buat dengan perangkat tersebut. ‘n kalo mo ambil siaran tv lokal tp bukan dari parabola,hanya pake antena terestrial,bisa ga?gimana ngatasi semutnya?saya butuh banget ni…please.bantu saya.skemanya kapan dimunculkan mas?
salam kenal,,,’n thx buanget.
maihardi@yahoo.com said
mbak dyah, sy salut dg semangatnya. Katanya “buta sama sekali”, tapi kok malah ingin buat tv cable. Tapi g’ apa2
1. Perkirakan coverage area dan jarak terjauh dari central, maksudnya coba hitung2, kira2 ada berapa rumah di sekeliling kita, kalo sepi mendingan g’ usah. Juga perkirakan jarak rumah yg terjauh yg mungkin akan memakai jasa kita, ini utk menentukan spesificasi peralatan yg kita butuhkan.
2. Rencanakan chanel apa sj yg akan kita tampilkan
Setelah data statistik itu ada, maka kita bisa bahas lebih lanjut peralatan yg di butuhkan
Togar said
Hallo bung hardi dipostiangan terdahulu, bung hardi mengatakan di headend bisa pakai 2 atau 3 jalur dengan satu pawer suplay 30 A caranya gimana bos hardi, apakah kabel dari PS dan combainer langsung dicabang dengan spliter baru dimasukkan ke dua power insector sehingga dapat dua jalur, atau tetap memakai dua PS dan 2 power insector karena setelah saya ganti dengan PS 30 A tetap enggak ada pengaruhnya ( benar yang dibilang lae herbet memakai PS yang ampere nya kecil tapi ada beberapa sihingga bisa dibagi ), tapi ini kan sudah terlanjur saya pakai 30A jadi gimana solusinya, mohon pencerahannya.
kalo di headend kita pake hanya 1 jalur dg 1 power insector, maka itu akan sia sia, karena 1 jalur (1power insector) efektiv hanya utk 10 s.d 12 booster, tapi kalo di headend kita pake 2 ato 3 jalur, (kiri, kanan, depat), dan tiap2 jalur pake power insector sendiri, maka itu akan ada manfaatnya, atau kita bisa memanfaatkan kekuatan powersupplay itu sampai 30 booster (utk powersupplay 30A murni, biasanya merek Bell)
maihardi@yahoo.com said
halo lae, betul setelah combiner kasih indor splitter, masing2 keluaran splitter baru kasih insector, utuk kiri, kanan, depan dan belakang. Dg cara ini masing 2 jalur masih tahan sampai 12 booster, berarti total semua ada 36 booster. Kalo PS nya tak apa pake 30am, tapi kalo bisa keluaranya juga dibagi, dan dikasih FUSE (15amp) sendiri2, supaya nanti kalo ada masalah tak mati semua.
maihardi@yahoo.com said
Dan lebih baik lagi kalo setelah combiner tambah indoor booster dulu, baru kasih splitter. Indoor booster jangan memakai daya dari power supplay
Togar said
Terimakasih kasih banyak Bos Hardi atas pencerahannya
maihardi@yahoo.com said
Mas Sulhan, berarti mas tinggal utk system jaringan sj. Pake 1 Booster indoor di pusat (bisa merek televes) dan di luar pake matrix e/m atau yg setara. Siapkan sebuah power supplay 30amp, 90 volt dan power insector utk power booster outdoor.
maihardi@yahoo.com said
power supplay bisa dibuat sendiri menggunakan trafo ct 30amp, nanati pake sj 45 x 2, maka akan dapat 90volt
Togar said
Bos Hardi spliter indor yang merek apa dan ” keluaranya juga dibagi, dan dikasih FUSE (15amp) sendiri2 “.
Maksudnya apa bos apakah keluaran dari PS dan FUSE yang gimana bos ?
budiyanto_tan said
mas togar maksud hardi, dr s di bagi ato bikin 2 output. trus @ di beri fuse (skring 15A) guna andai kata di kabel jarul kanan ada shot maka fuse yg di kanan itu aja yg putus. jd yg kiri tetap ada volt keluar jd tetap bisa main yg di kiri.
saran w lbh baik traponya di pisahin aja jd gak usah pk 30 A. pk aa yg 10A murni.
alasannya jika ada kerusakan pada salah satu ps yg lain tetap bs pk
budiyanto_tan said
halo para master. w ada masalah ini . di ujung kabel w tgl 40volt aja. gmn crnya untuk menaikan v olnya jd 90 volt lg. tolong pr master kasih jalan keluar. thanks
herbert g.s said
Ko Budiyanto.kl power suply yg kita pake sudah berfungsi normal,(1 :_.. amp),sebaiknya tambah aja ps nya lg kl ada masalah dgn kurangnya power di ujung jaringan.kl kinerja ps memang belum optimal,cek your network,mungkin ada masalah.biasanya kemasukan air,(tp skrg lg musim kemarau ya…bah..)sorry ya,aku ga merasa master atau mister,mending w disebut “mistar”.
herbert g.s said
Atau cari alternatif lain,pake amplifier yg masih bisa berjalan normal walaupun powernya drop sampai 30 Volt di ujung jaringan,(kl memang line nya sudah “buntu”/terminate).biasanya yg jenis ini single IC dan gainnya cm 25 dB-an.outdoor.saya ga pasti,ada ga di pasaran.
budiyanto_tan said
ok thank’s herbert
LV said
Para master yg saya hormati ilmu & pengalamannya saya minta informasi pada para master sekalian yang telah bekerjasama dengan pihak TELKOM VISION apa saja manfaat yang bisa kita dapat dan berapa besaran royalti yang pihak TELKOM VISION minta dari pengelola tv kabel mohon pencerahan apa di tiap daerah beda2 terimakasih.
Julian said
Mas hardi or mas herbert tanya ya, Matrix lemon itu bisa gak untuk card telkomvision?
maihardi@yahoo.com said
Bos Budi apa yg dibilang suhu kita mmg benar, sebetulnya 40v masih bisa jalan kok. Tapi ada cara utk menyiasati kekurangan voltase di ujung jaringan, yg mana tanggung / atau tak mungkin utk menambah PS di tengah jalan.
1. Buat PS dg Output 105V, di Headend, tapi ingat PS ini tdk boleh dipakai utk booster di Headend, karena Volt nya terlalu tinggi, baru setelah 250m pertama akan turun sampai 95V (sudah bisa dipakai). Sy menggunakan Trafo Merek Bell, dg memanfaatkan 47 X 2.
Utk Booster di Headend, pakai booster indoor, kalau tidak pakai sj booster outdoor, dan sebagai powernya gunakan langsung 24V DC, langsung disambung secara manual.
2. Coba ajust power supplay yg ada pada booster, pengalaman sy, kalau alampu booster kedap kedip, maka dg sedikit ajust pada powersupplay pd booster, maka akan bisa dipakai secara normal (cuma buat booster terakir)
maihardi@yahoo.com said
Bung LV, kalo masalah manfaat, yg pasti usaha kita jadi legal, tak perlu repot ngisi voucher & berhak menampilkan logo telkomvision di Spanduk ataupun brosur kita.
Kalo masalah bayaranya kayaknya tak bagus di bicarakan disini
maihardi@yahoo.com said
Mas julian, apa kabar, decoder matrik yg ada slot cardnya hanya matrix reloaded, selain itu tak ada slot, jadi g’ bisa
LV said
terimakasih mas hardi atas pencerahannya kalau bisa pembicaraannya dilanjut E-mail saya di nfatkhurrakhman@yahoo.co.id saja, karena banyak hal yang akan saya tanyakan atau di 085231069414
Prosat said
Tul…. dan itu akan lebih membantu proses nego selanjutnya tapi ingat pesan mbah jangan lupa dengan saudara kita disini dan jangan tinggalkan blog bugil ini ya…. hehehehe.
Togar said
Bos Hardi sesuai dengan pencerahannya telah saya buat dengan 2 jalur, tapi ada masalah Bos, dimana listriknya sering turun/mati, itu kenapa ya Bos ?. apa ada yang shot atau memang listiknya tidak tahan ( Listrik digabungan dengan rumah sebesar 10 A )
maihardi@yahoo.com said
Lae, itu berarti ada yg short, coba ceck pake multi tester
budiyanto_tan said
thank’s for maihardi, untuk lae togar sebetulnya 10A dr mcb cukup pake klu volt dr pln normal. karena listrik PLN di sana redah maka amper jd besar. ingat volt rendah amper besar rumusnya amper=daya / volt. jd biasa 10A tahan buat 2200watt klu volt 220v. klu tegangan turun jd 180volt * 10A tingal 1800watt aja.
RDY said
salam kenal om, abang dan smua pemerhati TV Kabel. gini saya ada pertanyaan ni, mohon pencerahannya. apa perbedaan dari transmission trunk ampli, distribution ampli dan subscriber ampli. kemudian kalo untuk Head-End menggunakan ampli yang mana ya…?. sebelumnya terima kasih banyak semuanya.
bert. said
Hhm….ngisi absen dl lah…….khusus yg terahir,pertanyaanmu sudah ada di postingan di blog ini,kl ngga di problem tv kabel.cuma mau nambahin sedikit,di head-end sebaiknya pake Trunk Amplifier,walau pake ampli jenis lain jg masih bisa jalan.
maihardi@yahoo.com said
ganti nama bos?
landu said
Salam kenal mas,
gini mas, aku kan make reciver Tanberg 1220 n tuk nangkapnya make Yuri neh.. input dari satu parabol (yuri) sedangkan reciver dipake tuk 2 tanberg neh, tanbergnya yang satu di pake spliter sedangkan yang satu tidak. yang mau saya tanya :
1. Eb/No keduanya kok tidak sama antara 3 dan 8 ??? faktor apa yang berpengaruh ???
2. satu output jika dipakai untuk dua masukan ke Dua Exciter ( A dan B), apa bisa berpengaruh pada kualitas sinyal A/V ??
3. untuk mengganti seting frekuensi di matrik soccer caranya gimana ya??? soalnya aku belum paham dengan cara kerja matrik soccer neh…
makasih mas…
salam
landu>>>
budiyanto_tan said
mas maihardi ganti jd bert ya. nampaknya penerus si herbert
maihardi@yahoo.com said
maksudnya, herbet nya sudah ganti jadi “bert”, bukan sy he he. Mana lah sanggup jadi penerus herbert
budiyanto_tan said
bisalah klu si bert mengizinkan. haaaaa
iya gak herbert
zoelhan said
salam hormat para suhu per tv kabelan. numpang nanya ada yang tahu berapa harga db meter deviser seri DS1287B atau deviser DS1151(B). en dimana saya bisa membeli barang tersebut? terima kasih
bert said
Maaf nie par penghuni tetap blog ini..aku masih di medan,misi belum komplit.tempat tinggal rada jauh dari warnet.ini jg pas ada keperluan aja,jd mampir bentar.nama ini panggilan,cm disingkat aja.tapi keliatannya pada lancar semua nie….dah seminggu lebih di tinggal ga ada masalah.hhm…..pada sibuk ngitung duit kayanya…..he..he..he…tul ga bos Hardy ma Budianto ???.Mas Zulhan,kebetulan kami make dB meter sejenis itu,cm seri nya aku ga hapal,mau liat dl jauh ke rumah.tapi sekedar info,Dviser ini produk China,lumayan bagus tapi ga terlalu mahal.(kata bos aku seh) harganya di bawah db meter sejenis tapi buatan eropa.belinya paket an,2 pcs sekali gus.satu yg ada line in video ada monitornya,atu lagi yg biasa,yg cuma keliatan angka ama grafik.cuma itu bisa aku infokan.
maihardi@yahoo.com said
Bos, dimana ada jual card splitter
budiyanto_tan said
maksud mas hardi card spliter buat bs baca kartu apa
budiyanto_tan said
tlg para master w lg pening di tv kabel apa fungsi C/N dan brp db yg stnadart and cara setingnya gimana??????
maihardi@yahoo.com said
card splitter utk baca inderto atau cardnya astro, karena menurut info beberapa teman sy, bisa utk Astro my, dan decoder tak perlu yg suport home sharing. Kalo di pake di astro nusantara, setelah kita kasih card splitter, maka masing2 decoder itu bisa diseting sebagai server & tentu bisa punya client lagi, logikanya 1 card bisa aktif sampe 45 kalo kita pake card splitter 1 to 5, dan truman 1 to 8, coba lihat barangnya
http://www.cs-sat.com/SmartWi.html
maihardi@yahoo.com said
Carier to Noise, buat apa ya…., biasanya ada pada posisi 50db, w tak pernah set, angkanya udah ada dg sendirinya. Buat TV Cable yg asal-asalan saja (Asal Murah & Gambar Bagus)
budiyanto_tan said
mas hardi itu buat seca 1 &2. itu dah pernah w pake dr dl sebelum ada truman. tp sekarang dah game over. w punya 5 card. tp pk kabel, yg itu wirelles
maihardi@yahoo.com said
Jadi sekarang tak bisa dipake dunk . . .
budiyanto_tan said
ya. jd ngangur aja. lg nunggu klu ada yg pake seca 2. gmn yg EPL ada yg free gak. tans 7 di tutup jg waktu EPL
maihardi@yahoo.com said
EPL kalo yg gratis sebetulnya ada, tapi bukan yg partai faforit, coba sj lihat di thaicom. Kalo trans7 g’ ada masalah, kan liga itali sudah pindah di Telkomvision, 31/08 ini sudah mulai
bert said
Huh…jadi pembaca yg budiman aja ah…..!!!!.salam damai bagi semua.Mat menjalankan ibadah puasa bagi sodara-sodara yg meyakininya.Semoga amal ibadahya diterima Tuhan YME.Amin……..!!!!
letco said
saya masih awan mengenai tv kabel ini tapi ada rencana untuk membuatnya, karena sebentar lagi saya rencananya tinggal di perumahan, tlg dong apa2 yg dibutuhkan kalau ada tutorialnya, thx semua
maihardi@yahoo.com said
Bung Letco, usaha tv cable mmg sebuah usaha yg menjamur di tanah air kita belakangan ini. Dan usaha ini juga berpeluang untuk mencapai BEP (Break Even Poin) dlm waktu kurang 1 th. Tapi kalau kita salah seting, bukanya untukng yg kita dapat, malah kerugian dg peralatan yg terbuang sia sia.
Jadi utk memulai sebuah usaha ini, ada baiknya mulai dulu mengumpulkan data sbb:
1. Kemungkinan jarak yg paling jauh yg bisa di link dg tiang listrik, telkom atau tiang sendiri. Jarak di tentukan dari central tv cabel (headend)
2. Potensial homepass / Jumlah rumah dlm area tersebut
3. Chanel apa saja yg akan distribusikan
Berdasarkan data2 itu, para sesepuh disini akan bisa peralatan apa saja yg dibutuhkan, malahan perkiraan biaya juga bisa ditentukan.
bowo said
bisa nggak decoder ASTRO dirubah biar bisa menangkap siaran EPL gratis…he…he..he
maihardi@yahoo.com said
Yg bayar sj belum ada jaminan dapat epl, apa lagi yg gratis
bsuni said
Mas
Saya mau pesan boster vs-80 dan nippon belinya dimana
totom kodrat said
saya perencana audio-visual & akustik. saat ini sdng merencanakan sbh jaringan CATV. unt itu saya perlu bantuan anda secara aktif. tapi sudah sangat mendesak. senen rancangan hrs sdh disetor ke pemberi tugas. bila anda bersedia bantu saya mohon sms ke 085692335559 atau 08128451416. saya tinggal di pejaten barat dkt kemang timur. unt bahan pemikiran, bahwa input ada 38 colour video (ada yang s-video, ada yang VGA, dlsb), yang di-convert dan dimodulasi dan akan didistribusikan dalam jaringan sejenis CATV, untuk awalnya sebanyak 30 pelanggan tanpa encode-decode, jadi mungkin pakai jaringan RF. ke 30 pelanggan tersebar dalam satu gedung dari lantai 3 sampai lantai 8. pelanggan akan memakai berragam kualitas pesawat televisi. untuk sementara sampai disitu dulu. semoga anda bersedia membantu saya. terima kasih, saya tunggu kabar gembira kesediaannya. salam, totom kodrat.
ferry said
salam hangat,
maaf mas saya mau nanya dan butuh informasi, mengenai pemasangan tv kabel ini untuk 70 unit tv dgn jangkauan 500 m, biaya pemasangan kira-kira berapa, saya berada di bireuen-NAD.kalau tidak ada yang bisa untuk pemasangan apa mas bersedia ke bireuen.
terima kasih
YODI said
Halo lam knal utk Smua sy yodiE mhon izin nie mo ikut msuk dlam blog yg sgt mnambah wa2san & membantu pgelola tv kbel, salut & thanks 4 pembuat blog ini bung prosat, snior mas budiyanto yg andal dlm pencerahannya & mas hardi yg ahli dlm membantu rkan2 yg sharing di blog ini. & jg rkan2 yg tdk s4 q sbutkan namax 1-by-1yg sllu memberikan info yg berguna bg ssama pgunjung site ini…permios ya?!,….ehe mhn mf low bnyk comment.
oh ya lpa pdhal td q mo nanya apa y ???@@##**???!!!!,………
oh ini q mo tanya, gmana rkan2 apa bs sy ikut guabung ?????,……
imam subarkah said
salam kenal dari saya buat semua master tv kabel…..
mas saya mau nanya.. saya ada rencana membuat saluran tv kabel…tp saya belum paham apa-apa aja alat pendukungnya… dilingkungan saya rata2 sudah memiliki parabola dengan siaran yg free… saya mau mendirikan tv kabel perdana nih… di tempat saya tidak bisa menangkap siaran apapun bila tidak memiliki parabola..saya mau menambahkan siaran telkom vision yg hbo,cinemax.. ya kira2 ada 6 chanel lah…
pertannyaan nya apa saya perlu lagi membeli receiver buat tv lokalnya…sedangkan yang mau saya tawarkan tv premium itu… apa2 aja yg hrs saya siapkan..
untuk infonya saya ucapin terima kasih…saya kerja di kantor telkom sintang kalimantan barat…. saya tunggu jawabannya secepatnya,…thanks
imam
budiyanto_tan said
mas imam, mas kan mau 6 ch aja. mas hrs beli rec truman ato mahanthan yg bs sharing sebanyak 1 induk and 5 anak , lalu modulator fixed chanel sebanyak 6 bh and spliter 6/8 way sbg penganti combainer yg itu gak mahal, ada yg lebih murah lagi yaitu beli modulator yg double sidband 2 bh dah bisa.
imam subarkah said
makasih mas budi atas pencerahannya… trus masalah rangkaian alatnya gimana mas…and sampai radius berapa mas untuk kualitas gambar& suarayg bagus…
mas saya minta tolong buat rincian dari harga alat2 yg dibutuhkan. dan harga recorder trauman sampai berapa mas… maaf mas kalau saya terlalu banyak tanya ama mas… tapi terus terang saya optimis dengan bisnis ini mas… tolong saya ya mas
salam imam kalimantan barat. 081 352 14 2345 ini nomor hp saya mas
imam said
lease mas budi saya ingin berguru ama mas ni…… tolong beri arahan saya ya mas.>>>.
kalau saya udah berhasil nanti say gak akan meluakan jasa mas……modal saya nggak besar mas….tolong arahkan yang harga standar aja ya mas…. thanks ya mas sebelumya…
slam imam
maihardi@yahoo.com said
—-> mas imam, sebetulnya harga peralatan tv cable yg standar sudah sering di posting di sini, tapi coba kita refresh lagi :
Peralatan yg dibutuhkan di sentral (headend) adalah :
1. Antena Parabola (jumlah tergantung jenis siaran)
2. Receiver FTA (untuk siaran gratis, rp300rb/bh)
3. Receiver PTV (utk siaran berbayar Rp.1.2jt/bh termasuk card spliter)
4. Modulator (Rp1.25jt, dibutuhkan sesuai jumlah chanel)
5. Combiner (utk menggabungkan output modulator rp.700rb)
6. Booster (rp1.3jt)
Kualitas bisa bagus sampai jarak 10km.
Untuk rangkaian sederhana :
audio-video (dari receiver) terus ke modulator
rf modulator terus ke combiner
output combiner terus ke booster
maihardi@yahoo.com said
—> imam, jumlah receiver yg dibutuhkan juga tergantung jumlah & jenis siaran.
Kalo mas punya planing 6 chanel, maka saya rasa kurang efektif, karena biaya untuk jaringan juga tidak sedikit. Biaya jaringan utk 6 chanel dg 40 chanel sama saja. Jadi sebaiknya mulailah usaha ini paling tidak 15 atau 20 chanel, karena 6 ch mungkin tdk punya saleable (nilai jual)
imam subarkah said
makasih mas atas sarannya… tapi seperti yg saya utarakan di tempat saya rata2 udah ada parabolanya tapi parabola untuk siaran FTA aja. yg PTV jarang. jadi sebenarnya rencana saya hanya ingin nambahin 6 acara buat film aja mas.soalnya saya memulainya dengan modal yg pas2an mas. kalau saya sampai membeli receiver sebanyak 40 buah buat 40 siaran kayaknya….rada berat di modal mas..mungkin dari promosi 6 siaran itu setelah uangnya ada baru saya tambah receivernya mas… intinya sedikit demi sedikit. gimana menurut mas rencana saya ini. apakah bisa saya lanjutin.atau…?
budiyanto_tan said
bisa mas iman, cb lht spek mas hardi, and di kakulasikan lg, hrga truman yg anak 750000 and induk 950000.
trus harga modulator yg double sixband 2bh dah dapat 8ch. @ sekitar 1,8jt. ntar klu dah banyak pelanggan baru ganti yg fix chanel
imam said
ok thanks banget mas budi infonya…kayaknya saya harus survei ke pelanggan dulu ni mas… kira entar berapa konsumen ya.. yg berminat.. terus terang untuk kedepannya tv kabel ditempat sayabakalan meledak nih…soalnya daerah potensialnya masih banyak mas…. sekali lagi makasih… trus kalau saya jadi order. apa barang2 itu banyak tersedia di pasaran mas….?apa pencabangan kabel keluar yg ke tv pelanggan itu di ambil lewat booster induknya mas. and boosternya sebaiknya di letakkan didalam apa di luar sentral mas… mohon jawabannya. thanks
budiyanto_tan said
tenang aja mas iman. saya rasa klu buat 6ch aja yg dr telkom vision kostnya murah banget, krn cukup byr 1kartu aja. klu mau cr pelanggan dl br bikin itu susah terlealisasi, krn kebanyakan lihat siarannya dulu.
itu cuma pandangan w aja
HENDRA said
Pak mau tanya nih saya kan memparalel Telkomvision ke beberapa TV dengan memakai sebuah booster dan splitter 1 -> 4 dengan hasil gambar baik, permasalah timbul ketika saya menggabungkan kabel Telkomvison dengan TV lokal dengan mempergunakan splitter, yang kalah gambar Telkomvisionnya, sedangkan TV lokal bagus. Jika saya lepas kabel antena TV lokalnya, maka gambar Telkomvisionnya baik kembali. Saya sudah mencoba mengganti channel UHF di decoder Telkomvision, tapi hasilnya sama saja tetap jelek. Mohon solusinya ? terimakasih banyak..
rdy said
mohon pencerahan dari para suhu. ada yang bisa tidak tv aora di share, biar tetangga2x g banyak yang ikutan berlangganan.
bert said
Pak Hendra.kl mau gabung antena UHF ke jaringan tv kabel,HARUS DIPASANG HIGH PASS FILLTER,agar signal tv kabelnya ga terganggu.biasanya High pass yang bisa Pass freq 600.dan memblok freq di bawahnya.mungkin ga ada di jual di pasaran.kl minat.tanya bos hardi aja.dia mungkin ada stok.salam….
maihardi@yahoo.com said
—-> rudi, sampai saat ini ada perangkat card splitter / card sharing yg suport utk acakan nds (aura tv)
maihardi@yahoo.com said
—–> rudi, maaf, maksudnya blm ada perangkatnya yg beredar di pasaran
maihardi@yahoo.com said
—-> mr hendra, mungkin kesalahan terjadi karena ada frekw yd dempet (sama). Ada beberapa langkah utk memperbaikinya :
1. Anda catat semua frekw tv lokal yg tertangkap antena di tempat ada.
2. Anda seting rf out di receiver pada frekw yg masih kosong (belum terisi tv lokal)
Sebaiknya utk mengetahui frekw yg tertangkap antena harus pake db meter, tapi kalau anda tak punya, anda pake tv merek sharp atau samsung (setau sy hanya itu).
Coba anda perhatikan ch yg tersimpan pada tv sharp, akan ada informasi frekwensinya
ferry said
salam hangat,
mas pertanyaan saya kok belum dijawab October 13, 2008 at 7:04 am “maaf mas saya mau nanya dan butuh informasi, mengenai pemasangan tv kabel ini untuk 70 unit tv dgn jangkauan 500 m, biaya pemasangan kira-kira berapa, saya berada di bireuen-NAD.kalau tidak ada yang bisa untuk pemasangan apa mas bersedia ke bireuen”.
terima kasih
maihardi@yahoo.com said
—-> fery, sebetulnya banyak yg mau menjawab setiap pertanyaan disini. Ada Mr Prosat, Berth, budiando dan lain-lain. Cuma mungkin pertanyaan mas sedikit ngambang atau kurang jelas. Kalau mas mau detail utk jawaban pertanyaan diatas, coba lengkapi dulu : Jumlah chanel (berapa FTA (gratis), berapa PTV (berbayar), setelah itu baru bisa kita hitung berapa dana yg dibutuhkan.
rdy said
mas budiyanto, mau nanya nih. kalo splitter bisa ya digunakan sebagai pengganti conbiner. kemudian kelebihan dan kekurangan dari masing2 cara tersebut. cara pemasangannya apakah keluaran dari setiap modulator masuk ke splitter kemudian kaluaran splitter tersebut masuk ke splitter yang lain, kemudian splitter yang terakhir masuk ke booster…?
dude said
pake produk falcom aja klu tv kabelx mau bagus , harga terjangkaun kwalitas terjamin
dude said
klu mau contact aja 081347693566 , berbicara masalah teknis tdk semudah dgn apa yang kita praktek kan dilapangan .
budiyanto_tan said
mas rdy klu pake combainer pasti lbh bagus. and lbh senang klu mau bikin banyak ch. klu pake spiter lbh banyak kerja trus hasil agak kurang bagus, soalnya klu banyak gabung spliter banyak db yg loss dr modul
cep beben said
Dear all master
salam kenal semuanya,saya mau ikut nimbrung cari ilmu perTVkabelan nih. Saya kerja di satu perusahaan dan saya kebagian ngurusin TV kabelnya.Di head end saya dicombine dua jenis,yg 1pake combiner WISI OV50A dgn modulator WISI OV35A &36 digabung dengan Hills CX8+modulator Hills double side band 137-225mhz & 470-856. Apakah itu berpengaruh terhadap sinyal yg didistribusikan? selama ini ada beberapa chanel yg interfrence & informasi tambahan seluruh jaringan adalah underground. Mohon pencerahanya & terima kasih untuk pemilik tempat.
budiyanto_tan said
mas cep, lebih bagus gak usah gabung dgn double side band pasti ada gangguan
cep beben said
Ok terima kasih bang atas pencerahanya dan saya punya problem lain nich gak apa2 kan ngerepotin lagi ya.Saya punya booster amplifier Wisi VX 12A & 12 yg problemnya sama bergaris & sudah gak bisa dituning lagi kira2 problemnya dimana bang. masalanya udah kucoba betulin tapi gak kena2.Thanks buat petunjuknya.
budiyanto_tan said
mas cep coba ukur db in brp db. mgkn over dbnya. biasa standar inputnya 75-80db
toto said
numpang mampir bung prosat…….melihat postingan bung prosat diatas , saya jadi timbul pertanyaan buat bung prosat nih……….
— untuk modulator yang bung prosat gunakan pada headend tv kabel bung prosat yg di foto di atas apakah mengunakan pll modulator bawaan dari recivier digital tersebut atau menggunakan pll fixed ….mohon pencerahannya?
jika untuk 20 chanel trs modulator yang digunakan hanya modulator bawaan recivier, apakah tidak terjadi gambar berbayang?
maaf ya bung prosat ………….banyak nanya nih…….
.salam kenal semuanya
budiyanto_tan said
mas toto klu pake frek dr rec di jamin100% gak bs pake. biasanya pake modulator fixed
fedi3 said
klo berminat soal running text & konsultasi jaringan n perlengkapan tv kabel. kirimkan email ke fedi3@yahoo.com
toto said
makasih bung budiyanto atas jawabannya.nambah nanya lagi ya bung budi mumpung pakar2 tv kabel pada ngumpul.
– misalkan mngunakan fixed modulator dan akan mengeluarkan 10 channel dengan frekuensi vhf, yang akan saya tanyakan
*Bagaimana cara setting frekuensi yang baik
sebelumnya saya ucapkan terimakasih bung.
zoel_olive said
Slm,,, dahsyat buat master2 smua,en numpang nimbrung x sy baru uji coba tv kabel 1-2 bln ini di padang -pykumbuh hasil belajar trial eror udah ada plgn 70 plggn pke tkom vision -en (astro-didelete/ ngak pke lagi) 18 chanel (4-6PTV )HBO,sport,celestial,axn,cartonnetwork dll) yg jadi kdla skrang maslah izin ke tkomvision en pemerintahnya bgmana skrg numpang kabel ke tiang listrik karena yg suport pendduk(atw premans tempat).sy bingung takutnya melanggar hukum soalnye buta hukum.trus syaratnya ap aja biar ngak ragu2 tuk ngembanginnya kira2 modalnya gede ngak bos buat perizinan tetk bengeknya.
maihardi@yahoo.com said
—> zoel_olive, kalo boleh tau detailnya pyk dimana, soalnya sy pernah tinggal di pyk
dedi said
salam kenal mas budiyanto,saya belajar tv kabel secara otodidak di kalimantan dan sekarang saya buka sendiri di kampung msalahnya saya tdk mengerti cara pemakaian vhf sedangkan saya sekarang memakai uhf alat yg saya pakei untk 16 chanel 4 modulator,spliter,televes 3,gambar saya jarak 100 m sudah hancur mas tolong di ksi tau gimna pemecahan nya mas budiyanto yg terhormat.
dedi said
saya ingiin merubah uhf ke vhf biar nggak numpang lagi sama pln plnggan,apakah cenral saya harsu di rombak semuanya trima kasih atas imformasi mas budi.
dedi said
slamat malam mas budianto dan tmn 2 lainnya ,tolongin dong masalah kabel kita,masalahnya udah dr malam nggak ada yg bales surat kami.dedi d padang.
dedi said
mas prosat gimana caranya pake vhf,apakah kalau udaaaah pake vhf mdltr 588 saya masih bs di pakai,gimna cara membuat power suplai dan di mana di tempatkan.apakah kabel hrs di ganti juga semuannya msalahnya sistem di studio saya msh pake uhf;reciver-modulator-sliter-boster-spliter,setellah itu baru saya 70m dgn boster kecil biasa terus terang gambar tv kabel saya jelek yg di belakang 5 channnl.tolong di kasi pencerahan biar nggak ena semprot ibu2 lagi trims sebelumnya.
dedi said
saya juga pake televes pendorong 2 bh tapi gambar msh juga kurang bagus dan itu jg numpang di rmh pelanggan plnnya saya bingung gak tau mau curhat ama siapa tolong dong mas prosat padahal saya udah buka tv kabel sejak thn 2004 bulan juli loh dan problem saya msh itu2 saja kasilah mas prosat ilmunya plgaan saya udah ada sekitar 500 lebih tolong ya.
dedi said
mas dude juga lagi ada di mana yaa”
maihardi@yahoo.com said
—->dedi, melihat kasus diatas, ada beberapa yg harus diganti
1. Anda harus beralih ke system outdor
2. Anda harus beralih ke frekw. vhf
1. Dalam system outdoor, harus dipersiapkan power supplay (90v) di headend, dan spliter, Tap, dan booster juga harus yg suport dg system outdoor. Juga kabel sebaiknya pake rg11 atau 7c
2. Utk beralih ke vhf, cukup ganti modulator saja
Sy rasa pelanggan 500 home pass adalah jumlah yg sgt banyak (kalo harga batam berarti ada 25jt per bulan) dan sgt perlu di jaga dg baik.
Selanjutnya kalu bisa infokan juga jumlah ch, serta luas jaringan.
Sekedar info, untuk beberapa kasus yg spt anda sekarang ini, bisa dibilang, hanya parabola & receiver sj yg masih terpakai, dan yg lain harus ganti semua.
Kalo boleh tau di pdg dimana, ntar kalo sy jadi pulang kampung sy mampir
marwan said
salam kenal mas dedi.saya bisa kasih saran nih klu mas dedi lebih kepingin tau masalah tv kabel,dan perangkatnya bisa langsung klik ke http://www.falcomcatv.com,atau bisa langsung ke agennya mitra kabel di kalimantan ( prima vision banjar & tepian samarinda).
sebagai pencerahan mas dedi bisa sharing di situ…timz marwan gorontalo
joke said
Bagus para pedagang sudah mulai banyak bergabung, tapi diharapkan share ilmu atau membahas problem yg ada, jgn hanya menawarkan sesuatu
Herbert G S. said
Pedagang jasa bisa masuk ga ??.aku mau dagang jasa Maintenance Head-End and up Grade jaringan Analog.ada yg berminat ga ya ??
maihardi@yahoo.com said
boleh dong, asal discount 70%
dedi said
trima kasih atas searing nya mas maihardi,tv kabel saya sekarang ini mmg memekai cara uhf lama dan pake pendorong televes di induk 1bh di pelanggan 2bh televes +dx yg lama satu dan kabelnya cuma venus dan toyosaki yg ada,modulator winersat 588 yang 4 in 1 ada 4 bh dulu saya pake yg 3 in 1 mrk winersat juga,tapi saat ini kawan banyak yg udah pake vhf katanya gmbr lebih bagus kalau saya ganti dgn vhf apakah yg lama harus di rombak semua,dan apa sistem out dor itu,power suplai juga tolong dong mas prosat di kasi pelejeran sedetil mgnkin ,pasti modal nya besar ya mas……saya posisinya di solok sekarang masih 16 chanl mas,15000 per bln.. maklum kota kecil hiduik sagan mati manulak he..he..
dedi said
o yapake power suplai yg 90 v apa nggak kena setrum mas ,itukan arusnya kuat masampernya berapaa,ilmu saya nggak adaaa maas modal berani ama humas dong sih…? tolong ya mas…
dedi said
sayaa udah nggak di beraau lagi mas tahun 2004 udah dikampung ampe sekarang…
dedi said
di bukit tinggi sya baru buka 2bln ini dan masih rakitan lama juga msh numpang pln pln pelanggan.tolong di bantu juga dulu ilmunya.utk sementara masih bs nggak gambar saya di bantu kalau radius nya masih 1km mas maihardi.
dedi said
o ya mas maihardi prnh ke pdg atu mmg org padang jugakah…….?saya punya no tlp 07557110090 mampirlah ke solok nanti saya jmpt kalau pulang ya”
melvin usior said
mas sy cari hotspot TV kira-kira harganya brp? skalian alamatnya dan no yg bs di hub n
emailnya sebelumnya terima kasih
sumoto said
pakar2 tv kabel yth..
saya ingin membuka sebuah usaha tv kabel di daerah perumahan saya..
rencananya men-share semua chanel lokal dan chanel dari telkomvision
ada sekitar 200 kk , butuh modal berapa ya untuk kualitas menengah..??
terima kasih atas bantuannya …
maihardi@yahoo.com said
—> dedi, nanti sy ada rencena ke pyk, kalau ada waktu sy mampir. Kalau system indor utk jarak Sumoto, utk perkiraan biaya bagusnya cantumkan dulu detai sbb:
1. jumlah chanel gratis (FTA)
2. jumlah chanel berbayar (PTV)
3. perkiraan jarak pelanggan terjauh
nanti baru ada dasar utk menghitung anggaranya
maihardi@yahoo.com said
—-> Dedi, Boster televes & DX suport POWER REMOTE (power dari central). Utk televes pake dc24v, sy pernah coba bisa hidup 3pcs di luar, ada juga yg nyoba pake dc30v bisa hidup sampe 5. Sedangkan DX harus pake ac60v. Tapi untuk bisa terlaksana semua peralatan yg dilalui aliran listrik harus peralatan outdor, baik tap atau splitter. Utk tahap pertama coba dulu test utk menghidupkan televes dari rumah, minimal mengurangi ketergantungan kepada listrik pelanggan.
Ac90v memang nyentrum (apalagi kalo dijilat), tapi ini utk dipake, bukanyo untuak di pacik
dedi said
oke ,kemaren studionya sdh saya set lagi dgn merapikan jek dan konektor udah agak lumayan gambarnya.dan sekarang maau ccoba hidupkan televes pake ac 90v.ituada nggak yg jual di sini atau mmg dirakit dulu oleh org bengkel dan setelah itu posisinya sesudah televes atau sesudah modulator.tolong jalehan bana stek da……
dedi said
sekalian kalau alat2 out dor itu ada kodenya jugakah.o ya mas hardi boleh mintak no tlpnnya dong siapa tau nanti saya boleh jalan2 to batam…atau nanya ttg tv kabel biar lebih padek ilmunya..
dedi said
sekarang ini gambar saya di boster ke5 udah banyak yg kalah 16 dr sentral nanti di boster ke 5 hanya tinggal8 chnnl itupun separuh yg bersih trima kasih atas pencerahannya mas prosat dan tmn2 lainnya……
dedi said
o ya mas hardi kapan ke pyk.soalnya saya ada minat juga jalan jalan ke batam mau lihat jaringan headen punya uda boleh kan….
budiyanto_tan said
sory mas dedi. komputer w rusak selama ini, sampai sekarang br ok. jd w gak ol maka itu w gak bs jawab pertanyaan u, tp masih untung ada master kita hardi.
maihardi@yahoo.com said
Koko budi apa kabar, lama tak nongol, mudah mudahan komputernya tak rusak lagi.
—>dedi, yg namanya booster pasti setelah modulator dong. INGAT TAK SEMUA BOSTER SUPORT AC90V (spt televes, nanti bisa rusak). Cara buat trafo AC90v bisa dilihat di “problem tv cable”. Kalau main ke btm, call sy di 0812 7053617
dedi said
oke mas budi ol jg ya.o ya yg di maksud meletakan power suplainya setelah modulator atau setelah boster televes da hardi. da boster apa yg suport ama ac 90v atau bisa nggak ac pake yg kecil dulu……trim kasih no nya da hardi.
dedi said
mo nanya lagi ama mas budi atau da hardi bisa nggak untk sementara jaringan tv kabel saya yg msh pake uhf msh bisa nggak pake power suplai dari sentral maaf nambah banyak tanya lagi ni mas/da….
maihardi@yahoo.com said
—-> dedi, PS di pasang setelah booster televes (booster televes indor bisa pakai listrik langsung sj). Umunya semua boster OUTDOOR suport antara 90 s.d 30 volt AC.
Sebetulnya frekw UHF ataupun VHF bisa dipakai sistem OUTDOOR, yg penting komponen lainya mendukung. Misalnya TAP atau SLPITTER utk kabel yg dilewati aliran listrik haruslah yg jenis OUTDOOR.
Kalau masih mau mempertahankan UHF, perhatikan juga dalam memilih booster outdoor, karena booster outdor terbagi 3 kategori dalam maximum frekwensi, yaitu yg suport sampai dengan 550mhz, 750mhz dan 850mhz. Kalau kita pakai frekw uhf berarti kita harus pasang booster yg suport sampai frekw 850mhz (atau tergantung frekw tertinggi yg kita pakai)
musta said
aku mau kerja di tv kabel ada yang bs nolong gk<aku prnh kerja di tv kabel batam 2 thn
musta said
aku mau kerja di tv kabel ada yang bs nolong gk<aku prnh kerja di tv kabel batam 2 thn
musta said
kpd pegusaha tv kabel di batam sy lg cr kerj di bdag tv kabel ada lowngan gk,pnglmn saya di tv kabel udah 2 thn kalau ada telpon aku 081536344256
musta said
mas sumoto kalau mau buat tv kabel aku bs buatin jg kok soal nya aku pernah buat tv kabel tp skrng lg nganggur nih, kalau soal duit aku gk ada ,tp kalau rincian anggaran aku bs bantu hitung end aku jg bs beliin alat atau kt bs beli bareng yg penting kt sling terbuka kalau mau telpon aku ya 081536344256
budiyanto_tan said
dedi master kita dah jawab pertanyaan u. statusnya di mana ya.
mas musta biasanya pake modulator fixed atau double size band
sumoto said
bung maihardi yth..rencananya pengin 12 FTA dan 2PTV, perkiraan jarak terjauh 500m
untuk mas musta posisi ad dmana y ??
maihardi@yahoo.com said
—->sumoto, sebaiknya kita cukupkan 16 chanel (14 FTA, 2 PTV)
1. 4 bh modulator 4in1 @1.5jt = RP. 6jt
2. 2 set antena parabols @Rp.1jt = 2jt
3. 14 Receiver FTA @rp300rb = rp.4.2 jt
4. 2 bh receiver PTV @rp.1jt = rp 2 jt
5. 1 hb booster = rp. 1.2jt
Itulah perlengkapan utama yg dibutuhkan, dan itu belum termasuk kabel, tap & Splitter yg kebutuhanya tak bisa di prediksi. Selamat mencoba
haidir said
salam kenal smuanya…, sy mo buka usaha tv kabel di makassar, ada gak yang bisa bantu soal teknis instalasinya, sy gak ngerti smua penjelasan senior2 skalian……
siapa tahu ada teknisi yang bisa bantu…… modal udah ada…. tp nol pengalaman
herbert g.s said
Kejauhan di Makasar euy…kl dekat bisa di kontek ni Pak Haidir.pak Sumoto,intinya kl di komplek perumahan hitung aja 100.000 per home pass.itu dah biaya total di samping administrasi.Oh ya …maaf nie,makin rame tapi ga bisa berpartisipasi.Salam sukses ke semuanya !!.
dedi said
oke da hardi atas ilmunya saya mau terapkan cara yg da hardi ajarkan mudah2an sangat bermamfaat bagi saya dan org banyak.trima kasi juga pada mas budiyanto , wassalam.
dedi said
da hardi jadi nggak ke pyk.tap nya bisa nggak pake yg biasa buatan taiwan or cina.seperti sekbees catv supor nggak sama televest kita.
budiyanto_tan said
mas dedi bisa si bisa, tp conetornya gak cocok.
hardi said
—> dedi, kayaknya sekbess tak suport outdoor
sumoto said
terima kasih buat bung maihardi & bung herbert yg sdh memberi banyak info..
saya ingin tanya lagi nih..modulator, combiner & booster itu fungsinya utk apa??
bagaimana dengan power suply ? tap ? spliter ?
sy jg sdh melihat central sebuah tv kabel di daerah saya (di jember) kok kayaknya ngga ad alat kayak modulator gitu..jaringannya sederhana tapi memang kualitas gambarnya bbrpa chanel ada yg bersemut..
sy sdh membulatkan tekat utk membuka usaha ini di daeerah perumahan sy yang baru dibangun ini, market kayaknya banyak krn akn dibangun 1000an perum kelas menengah tipe36an
untuk bung maihardi yth..tolong gambar / diagram sederhana jaringan tv nya dong??mulai dr parabola sampe tv pelanggan..email : motoijo77@gmail.com
terima kasih………….
hardi said
—->sumoto, kalau dianalisis topik ini dan “problem tv kabel” sudah banyak membahas yg anda tanyakan. Tapi baiklah untuk sama rama me refresh coba kita bahas lagi:
1. Modulator. Ada juga alat yg beredar di pasaran yg bernama AUDIO_VODEO CONVERTER (berguna utk tv lama yg g’ ada AVI inputnya) atau berbagai istilah lainya.
Yg terpenting di sini kita pahami fungsinga, yaitu pengubah dari AUDIO_VIDEO jadi frekwensi TV. Kalau anda melihat ada tv kabel tanpa modulator, sebetulnya mereka memanfaatkan modulator bawaan dari receiver, yg sebetulnya utk jarak 100m masih ok.
2. combiner, adalah alat utk menggabungkan beberapa frekw tv
3. Booster (amplifier) adalah sebagai penguat, dalam hal ini penguat frekw.
4. Power supplay utk menyplai daya (listrik) pada booster outdoor
5. TAP secara sederhananya untuk membuat persimpangan tanpa terlalu mempengaruhi kekuatan jalur utamanya
6. Splitter sebagai pemisah (pembagi) dg kekuatan yg rata
Rangkaian sederhana
PARABOILA —> RECEIVER —>MODULATOR—>COMBINER—-> BOOSTER —-Out ke jaringan luar—-TAP—-> PELANGGAN.
Tolong ada rekan lain yg melengkapi . . . .
Ndanks said
sebelum ke combiner kekuatan sinyalnya di samakan dulu biar hasilnya lebih bagus. ya pake booster yang biasa aja. Kalo nda salah sih.
rdy said
Daeng haidir makassar nya dimana mungkin teman2 yg berdekatan dgn lokasi daeng bisa membantu untuk TV Kabelnya
rdy said
Para senior sekalian saya ada masalah sedikit nih tolong bantuannya. tolong bantuannya. suara dan gambar yang keluar dari studio tidak bersamaan, duluan suaranya daripada gambar nya memang perbedaannya tidak begitu jauh. menurut para senior apa ya yang perlu diperbaiki.
terima kasih……
hardi said
–>rdy, coba test dulu langsung dari AVI, kala mmg masih tak balance, berarti mmg sudah dari sononya begitu. Sy pernah juga mengalami hal serupa di METRO TV
marwan said
COBA DI SCAN KEMBALI FR RC NYA…
sarif said
Mohon izin ikutan nimbrung
SALAM KENAL saya seorang tehnisi tv, pada th 2004 saya mendirikan usaha tv kabel.
saya mengeluarkan 10 chanal, 3chanal vhf,7chanel uhf.kabel matrik RG6,
boster pakai PF(boster antena luar) yang udah saya koprek,
dari headend saya suplai teg 40v dc
DATA HEADEND
* 3 bh modulator rakitan sendiri (freg,bisa di terima tv vhf lama )
* 7 ch modulator vhf (modulator internal receiver,ch 21,23,25,29,31,33,35)
* combiner rakitan sendiri (seperti spliter in 12,out 1 + 1 input power suply)
* power suply 40v DC
Dari combiner masuk ke boster 1,->spliter 4 out(udah saya koprek bisa RF bisa Volt dc)->boster 2->spliter->boster 3->spliter->boster 4 jarak boster ke boster100 meter
WAL HASIL
Dari boster 1 gambar OK (rata) ,Dari boster 2 OK ,dari boster 3 uhf ch atas mulai bersemut ,
Dari boster 4 ada salah satu ch yang berbayang ,gain di kecilkan ch atas bersemut,
dari boster 5 gambar aancur (berbayang & bersemut) pusiiing
SAYA ORANG YANG PALING PD pada waktu itu(tapi sekarang nggak)
saya udah 2kali rombak Headend dan jaringan saya ,lagi-lagi dengan rakitan saya .
wal hasil “NOL BESAR”(70% dana Waktu &tenaga hilang buat eksperimen)
Untuk yang ke 3 kalinya saya minta petunjuk ama suhu-suhu tv kabel untuk merombak
headend dan jaringan tv kabel saya
MOHON PETUNJUK
* mODULATOR VHF MERK&TYPE APA YANG BISA DI SET UNTUK 10 CHANAL (YANG MURAH MERIAH ,maklum dana tipis)
* Boster merk apa yang yang cocok buat modulator vhf & kabel metrik RG 6 (kabel sementara belum di ganti)
ATAS BANTUAN SUHU-SUHU SEBELUMNYA SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH
budiyanto_tan said
mas sarif lokasinya di mana?. cb u lht posting yg lama dah lengkap semuanya
sarif said
Terima kasih pak budi , lokasi tv kabel saya di suatu pelosok desa di kabupaten wonogiri ,saya sendiri tinggal di jakarta , maaf saya baru saja menemukan blog ini , tapi udah aku donwload total nanti aku pelajari lagi
AxelS@t said
DH,
Mas … aku & temen2 ada rencana mau membuat jaringan TV kabel di Mess Perusahaan (300 rumah). dan peralatan yg ada Parabola Digital 12 Ft dan jaringan kabel nya sudah ada. untuk membuat jaringan TV kabel kira2 peralatan yg di butuh kan apa saja ya … rencana saya mau bikin 12 channel dulu. Dan dimana saya bisa belajar seputar TV kabel & skema (blok diagram) nya. Bugdet yg ada saat ini 10 jt.
Termia kasih sebelumnya … Silahkan kalo ada temen yg mau bekerjasama dengan saya untuk membangun jaringan TV kabel di Mess-Tuban, saya tunggu infonya di 08179369859
Salam,
Arif Wibisono – Tuban
hardi said
—-> axels, utk jaringan sj anda butuh :
1. Para bola (sdh ada)
2. 3 bh modulator 4in1 @Rp. 1.8jt
3. 12 bh digital receiver @Rp. 350rb
4. Booster @rp 1.2jt
5. Spliter, Cabel Instalasi dan lain2 RP. 500rb
Jadi anda harus punya anggaran minimal RP. 11.3 jt
Rangkaian sederhana :
PARABOLA —-> RECEIVER—-> MODULATOR —-> BOOSTER —-> JARINGAN
Selamat mencoba
edo said
bro ada yang punya skema power inserter biar bisa bikin sendiri
edo said
ada yang punya skema power inserter biar bisa bikin sendiri
hardi said
—->edo, power insert bagus beli sj (cuma rp.110.000), atau pakai booster matrix type es atau kobelmoc type WF, ada builtin power insector
dedi said
salam tv kabel semua,saya baru muncul ni maklum baru dpt resep dr suhu2 tv kabel jadi sibuk merombak studio tp biar capek yg pntg kan puas dan itu semua berkat jasa tmn 2 tv kabel semua saya ucapkan ribuan trima kasih atas imformasinya terutama uda hardi di batam en msr budianto dan tmn2 kuli frekwensi se indonesia hidup persahabatan…………wasalam,dedi d sumbar/solok.
budiyanto_tan said
mas yg hardi klu rakitkan bs lebih murah lh, klu bs free aja. wwwwwww
hardi said
–>bos budi, kalau merakit Power insector gampang, tinggal buat lilitan dg inti karbon, tapi harus di ukur biar gelombang listrik tak mengganggu gelombang TV. Mau habis waktu seharian utk mengukurnya (mungkin ruginya lebih rp.110.000) he he he
elhaidar said
Salam kenal om, saya pengusaha TV kabel juga.
Best Regards.
hardi said
—>elhaidar, pls info lokasi, frekw tinggi & rendah dan system jaringan, thank
Bravo Dradjat said
Salam Kenal,
Saya bravo punya tv cable dengan 1400 pelanggan. saya ingin sisipkan tv cable saya dengan ikln RUNNING TEXT dan IP, shingga pelanggan saya bisa menikmati internet juga.
apakan ada yg bisa memberikan pencerahan alat apa saja yg harus saya sediakan.
terima kasih
herbert g.s said
Hmm….salam kenal pak Bravo Drajat,pasisi di mana ?,dan gimana kita bisa komunikasi. Saya dan rekan bisa kasih SOLUSI untuk kebutuhan bapak.e-mail saya beth_a11_13@yahoo.co.id.
budiyanto_tan said
klu masalah tv kabel + internet mas herbert lah masternya.
yuwono said
Pak, saya mau tanya, saya bekerja pada sebuah rumah sakit, menangani masalah TV kabel, di tempat saya ada 4 DX modulator yang akan saya gunakan bersama 1 bh DXCombiner , bagai mana cara setting channel ke 4 modulator tsb agar dapat diterima di TV kamar pasien? Saya jg menggunakan Booster DX ERM402
budiyanto_tan said
mas yu, modulatornya fixed ato double sixband. trus jumlah ch yg mau di bikin, modulatornya vhf ato uhf
elmos said
mas…kami ada studio Tv Cable sistem VHF 28 channel.saya menggunakan peralatan distudio boster induk televes…..,modulatol tunggal matrix 28 buah….combainer 2buah masing-masing 24 ch……spliter outdoor….. serta power inserter dan trapo merek belt 2 buah….masing -masing 20A 45-45. Sedangkan jaringan out kami menggunakan kabel rg 11 matrix 90% dibantu dengan tap outdoor serta boster matrix EL dan EM serta Connector FEETRUU sebagai jarum tap out door dan boster.
kendala kami.
jaringan sudah memanjang dari studio kira-kira 8 km,….?.yang ujung teryata signal tidak menentu dari siang kemalam.artinya ada selisih DB siang dan malam
contohnya sinyal diukur waktu malam S7 = 79 db dan S26 = 81., maka siangnya kembali diukur, turung menjadi S7 = 68 db dan S26 = 64.
Padahal semua sambungan kami sudah siperiksa dengan baik serta di FEETRUU dan dilem setiap sambungan.
Mungking ada pendapat teman-teman seprovesi Tv Kable, mohon kiranya bantuannya untuk mencari jalan keluarnya peroblem tersebut .Salam dari BONE.
herbert g.s said
Hhmm…….masalah yang saudara hadapi bukan hal yang aneh atau misterius….memang begitu hukumnya.dan jaringan anda sudah termasuk bagus,bisa menembus 8 Km ( versi anda).Begini.hal itu terjadi karena ada pengaruh kondisi temperatur pada kabel.semakin tinggi temperatur,semkin tinggi insertion loss padakabel.Solusinya…Coba pasang Amplifier yang support AGC di tiap selisih 2 amplifier.dimulai dari cascade ke 10 aja.kl mau dan memungkinkan,dari ampli ke 2 dari Head-End (studio).Ini sudah terbukti ampuh.Selamat mencoba pak Elmos di Bone.semoga membantu.salam……
hardi said
—-> elmos, benar kata suhu kita itu. Temperatur sgt berpengaruh. Tapi kalo utk jarak 8km, mungkin sudah pake sampai dengan 40 booster. Kayaknya anda harus memikirkan metoda lain utk pengembangan lebih lanjut, seperti pemakaian fiber Optic.
romy72 said
—> Mas Hardi, gimana tuk membagi 1 PS ( 90V 20 A) ke 3 power insector? Trus kira2 brpa booster yg bisa utk 20A?, tks
hardi said
—> romy, dari booster induk bagi dulu dg splitter (4w atau 3w). Masing 2 rf out terus ke Power insector. Utk menghemat usahakan booster induk tidak memakai power dari power supplay. Umumnya 1bh booster rata2 membutuhkan 1amp, jadi kalo PS 20 Amp total hanya bisa utk 20 booster (tergantung type boosternya juga)
Romy said
Kalo bagi power supplynya gimana mas, soalnya output hanya 1 ?
yuwono said
Pagi, pak Budiyanto, melanjutkan pertanyaan saya tgl 31 dec kmarin,
Modulator saya DX model DSM-130E Combinernya DHA-532E
Saya pakai 4 Modulator yang sama, Bagaimana caranya setting pada Channel Selector agar dapat diterima dengan baik diTV klien, Saat ini saya baru bisa operasikan 2 Modulator, dan diterima di TV klien pada chanel V-H. Bisa ga diterima di UHF? Bapak bisa di hubungai lewat telpon? No saya 02192923701 or 3840484 ekst 217
Mohon Bimbingannya Pak, Terimakasih Banyak Sebelumnya. yuwono_hs@yahoo.com
yuwono said
Slmt Pagi smua aktivis TV kabel, Salam kenal semuanya
Saya pemula yg sedang menangani TV instalasi TV digedung RS tempat saya kerja, gedung 6 lantai tiap lantai ± 15 TV, awalnya hanya menggunakan antena lokal YAGI, saya akan menambah chanel TV dgn menggunakan:
4 buah modulator DX model DSM-130 dan 1 unit Combiner DHA-532 E , selain itu jga menggunakan 3 unit amplifier DX ERM-402E, 1 dilantai 1, 1 di Lt2, 1 diLt 5, menggunakan banyak spliter 4 way utk mencabang TV klien
- Bagaimana/berapa setting chanel selector ke 4 modulator agar dapat diterima di TV klien di UHF dan VHF dengan baik (sekarang saya coba tapi baru bisa 2 modulator)
- Bagaimana seting DX amplifier ERM-402 yg benar untuk gedung ini
- Berapa jarak maksimum dari spliter 1425Mhz ke TV klien
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih. Mungkin saya bisa minta no telp untuk konsultasi langsung, yuwono_hs@yahoo.com hp.92923701 , 3840484 eks 217
budiyanto_tan said
mas yuw modnya 1h bs buat brp ch. daerah kita dekat, w di bagan siapiapi. ato bs hubg w di flexi 0767 7003777. tp hrs siang
hardi said
—>romy, kalo pake F conector, bisa bagi pake “T” conector sj, atau di bagi manual
yuwono said
O.K Pa Budi, trims banyak nih sebelumnya… tar siang saya telpon.
dendihutama said
saya mau tau cara topologi tv chanel
Supernova44 said
salam kenal bung Herbert, saya lagi penjajakan harga utk order : Fiber Optic Cable, Ethernet Swicth,Patch panel, Server rack, UPS dan stabilizer. Untuk Spesifikasi Teknisnya bisa saya E-mail kan kemana bung ? —-E-mail Saya : supernova4498@yahoo.com atau rozaq_44@yahoo.com
herbert g.s said
Di Tunggu kbr dari Papua Barat.( Supernova44 )…!!
yuwono said
Pa Budiyanto, trims buat channel modulator yang kmaren dikasih ke saya, sudah online dengan baik, tapi skema yang dikirim ke email saya ga bisa dibuka tuh, bisa dikirim lagi ga ya..
Trims nih sebelumnya.
Anton said
Slut utk pr pngusaha senior tv kabel.spertinya kaya ilmu dan kaya materi. Sy kuli d jkt. Dg sdikit tbungan dan byk ngutng, akhirnya mpunyai prngkat tv kabel. Tentunya bekas, 17 ch, indor. Sy buta mslh ini. Jadi-Usha ini d kelola sama teman d kampuang nan jauh dimato ‘payokumbuah’ dan udh brjalan 7 bulan. Katanya Ga ada masalah brarti utk kualitas gmbr yg d terima plgn. Masalah besar
Hanyalah pelanggan yg ga nambah2. Br 52 rumah * 21rb \bln. Pas utk byr listrik, sewa tmpt dan voucer. Jauh dr yg d harapkan.
Anton said
Oh iya slm knal buat uda dedi d solok smga tmbh skses, n sluruh maestro
Tv kabel khususnya bang maihardi. Kl bleh tau dl tggal d payakumbuhnya d mana?. Sy asli balai kaliki. Koto nan gadang.(skarang jd kuli d jkt). Usaha tv kbelnya d batu ampa pyk. Dkelola sm tman. Utk pr pmula sprti sy, mnrut sy ada bbrapa faktor utk sukses d usha ini.
1. Lokasi. (Cari prmahan yg padat. Agar kabel ga sia2)
2.chanel yg brkualitas dan dbtuhkan msyrkt stmpat.
3.humas.
4.garis tangan/nasib. (Inilah yg trpenting dr sgala hal)
hardi said
—> anton, salam kenal. Sy di Koto tangah simalanggan, dulu alumni sma3 pyk (bukik sitabuah). Coba kumpul modal yg cukup & dan bersiap pensiun sbg kuli. Kalau ada masalah, banyak teman2 disini yg akan memecahkanya
Anton said
Bang hardi-Sy alumni stm negri pyk (koto nan 4) jurusn mesin produksi.tamatan th 2000. Terima kasih atas motifasi dan sarannya bang. Tadinya sy psimis akan usha ini. Setelh mnemukan blog ini jadi SEMANGAT ,,– utk nyicil utang dan ngumpulin modal lagi., he,, he,, he..
Jon said
Halo sy jon dr batam ingin membuka usaha tv kabel tp terkendala modal,
hardi said
—>jon, sy punya modulator bekas UHF, total 24 ch, dan 3 bh booster dx (tinggal menambah receiver dan antena parabola sj). Kalau berminat sy jual murah. Lokasi Batam
indra said
bagi para pakar2…yth,
gimana ya caranya bisa lihat acara sepak bola di tv one yang selalu diacak…
mau lihat liga/copa indonesia aja diacak…
saya pakai receiver matrix (planet)…mohon bantuannya…
TRIMA KASIH…
hardi said
—> indra, cara lihat sepak bola di tv-one , pakai matrix soocer keluaran terbaru (new chip & new software) atau pakai telkomvision (minimal pake paket berita rp.30.000 per bulan)
Zach said
para suhu tv kabel, mohon bantuannya…saya rencana memasang tv kabel 15chn fta untuk 60tv disatu rumah (kos2an), mohon saran untuk spec hardware?
1. receiver matrix sakura? saya direkomendasikan ini, apakah bagus?
harganya kalau sama dengan manhattan 6900 lebih baik yg mana?
2. modulator matrix 4in1? atau ada alternatif lain yg lebih ok?
3. coupler lebih bagus matrix/falcom dgn harga yg sama?
4. spec2 penting lainnya?
5. kabel matrix 5c brp harganya? apakah lebih baik pakai rg11 7c? kira2 brp yah?
rekomendasi2 lain boleh ke byte@flashmail.com
makasih banyak atas bantuannya…
anton said
mau d jual brpa prangkat UHF nya bang, modulator 1 in 1 atau 4 in 1, dan perangkatnya berapa tahun pake bang, masjh bagus ngga” biar ancar2 acuin pinjaman,,,. untuk rumah susun 4tingkat, 6blok, total +- 1000 rumah dengan jarak yg sangt rapat ( satu dinding ) kira2 dengan perangkat UHF ini, MAKSIMAL berapa rumah yg bisa kita hendel dengan chanel yang masih bagus’.dan untuk biaya tambahan sprti boster , tab’ ,spliter, resifer, parabola dan kabel RG 11 /RG 6 kira2 berapa lg bang’, maaf kalau saya terlalu ” NYINYIA” dan seblumnya ” TARIMO KASIH”
hardi said
—>anton, modulator UHF 3in1 (total 8 bh), tambah booster 3 bh, baru pake 3 bln, dijual net 10jt. Cocok utk rumah susun jadi bisa sistem indor, tdk cocok utk perumahan yg areanya sampai 5km.
lain2 yg dibutuhkan :
2 bh parabola = 2jt
14 bh receiver FTA(sctv, rcti, tvri dll) @350rb = Rp. 5,25 jt
10 bbh receiver utk tv berbayar (hbo, espm dll), termasuk kartu telkom & kabel data = Rp.8.5 jt (check di http://www.sevillaparabola.net)
Kalau utk TAP, SPLITTER & Kabel susah di prediksikan.
hardi said
—> zeach, kalau hanya utk fta, lebih baik pake receiver yg murah sj, yg kisaran harga rp.350 rb.
Kalau hanya utk rumah kos dg 60tv, penawaran sy di atas bisa di pelajari.
Anton said
Ok bang, ntar pinjamannya sy ajuin stlah dpt izin dr pngelola rusun.(eh, kalo udah net artinya ga boleh d tawar ya bang, he,,he,,he,,) Mslah legalitas dr provider (telkomvision) berapa cos yg kita byr per pelanggan utk menyiaran ulang 6-8 ch.Soalnya d jkt, takut ilegal.
Bisa ga kalo kita ga punya PT… Utk cos ke provider Tlg sms ke no 08127 6666 446
Atau ke http://www.thonaje@yahoo.com
Thank’ berat bang
anton
elhaidar said
bang ana mo tanya seputar tv digital, rencananya kan pemerintah indonesia akan migrasi dari siaran tv analog ke tv digital, itu maksudnya gimana?terus gimana dengan nasib para pengusaha tv kabel?
Mohon pencerahannya.
btw abang orang ambulu mana nich!!!!!!!
Thanx,
Best Regrds
hardi said
—-> anton, kalo masalah legalitas provider di jkt sy kurang tau. Harga itu sudah jual rugi, ha ha ha
—> elhaidar, tv tersterial uhf digital yg di cangankan pemerintah, sy rasa tak ada urusanya sama tv kabel. Lagian utk uhf digital harus pake alat tambahan (tidak otomatis kondisi sekarang langsung bisa dipakai). Berarti butuh waktu utk sosialisasi & pengadaan alat (skarang masih seharga 1.5 jt). Berarti tv kabel makin bagus, karena tv lama masih bisa dipakai he he he
anton said
A’A Bert. atau bang hardi, atau siapa aja,.saya perhatikan jaringan kabelvision(tv kabel plus internet), sblum masuk rmh pelanggan ada persimpangan utk arde (kawat yg msk k tanah).
,, apa fungsi dari arde ini
,, kenapa untuk tv kabel VHF tidak memerlukan arde yg sperti ini
dan kata teman saya, kesalahan dalam menerapkan jaringan luar VHF bisa2 tv pelanggan berasap/rusak., tul ga itu.
hardi said
—> anton, itu hanya utk ground pengaman. Kalau ada induksi tegangan tinggi di jaringan, maka tak sampai kerumah. Kalau itu bisa di laksanakan lebih bagus, tapi kalau tdk jg g’ apa apa
rdy said
para suhu sekalian mau nanya nih. kalo siaran bola di trans7 pake receiver matrix soccer diacak ga ya….?
herbert g.s said
Pak Anton,mau pasang perangkat di Rusun mana di jakarta ?.kl yang di sunter kita bisa share nanti,aku sering kesana.
etanol said
pak … setelah saya baca halaman yg panjang ini, saya mau tanya:
berarti kalo saya mau install pake sumber dari :
telkomvision = bisa dapat chenel banyak, betul pak ?
indovision = cuman 1 chenel, pake reciever resmi yg dipinjemkan, betul pak ?
pantes aja hotel2 berbintang, ada logo telkomvision di tv2 kamar mereka.. hahaha.. baru tau saya begini toh teknologinya…
tapi ada loh hotel bintang 5 yg sangar, hampir semua chenelnya berlogo indovision (logo ini biasa di kiri atas atau kiri bawah pojok)… berarti cost operational hotel ini besar dunk untuk membayar langganan indovision.. betul ya pak?
o iya pak, sekalian tanya untuk security billingnya gimana ? manual ya ? gak ada software otomatis terintegrasi ama alat2 di atas itu ? Misal nih: kalo di warung internet khan ada billing software yg untuk kasir, untuk bisnis tv-kabel ini bagaimana ?
aryha said
mas… aku baru nyoba mulai bisnis tv kebel cuma ngga tau harus mulai dari mana, apa yg perlu disiapkan dan berapa badget investasi yg dibutuhkan ??
izal_tkl said
mat siang
ikutan nimbrung,,
saya udah buka usaha tvkabel 15 th
skr buka 22 channel..
mungkin saya kita share di forum ini
hardi said
—>rdy, trans7 pake soocer (chip lama) di acak kalao liga itali
—> etanol, betul begitu spt yg bpk ketahui. Kalau masalah biling, kayaknya tv kabel tak serumit warnet (hitung waktu jam-jam-an),kalau tv kabel kan biling 1x sebulan, pake tak pake
—->aryha, usaha kuli frekwensi
1. tetapkan lokasi operasional
2. tetapkan chanel yg akan di salurkan
insvestasi :
Studio (headend) tergantung jumlah & jenis chanel, utk 30 chanel pake single modulator kurang lebih habis 75 jt
jaringan luar standar kira-kira 2.5jt per 200m (boster, kabel rg11, & TAP)
—>izal_tkl, selamat bergabung disini, mohon info lokasi operasionalnya, thank
Anton said
A’a bert,,. Kemungkinan rusun d tn abang, atau d pejompongan atau d kelender. Salah satu dr 3 rsun ini. ( kalo pinjamannya cair,, maklum A’, kuli.) Bandungnya dimana A’?.
Kalo saya lg ke bandung boleh dong maen ke tmpt A’a.
budiyanto_tan said
mas hardi, tlg krmkan email orang yg urus izin telkomvision. ke email w di budiyanto_tan@yahoo.com thanks
rdy said
terima kasih banyak mas hardi atas infonya, saya ada pertanyaan lagi nih, mungkin tman2 ada yang bisa bantu. selain panas yang dikeluarkan oleh perangkat studio, apakah perangkat studio juga menghasilkan radiasi….? sehingga mengganggu kesehatan.
hardi said
—> anton, kalo manggil mr bert itu pake “lae” bukan “a’a”, dia itu ahli segala hal.
—> budi, sy reply di email
—> rdy, kalau menurut pendapat sy studio (headend) tv kabel, tak berbaya bagi kesehatan. Karena frekw yg di keluarkan rendah (vhf/uhf) serta daya yg kecil, dan lagi tidak dipancarkan secara bebas, tapi hanya dlm kabel yg tetutup ground
etanol said
terima kasih atas respon postingan ku di atas..
Mohon Tolong dijelaskan lagi pak,
kalo kita menggunakan telkomvision, harus menggunakan izin dari pihak telkomvision untuk sharing bisnis tv-kabel ini..
apakah telkomvision bisa tahu kalo kita menbroadcast ulang ? logikanya mereka tahu dari apa ? apakah bisa disembunyikan agar tidak ketahuan jika itu hanya ruang lingkup kecil seperti asrama/kos/barak ?
jika melanggar, apakah ada undang2 atau denda ? sebesar apa punishment-nya ?
pertanyaan terakhir, prosedur urut2an mendapatkan ‘hak siar ulang’ ini ?
irfan said
Mas, mau nanya juga nih, kalau baru mau buka usaha TV kabel gitu dengan radius 500 m dengan jumlah TV sekitar 300, kikira berapa biaya yang dibutuhkan untuk hasil yang maksimal dan bisa gak chanel premier league yang di auro di share juga.
ditunggu infonya. (pemula)
hardi said
—>etanol, sgb warga negara yg baik tentu hrs punya izin. Mmg mrk tidak bisa menditeksi pemakaian ilegal. Tapi kalau usaha tv kabel yg sudah semi proffesional yg kabelnya kelihatan, bagaimana mau menyembunyukan? Masalah sangsi tentu ada, tapi sy juga tak terlalu tahu sangsinya apa. Kalau mau mengurus izin, syarat utama harus punya badan hukum (PT) yg bidang usahanya jelas terinci “TV KABEL”, tapi kalau hanya utk barak, asrama, atau tempat kos, sy kurang tau jg.
—> Irfan, kalau masalah biaya, anda harus rincikan dulu chanel apa sj yg akan di salurkan, sbg gambaran utk biaya studio (headend) 30 chanel (20 FTA, 10 PTV) bisa menelan rp.75jt (kualitas bagus), dan jaringan sekitar rp. 3jt per 200 meter (kabel rg11 , booster & Tap).
Setau sy pihak aora tv tidak mau memberi izin utk redistribusi siaran mereka.
herbert g.s said
aa anton,boleh aja…..entar kabarin saya kl lg di bandung.dan aku ingatkan,pujian bung Hardy itu berlebihan……jangan di dengarlah.salam……..
Anton said
Lae bert. Terima kasih sblumnya. Kalo lg ke bndung ntar sy kbarin.
(Tapi ngabarinnya kemana ya’) Boleh dong no hp nya lae bert di sms’in ke 08127 6666 446
izal_tkl said
buka usaha tv kabel..salah satu investasi yang profit..
modal sekali..ya sewaktu-waktu tetap ada keluar duit tuk pemeliharaan….anggap aja pupuk gitu…
saya liha banyak teman-teman nanya mau buka TV kabel disini…( buka aja…) pasti untung kok…
mungkin ada teman-teman mau share….boleh nelpon ke Hp ku 0811749137 atau email izal_tkl@yahoo.co.id
herbert g.s said
Bung Izal…kl mau buka tv kabel saat sekarang ini harusnya mikir dua kali,pengaruh krisis global mulai terasa dan akan sangat berpengaruh untuk usaha yang baru buka,dan untuk usaha yang sedang jalan,aku pikir harus menyediakan stok “pupuk” yang banyak tuk bisa segar menghadapai krisis yang sudah di depan mata.karena bagaimana pun juga,stuasi ekonomi kita Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh keadaan ekonomi luar.tul ga bos Hardy ??
pin2_cp said
Pak, mau tanya-tanya untuk tv kabel
Sekarang ini saya sudah punya jaringan tv kabel, untuk kurang lebih 500 titik (radius 1km), jumlah chanel 25
Yang mau saya tanyakan :
1. Saya memakai booster Matrix, hasilnya bagus, tp kalau saya naikkan DB nya diatas 100, hasil gambarnya jelek (garis-garis). Saya coba ganti dengan booster televes atau DX (yang harganya 1,5 jt) diatas 100 DB, hasil gambar tetap bagus, masalahnya dimana ya?
2. Saya mau membuat text berjalan, apa saja yang saya butuhkan? Dimana saya bisa mendapatkan alat2nya dan kira-kira harganya berapa?
3. Saya pernah mendengar booster outdoor (tidak perlu listrik) apakah benar? Kalau ada, dimana saya bisa mendapatkannya?
Sekian pertanyaan saya, terima kasih
hardi said
—>mr herbert, pengaruh krisis global tentu akan berpengaruh utk daya beli. Jadi kebutuhan akan tv kabel jadi urutan yg paling bawah. Tapi mudah mudahan ini akan segera berakhir.
—>pin2_cp, sebetulnya ada aturan utk max db yg boleh kita keluarkan. Utk 25ch max out Level adalah 108db, jika ch nambah maka max out levelnya harus semakin di turunkan lagi.
Utk text berjalan, hub. sj ahlinya mr. herbert
Semua boster perlu listrik. Booster outdoor yg anda dengar itu menerima supply listrik dari headend, jadi mmg tak perlu minta listrik ke pelanggan.
Anda jg terlalu terburu2 utk mendapatkanya, lebih baik persiapkan dulu jaringanya, apakah bisa suport dg system outdoor, setelah itu baru cari boosternya
mr.khen said
mat sore juragan tv kabel….
asyik juga baca – baca…dibuatnya penasaran…ujung-ujungnya saya print dari awal sampe akhir…
boleh gabungkan…
saya di jambi
herbert g.s said
Mr Khen…mat bergabung di blog “suganya” per tv kabelan.di jambi buka di mana pak ?,apa masih groupannya Aswan Tv dari batam ?.
izal_tkl said
mari bersama-sama kita songsong tahun penuh krisis..
kita masih mendingan…nonton dapat …teman nambah..duit datang ..tiap bulan…
banyak lo orang kena phk..gara-gara kerja sama orang…kita kan buka kerjaan sendiri……malah tv kabel jadi pilihan pertama bagi user..daripada mereka beli dish + decoder yang bentar-bentar ganti frek…
bulan ini saya dapat order pasang baru sebanyak dua lokasi……( paket hemat )
and kalau boleh usul gimana para suhu-suhu kita kopi darat….sekalian week end..dan kalau boleh usul lagi ke batam aja kan..ada bung hardi..dkk
hardi said
—>izal, kayaknya banyak proyek nih, bagi-bagi dong
budiyanto_tan said
mansur aja (makan seorang)
hantu said
mr khen ma izal apa bedanya nya….kl ga salah ngepostnya pake e-mail yang sama.tul ga ya….masalhnya gravatarnya sama…maksudnya apa nie ya harus nyamar dua nama !….apa saya salah prediksi nie ??.beda orang sama gravatar.
Julian/BMV said
wah2 makin banyak ni friend2 kita yang gabung di blog ni…. met kerja deh semuanya yang telah gabung di blog ini met sukses ya eh ngomong-ngomong promosi donk produk tv kabel kalian lewat blog.
Aidi said
Dear para master2, mohon bantuannya donk.
Ada gak sih yang ju8al splitter khusus untuk kabelvision.
Karena saya pernah pasang TV berlangganannya tapi sekarang sudah tidak. terus karena ada fastnet untuk internetnya saya pasang.
Kalau dulu saya bisa gabungin splitternya internet dengan bekas kabel tv nya jadi TV nya bisa nyala lagi (walaupun untuk siaran lokal tapi jernih). Tiba – tiba kemarin internet putus dan saya hubungi teknisinya, masalahnya yaitu di splitternya gak boleh digabung. akhirnya saya harus pilih internet atau tv gratis. Bagaimana yah bisa seperti dulu lagi. Teman2 apakah ada solusinya ? atau ada yang menjual splitter asli seperti kabelvision ?
bert. said
Pak Aidi,splitter yang di gunakan di kabel vision speknya sama dengan splitter yang di jual di pasaran.yagni masih pake freq 0-1000 Mhz,cuma yang jadi masalah di High pass filter (HPF),untuk port splitter yang akan di sambungkan ke tivi biasanya di pasang HPF(68-1000Mhz Pass).tujuan nya untuk menahan noise dari tuner tv masuk ke jaringan internet.(0-65 Mhz).walau sedikit pengaruhnya,tapi perihal pemasangan HPF selalu di perhatikan oleh operator CATV termasuk Kabel Vision (First Media).salam..
SAmeera said
i Want insttall 60 chanel matv system can u help me to give guide into that
bert. said
Mr Sameera.how can l help you,where & when.attach your personal or company identity to beth_a11_13@yahoo.co.id
may I’am and my company help you.regard…!!
andi said
hi….
aku lagi butuh bantuan untuk memulai usaha tv kabel kecil-kecilan dengan dana minim (awalnya)
ada yang bisa kasih saran tentang budgetnya yg sederhana untuk 23 channel, 100 pelanggan yg jangkauannya 3km?
ada yg orang sul-sel?
tolong bantuin saya sebelum lahan ini ada yang ambil.
hub. via sms di 08124229595
kalo ada teman-teman yg domisili di makassar, mohon tuntunannya secepatnya. trims….
bert. said
Susurin aja dl pak ni blog,sudah banyak reply dari teman-teman yang lain.termasuk biaya peralatan dan teknik nya.
hardi said
untung ada suhu yg bisa ngomong bule. Bos “gude” & “dat” itu apa maksudnya
bert. said
Ha…ha…ha….!!.aku sih mikirnya yang ngeposting ga jauh-jauh dari orang yang sering mangkal di blog ini dan menyamar pake id lain,kalau engga orang bule Asia selatan yang tidak begitu fasih bahasa inggris.jadinya aku buat inisiatif pengertian dari “Gude” = Guide. dan “Dat” = That.Gitu aja ko repot….(Kata Gus Dur ni ye.) hick…hick…hik….bos…bos…..jadi isin ambo !!!.
Aidi said
Pak bert, jadi maksudnya tidak ada cara untuk memfilter hpf tersebut ? solusinya bgaimana ?
Maaf saya buta sama sekali nih, mohon bantuannya.
Thx.
bert. said
Pak Aidi,Hub saya di e-mail.
gege said
Pak bert. SMA N kami mau buat TV kabel peralatan apa saja yang kami butuhkan berikut kekuatan area yang kami rencanakan 10-20 km tolong secara lengkap dijelaskan . bila dimungkinkan pak bert aja yang membuat TV kabel kami, kami tungu cepat jawabannya terima kasih
RIDHO said
ridho says:
february 5,2009 at 7:25 pm
salam kenal, bang bert dan bang hardy, saya mau buat tv kable. berapa biaya untuk 10km dg 30 cahanel apakah bisa memakai kable SO mohon penjelasan. dan saya butuh operator bang terima kasih
hardi said
—> ridho, tv kabel utk kualitas standar 30 chanel (10 Premium, 20 Free to Air)
1. Biaya studio (headend) kurang lebih rp. 70jt
2. Biaya jaringan rp.3.5 s.d rp. 4jt per 200m (Cooxial RG11 90%)
Tapi kalau mmg jaraknya 10km lebih baik memakai FO. Kalau utk FO (fiber Optic), harus diprediksi dulu, Berapa buah Node akan dipakai, baru kita bisa prediksi biaya material (diluar biaya pemasangan, karena utk pemasangan FO harus org yg professinal, dan punya peralatan lengkap)
bert. said
Bagi yang memang SERIUS mau buka Tv kabel dengan SPECIFICATION dan SELUAS apapun,e-mail aja.kl cuma share troubleshoot kita bisa “main” di blog ini.dah mulai malu sama umur berkoar-koar di sini.karena pertanyaan itu aja bolak balik.cantumkan profile,identitas,lokasi dan alamat serta nomor yang bisa di hubungi.Buat pak Gege,ditunggu secepatnya..!!
bert. said
Buat pak Ridho,usulan bos Hardy bisa jadi acuan.salam….
hardi said
nah, ini dia ada pak bert, kalau bpk ini sgt proff utk yg gedean. Apalagi kalo pake FO, yg konon peralatan utk nyambung kabel sj harganya diatas 100jt, wah lebih gede dari modal headend dong. Tapi kalo sewa sama pak bert, pasti harganya bisa nego abis.
akkyars said
salam para master?
apa cukup kalo buat permulaan pake headend yang bukan fix aja (double sigband) karna budget hanya 20 jt? untuk 20 channel 16 FTA dan 4 PTV.
udah lumayan ga untuk jarak 300-500m dgn jarak per rumah 10-15m. trus apa harus pakai tiang punya telkom atau pln? kalau rumah ke rumah aja, gimana? soalnya didaerahku bayar
trimsssssssss
hardi said
—>akkyars, kalau jarak kurang dari 2km, modulator yg anda maksud sudah cukup. Tapi Rp.20jt hanya cukup utk biaya headend sj. pas utk juga tdk cukup
1. Modulator 5 x 1.6jt = 8jt
2. Decoder FTA 16 x 400.000 = 6.4jt
3. Decoder PTV 4 X 1jt = 4jt
4. Booster = 1.2jt
5. Parabola 2 bh = 2jt
6. Splitter dll = 1 jt
total rp. 22.6 jt
itu belum termasuk biaya utk jaringan keluar. Kalau masalah kabel, tergantung cara kita yg paling aman, kalau bisa dari rumah kerumah boleh juga
akkyars said
trims suhu hardi…..
tapi kalo budget outdoornya seperti kondisi diatas kira kira u/ kabel berapa, tap n splitter brapa (100 rmh)?
kalo skema outdoornya gimana? apa booster dulu trus……????
mohon bimbingannya karna nanti saya dah mati sebelum bertempur…. he..he..he..
trims suhu…….
hardi said
—>akkyars, kalau budget outdoor standar kira2 rp 3jt per 200m, itu utk kabel rg11, booster & beberapa TAP. Kalau utk menghitung 100 rmh, harus dipelajari dulu jarak antara rmh tsb.
Skemanya sederhana sj :
RF —> POWER INSECTOR —-> RF+AC—-> JARINGAN
I
I
I
POWER SUPPLAY (AC90VOLT)
izal_tkl said
mohon pencerahannya..para suhu..
gimana cara membuat power supply …
kalau pake trafo 20 A sampe berapa boster mampunya
Prosat said
—>izal_tlk, pakai trafo jenis CT, langsung sj pakai 45 + 45, maka sudah dapat 90voltAC, kalau 20A murni maka bisa utk 22 booster, cuma ini sgt tergantung jarak pemasangan.
izal_tkl said
jadi dari 47 + 47 = 94 langsung aza..ya..pake dioda atau elco ga…
kalau emang langsung ada kabel (+) atau kabel (-)
optimalnya jarak per/ boster berapa meter…
saya emang udah lama buka ( 15 tahun )..tv kabel..cuma baru tahu sistem yang saya pake selama ini sistem indoor..pada awal buka dulu gak ada boster outdoor..katanya 3 tahun terakhirnya ya…jadi rencananya kita mau beralih ke sistem outdoor…jadi mohon bantuan teman-teman juragan…ada masukan gak tentang spesikasi merk (boster, spliter, power dlll)
mohon pencerahannya
Prosat said
—>izal, bos, 94volt itu sudah merupakan AC. Kita tak pakai dioda, karena kita tak butuh DC. Kalau mau tambah bagus boleh ditambahkan Kapasitor AC atau elco AC (cuma sy blm pernah nyoba). Kalau optimal jarak perboster, sy tak bisa jawab, karena itu sangat tergantung pada frekwensi & jenis kabel yg anda gunakan. Banyak yg akan membantu di situs ini, dan kalau bisa infokan lebih lengkap : Lokasi, jumlah chanel, Frekw Bawah & Atas. Kalau ada waktu juga boleh sharing di YM (maihardi@yahoo.com)
budiyanto_tan said
wah2 selama ini mas prosat kemana aja and br muncul skrg?
Supernova44 said
ikut nimbrung lagi bro,boster induk aku pakai televes, cuman rencana di kilometer 2 mau aku suntik pakai boster Falcom D-800 C, saat ini di tiang PLN aku pakai Falcom G-300 & sebagian Falcom H-500. Bagaimana ada saran atau masukan dari para suhu ttg rencana nyuntik pakai D-800 C ?
Utk bung Maihardi bisa kasih langkah-langkah lobby utk legalitas provider, jawaban mungkin bisa via E-mail (supernova4498@gmail), Thanks sebelumnya bung.
bert. said
Supernova,menurut “penerawangan” saya boster induk pake Televes mungkin ok.(tergantung type nya jg),trus dari amplifier pertama sampai amplifier ke “KM 1,9″ (cacade…??) dari head-end pake G-300 itu sudah ok.tapi jadi rada tidak relevan aja kalau dari “KM 2″ di mulai dari amplifier Falcom D 800 C.karena menurut saya type yang ini masih lebih bagus untuk jalur utama (TRUNK) dari type G-300 yang baiknya di digunakan di 5 amplifier terahir jalur utama (TRUNK -5).menurut saya,kalau memang amplifier yang dari KM 2 mau pake type D 800 C,sebaiknya untuk jalur utama amplifier pertama sampai KM 1,9 (Trunk nya aja ya )di ganti aja pake D 800 C juga.aku pikir itu lebih bagus sampai titik terahir,karena dari datanya,type D 800 C sudah pakai AGC,dan support Reverse (walau Gainnya hanya 20 dB )untuk stand-by up grade ke broadband. semoga membantu,salam…
hardi said
sy setuju sekali dg pakar kita ini. Spt yg sudaah diterangkan bapak bert pada waktu lalu, kita harus memperhatikan adanya perbedaan ohm pada kabel antara siang & malam, karena masalah temperatur. Hal ini akan berpengaruh kepada daya hantar RF, dimana kalau mlm sinyal cendrung jadi kuat (terutama pada ujung). Hal ini akan sgt terasa kalau kita sdh punya jaringan yg jauh, akan terjadi over dosis pada input booster. Jadi kalau pake booster yg suport Automatic gain control (AGC) sgt membantu
Romy said
–> Mas Hardy, di headend sy pake booster AGC, trus utk jarak 1.5 km (6 booster; Televes AGC – E(M) – G400 – E(M) – E(M) – E(S)) apa perlu disisipkan booster AGC lagi ?, atau kira2 pada jarak brapa AGC dipakai lagi ?; apa perbedaan Matrix outdoor E(M) dan G(L)/E(L), apa hanya pada AGC nya? soalnya harganya hampir 2 kali, tks
izal_tkl said
mohon saran para sobat-sobat..
saya masih pake indoor..
problem saya adalah voltase listrik siang masih kisaran 200 Volt/ampere tapi dari jam 18.00 s/d 22.00 listrik drop sampe 140 volt/amp..solusi sementara saya pake stavol pada beberapa boster..( ada jalan keluar ga…mohon bantuan suhu…mungkin tu boster di obrak-abrik) rencananya sih saya mau migrasi ke outdoor juga..tapi harus siap mental and duitnya lah yang pasti…
hardi said
—>romy, Amp yg suport AGC, dibutuhkan di bagian tengah jaringan. Sbg contoh kita total punya 30 amp. Berarti kita butuh AGC pada amp ke 15 utk menstabilkan 15 amp terakhir. Kalau di headend tak dibutuhkan, karena sinyal HE masih stabil. Perbedaan amp tdk terletak pada bagian itu sj, semakin bagus amp, maka semakin banyak bisa di cascade (lapis). Jadi kalau target kita tinggal 400m (setelah itu buntu) sebaiknya pakai type ES sj
—> izal, kalau masalah voltase solusinya hanya dg stabilizer (stavol). Solusi lain cari amp indor yg suport antara 140v s.d 230 volt
bert. said
Bos Hardy,saya mau koreksi sedikit.boleh ya….!!.Pemakaian Amp yang suport AGC,sebaiknya dimulai dari cascade 10.dan di sisipin di cascade 13,trus cascade 16 dst.(selang 2 amp).karena kalau jarak penempatan Amp yang suport AGC terlalu jauh juga kurang maksimal,karena sepengalaman saya toleransi AGC hanya sekitar +/- 4 db aja.(turun atau naik 4 db masih bisa di stabilkan.),jadi sebaiknya penempatannya seperti yang di utarakan di atas…
Pak Izal :Saran saya cek dulu output PS yang ada di dalam amplifier.apakah cuma single out ,atau multi out.kl cuma satu output,biasanya masih pake trasformator untuk adaptornya.dan umumnya outputnya hanya berkisar 24 volt (27 volt,tanpa beban).Solusinya,coba ganti Adaptornya (yang masih pake trafo) dengan Power Swiching (tidak pake trafo untuk step-down nya )yang outputnya 24 V/2A.karena walau input ac nya naik turun,utputnya tetap stabil di 24 VDC.dan itu bisa membantu kinerja amplifier mu tetap stabil.salam…..
hardi said
Thank bos atas koreksinya. Itulah enaknya A’a ini, sangat tak pelit dg ilmu. Sebetulnya masalah AGC sudah sgt advance dlm hal jaringan. Mmg benar AGC hanya (+/-)4db. Tapi penerapan di lapangan sebaiknya dg testing manual. Karena sampai saat ini kita belum dapat data yg pasti dari jenis kabel utk masalah perubahan Ohm dlm temperatur tertentu. Cuma sy pernah melakukan testing, antara siang & mlm terdapat perbedaan 5db pd amp ke 15. Hal ini tentu sgt tergantung pd kondisi di tempat sy test, yg mana sebagian kabel menempel di bangunan yg terlindung cahaya, yg artinya temperatur lebih stabil. Selain itu jenis kabel sy tentu beda dg yg lain. (apalagi di tempat sy sering turun salju)
Utk izal, saran A’a kita ini perlu di perhatikan, tapi setau sy biasanya amp. indor PCB nya nyatu dg sirkuit AMP, jadi sedikit ada masalah kalo mau ganti adaptor. Kalau bisa segera pindah haluan untuk ke system OUTDOOR, jadi segala sesuatu bisa di kontrol di H.E
hardi said
- Dalam kehidupan sehari-hari apa yg dikatakan “mutu/kualitas” adalah “hal yg sebagus bagusnya”
- Dalam usaha restaurant yg dikatakan mutu adalah terjadinya “repaid order” yg mana org datang kembali
- Dalam “usaha tv kabel” yg namanya mutu (pendapat sy) adalah “acceptable” yg artinya customer sdh bisa terima.
Jadi utk itu kita seharusnya pandai-pandai memakai peralatan yg pd tempatnya. Karena sesuatu akan selalu berhubungan dg biaya. Untuk itu system design jaringan akan lebih penting dari pada kontrol H.E (H.E sy kadang2 1 minggu pintunya tak pernah dibuka)
Contoh sederhana : Kalau jarak target kita tinggal 500m (selanjutnya tak bisa di kembangkan lagi), kenapa kita harus pake amp. yg harga 1 jt-an. Produsen telah membuat amp utk hal tsb yg mana harganya 450rb. Dlm contoh di atas, belum ada perbedaan kualitas sinyal yg bisa terditeksi dg mata manusia.
Kalau bisa di ibaratkan, jaringan itu sebaiknya seperti pohon, pokok nya merupakan sesuatu yg paling besar, cabang agak kecil, ranting paling kecil. Ingat yg namanya ranting tetap kecil, walau dekat dg pokok.
izal_tkl said
terima kasih banyak…untuk para suhu-suhu..
masukan yang diberikan pada saya …itu sangat-sangat berguna..
saya coba terapkan dalam waktu dekat..ni..
memang ada niatan untuk mengganti power supply di AMP..
dengan sistem auto volt…ya..ujung-ujung biayanya..???
untuk bung hardi…
kalau saya migrasi ke Outdoor…dengan tetap menggunakan kabel RG 6…tetapi jarak per AMP tidak terlalu jauh..kira-kira bd signal optimal untuk input dan output main di berapa db…di batam ada jual ga boster out door and berapa harganya..
hardi said
—>izal, kalauy system outdoor dg kabel rg6 bisa sj. Cuma jarak antara amp tentu akan sgt berbeda. Misalnya pake rg11 ideal jarak per amp 200m, pake rg6 mungkin hanya 120m. (yg pasti harus di ukur dulu pake db). Di Btm banyak jenis booster outdoor yg beredar, mulai dari harga 550rb s.d 2jt. Kita pakai tergantung kebutuhan
izal_tkl said
bos di batam buka dimana…saya dulu pertama kali ambil modul di batam ( di jodoh )..trus udah tu langksung ke singapore….( saya di tungkal )
buat teman laing lain thank banyak..
Anton said
Telkom investasi IPTV Rp1triliun 150 milyar. IPTV adlah konsp ‘triple play’ atau lyanan yg mmadukan suara,data, dan gbr scara brsmaan dlm 1 jringan yg mnggunakan kbel sbg pnghantarnya. Sderhnanya tlpon rmh, speedy, dan telkomvision jd satu dg 1kabel sj. Saat ini msh dlm proses pningkatan(upgrade)jringan. Lynan IPTV akan d luncurkan th ini jg(2009) d 6 kota bsar (jkt, bndung, surabaya dll). Bagi juragan2
Tv kabel,utk menikatkan kualitas ada baiknya saran lae herbert diterima ”tv kabel plus internet”.
Anton said
Info diatas jujur apa adanya.(AXIS kali ye..)
-bang hardi tlg emailkan jg dong orang yg ngurusin perizinan telkomvison ke thonaje@yahoo.com.(soalnya sy coba lgsung tlp ke kantor tlkomvision katanya ga bisa) -lae berth thank’s utk saran2 dan skema jaringannya.
Untuk semua’ salam hangat dr anton. Smoga usahanya ttp lancar dan tambah maju… Amiiin..
budiyanto_tan said
mas izal di daerah mana tuh
mas hardi masalah izin dr telkomv dah w email tp gak di balas2nya. gmn ada solusi lg gak
izal_tkl said
saya di jambi…bro…
saya baru abis studi banding…TV kabel ke propinsi tetangga Riau….
pertama-tama tanya pengurusan izin pemda..izin siaran tengan telvis..
setelah liat kabel trunk…RG 11..RG 6, tap out door…dll..baru saya agak mengerti…dan tidak pusing-pusing membayangkan..jenis-jenis untuk outdoor..kayaknya hampir sama dengan indoor cuma beda cara kerja…( kali )
mohon petunjuk..bos..kabel Trunk optimal berapa meter per boster…
izal_tkl said
bro ada punya kenalan orang dalam telvis ga (kontak Person )…gua rencana mau legalkan siaran…telvis di jaringan TV kabel saya tolong ke email saya juga boleh izal_tkl@yahoo.co.id
budiyanto_tan said
klu masalah boster tegantung pd brp jumlah ch, biasanya yg ideal 200m per boster, klu msalah izin telkom hrs tanya ama mas hardi.
izal_tkl said
maaf bos…
maksud ku….pernah coba..pake kabel RG54 untuk jaringan trunk..sewaktu saya studi banding tu mereka katakan sampe 600 meter baru di tambah boster…jadi menurut pengalaman teman-teman.. di sini bisa sampe berapa ya..oke thank
budiyanto_tan said
RG54 itu kalau gak salah di bilangin kabel terang. isi kabel samping dah kayak plat aluminium ya.
izal_tkl said
Betul bro Rg 54 alisan kabel terang…
ane cume liat..tu barang…katenya sampe 600 meter baru di tambah ampli…katenye…
mungkin para seniar sudah ada coba…
karena saya udah berapa kali ganti kabel..atau cukup pake RG 11 90 %….ada punya rekomendasi ampli falcom seri apa..( kayaknya falcom lengkap )
budiyanto_tan said
banyak ada s300,h500,g500,d500 dll. banyak macam deh
bert. said
Hay ko budiyanto.seri yang mana nie produk Fal**m yang sudah terbukti handal.ada pengalaman ga ?.atau teman lain yang pengalaman pake produk ini !!.pliz ya…penasaran..
izal_tkl said
begini lo sobat..
katanya ada jenis tertentu yang ga support dengan channel tertentu gitu..masalah saya pengen ambil satu jenis type saja..yang murah and handal…bantuin donk..biar ogut ga coba-coba lagi..udah capek coba-coba sewaktu pakai ampli indoor
budiyanto_tan said
itu produk falcom. ch tertentu itu biasanya di ch E2. tp klu falcom semua frek bisa, cm nanti hrs pesan sampe di frekwensi 750MHZ dan ada yg sampe 550MHZ,
klu mau murah hrs plh serial s (30,0,50,60volt) ato h (30,60,90volt).
yuwono said
Siang Pak Budiyanto dan suhu2 lainnya,
Mo tanya harga dan merk modulator 4 chanel yang kualitasnya tengah2 aja, di gedung RS tmpt saya mau tambah dekoder sekarang pakai 4 dekoder dhn modulator 1 chanel. Bagusnya pake yang 1 chenel ato lebih?
utk spliter saya pake dx spliter 1450MHz, dah cukup blom ya? Baiknya pake merk dan brp MHz?
Trims nih sebelumnya.
budiyanto_tan said
sebelumnya pake uhf ato vhf, brt skrng yg dah ada 4ch ya. klu pake spliter agak kurang bagus and gak bisa jauh. bagus pake tap off bisa buat jauh krn di tap off itu ada out yg buat jauh
Syahrul Ramadhan said
Brother, mau tanya nih…. kalau langganan indovision, decodernya hanya buat 1 TV, bisa buat multiply tv (3 atau 4-hanya buat konsumsi sendiri dalam rumah) dimana masing-masing TV bisa beda channel dengan 1 decoder, tolong info peralatannya. Terima kasih. SR
ROYmanado said
Hi…. Teman.
Ada yang mau saya tanyakan buat rekan2. Saya buka wed MATRIX & FALCOM kusus product Aplifier jenisnya MATRIX sangat sedikit dibandingkan FALCOM (amplifier OUTDOOR). MATRIX hanya memiliki GL, EL, EM, ES. sedangkan product FALCOM ada beberapa tipe dan jenis. Yang ingin saya tanyakan Product FALCOM apa fungsinya.
1. FTTA D800C Transmission Trunk Amplifier?
2. FTA D500 Trunk Ampli Power Doubling?
3. FDA S400 Distribution Ampli?
4. FSA F300 Subcriber Ampli?
5. FTA G400 Two Trunk Ampli?
6. FSA H300 Two Subscriber Ampli?
Dari 6 tipe di atas masih dibagi lagi beberapa subtipe. Hitung2 totalnya diatas 10 ampli. Tentu itu di buat dengan maksud dan tujuan yang berbeda.
Pertanyaan selanjudnya. Dalam situasi bagaimana kita harus menggunakan ampli2 diatas?
Thanks
maihardi@yahoo.com said
—> Syahrul, indxxxxion tdk bisa di buat spt yg dimaksud, karena blm ada dijual peralatan yg suport utk sharing data card.
—>roy, sebetulnya ada yg lebih mahir utk masalah ampli (Amp) di sini (Lae Bert & Koko budianto). Tapi Kalo menurut sy :
Pada dasarnya fungsi Amp utk memperkuat sinyal RF dalam satuan Dbv. Kalau secara rata2 kemampuan memperkuat (gain) yg dimiliki dari type diatas relatif sama (30-34db). So, apa perbedaanya yg membuat harganya sampai 1:5 ??? (FSA S300 dg FTTAD800C)
Sebetulnya secara teknis perbedaan spesificasinya jelas ditulis. Tapi kadang2 kita juga susah utk memahami yg di maksud. (next)
maihardi@yahoo.com said
Carrier To Noise (C/N)
Amp merupakan komponen aktif yg pengoperasianya membutuhkan tegangan listrik. Karena adanya cirkuit listrik pada amp, akan berdampak pada timbulnya noise pada output amp. Dalam dunia tv kabel ada satuan tertentu dimana mutu gambar masih bagus yaitu Carrier to noise (C/N). Setiap pemasangan 1 amp, akan berdampak pada pengurangan C/N. Jadi Kalau kita punya apm dalam lapis (cascade) yg banyak tentu C/N kita akan semakin kecil pula. Jadi salah satu perbedaan amp yg paling mendasar ada di sini, sebagai contoh apabila kita buat cascade FSAS300 15bh, mungkin gambarnya sudah tak bisa dilihat, walau RF Signal (Dbv) masih kuat, lain halnya kalau kita pakai FTTAD800C, gambar masih kinclong. (next)
maihardi@yahoo.com said
Jadi bagai mana kita menentukan type apa AMP yg kita butuhkan dalam satu titik?. Caranya yg paling gampang kita harus menghitung jarak terjauh dari target jaringan. Misalnya jarak kedepan tinggal 500m, berarti kita butuh 2 amp lagi, setelah itu sama sekali finish. Utk kasus ini lebih ekonomis kita pakai type FSAS300 sj, lain halnya kalau kita masih punya target sampai 3KM lagi.
Jadi kalau di simpulkan misal dalam jarak 2.5km ada 12 amp, maka bisa kita buat [headend]+[5bh FTTAd800]+[3bh FTAD500]+[2bh FDAS400]+[2bh FSA S300]
maihardi@yahoo.com said
Automatic Gain Control (AGC). Salah satu perbedaan FTTA D800C dg FTTA D800 yaitu adanya fungsi AGC. Kayaknya sudah pernah di bahas dalam beberapa waktu lalu. Selain itu perbedaan type amp terletak juga pada jenis power supply (trafo atau swich) dan suport 60v atau 90V.
Nb: Ini hanya perbedaan amp menurut pendapat sy berdasarkan pengalaman, dan selalu memperhatikan sisi bisnis tanpa mengabaikan kualitas gambar.
budiyanto_tan said
cukup jelas mas maihardi, thank’s
bert. said
Sudah di terangkan dengan gamblang oleh Bos Hardy.tadinya lebih baik kl pak Roy kasih info berapa cascade yang mau di pasang.Kl bicara pengalaman,kami di Bandung masih pake produk ACI & Augat (high class/broad-band),EH,PX,DX (Economi class/forward only) made in Taiwan .untuk memberi masukan sedikit tentang produk Falcom,kl seumpamanya saya harus memakai produk ini.saya akan pilih type FTTA D800C untuk jalur TRUNK (cascade 1 ~ -5 end)dan berpasangan dengan FTA D500 di jalur Bridge(5 end Line Extender).dan type FSA F300 untuk amplifier 1~3 end.intinya memilihan amplifier produk yang satu ini tergantung kebutuhan.dan kalau memang nantinya mau di Up-grade ke broad-band,sebaiknya pikirkan kembali memakai produk ini.karena nominal gain reverse amplinya cuma di angka 20 db max.yang mana untuk aplikasi ini di butuhkan setidaknya support 25 db gain min.salam…..
ROYmanado said
THANK’S Suhu…………… Khususnya di lapangan sangat jelas……….. Saya coba test 2 ampli yaitu ES (550mhz)(Matrix) dan H300 (550mhz)FALCOM pada freq S7 s/d S28. Input s7/75db dan s28/84db. Kabel RG11 90% 300mtr (masih dirol). Secara keseluruhan ATT maximum, EQ maximimum sampai dengan ATT minimum, EQ minimum pada (4 posisi). Hasil terbaik jatuh pada FALCOM H300 dimana pada posisi ATT max dan EQ min ES menghasilkan s7/97db dan s28/110db sedangkan H300 menghasilkan s7/105db dan s28/115db. Untuk mencari SLOPE tertinggi jatuh pada ES MATRIX pada posisi ATT max, EQ min dimana ES menghasilkan s7/83db dan s28/104db (21 – 9 = 12db slope). sdangkan H300 s7/92db dan s28/110db (18 – 9 = 9db slope). Saya mau test yanglain tetapi di Manado Pruduct FALCOM cuma itu yang bisa saya dapatkan.
***************************************
Mengenai Pertanyaan saya tgl 28/2 sehari kemudian saya diskusi dengan Mas DUDE lewat tlp tetapi masih kurang jelas. Ada penjelasan dari DUDE bahwa itu dirancang untuk medan tertentu Seperti di gang2 yang kita perlukan SUBSCRIBER. Dipersimpangan yang kita gunakan tipe lain lagi (saya lupa tipe apa). Bukan Modelnya yang saya penasaran tetapi jenisnya. Apasih gunanya POWER DOUBLING, TRANSMISSION, DISTRIBUTION, TWO TRUNK, TWO SUBSCRIBER. Dari jenis jenis ini banyak model yg dia keluarkan. Thanks buat
SUHU BERT
SUHU MAIHARDI
SUHU BUDIYANTO
izal_tkl said
di cari boster indoor merk PX-antenna seri PB 887
hubungi 0811749137
maihardi@yahoo.com said
—>roy, anda sgt kreatif dg melakukan testing, mudah2 mudahan hasilnya bisa jadi referensi rekan2 disini. Kalau ada istilah pemakaian type tertentu utk di “gang” atau “persimpangan” itu juga benar, tapi lebih bagus kita pakai patokan “seberapa jauh lagi target kita”.
Kalau masalah istilah “power dubling” itu hanya system penguat yg dipakai amp tsb yg berurusan dg type, jenis & jumlah transistornya.
Kalo masalah trunk (transmision), Subscriber (distribution) ini di perhatikan oleh system jaringan yg sudah 100% di kelola dg system professional. Misalnya trunk, adalah jalur dari amp to amp (tanpa adanya pemotongan oleh tap). Jadi dari out amp1 kita pake utk trunk, lalu out 1 lagi yg disalurkan ke rumah2, cuma di tiang harus ada 2 kabel. Hasilnya pasti lebih baik, tapi investasinya apakan bisa sesuai dg harja jual?. Kalau kita lihat tv kabel proffesional (kabel vision) yg menerapkan cara ini, harga jualnya berapa?. Jadi kalau pendapat sy klau harga jual kita max rp.50rb, kita blm sanggup menerapkan cara ini
yahoo said
hallo, apa kabar rekan rekan, boleh gabung nggak?.
google. said
Bergabung aja pren….bebas dan saling menjaga etika. he..he..he.Hayu…langsung buat postingan aja tuk bahan bahasan…
ian said
ngikut mas2 pakar.
mas2 pakar, untuk pertimbangan awal agar saya memilih spesifikasi lebih recomended merk yang mana untuk desain tv kabel. trimnss
maihardi@yahoo.com said
—>ian, semua peralatan tv kabel bagus, asal dipakai pada posisi yg tepat. Ada beberapa merk yg mengeluarkan produck dari clas kecil, menengah, dan besar. Ada juga yg mengeluarkan clas besar atau kecil sj. Ada juga beberapa product yg materialnya OEM product, lalu di indonesia di kasih merk lagi. Jadi dipasaran ada beberapa product yg persis sama dg merk yg berbeda. Jadi sebelum menentukan merk & spesifikasi, lebih baik rencanakan dulu dg matang clas tv kabel yg akan dibangun, baru kemudian bisa ditentukan spesifikasi product yg tepat
bert. said
betul sekali bos Hardy……aku juga sependapat.peruntukannya dl,baru specifikasi barang…itu yang utama.
maihardi@yahoo.com said
All member. Telkomvison akan memberlakukan system dimana kartu hanya bisa aktif pada dizipia yg S/N nya telah terdaftar sebelumnya. Sehingga :
- Tak bisa sharing
- Dipindah kan ke dekoder lain, walau dizipiA sekalipun, karena S/N nya berbeda.
ADA PENDAPAT????
Prosat said
Bung Hardi kalau begitu KKN masih ada ya…..???
alec said
yahhhh, kalo githu pengennya telkomvision eeeee ya gemana lage,,, yg penting CINTA FITRI jgn ilang deh,,,,, ntar q di buru ibu2 and anak gadisnya jdi brabe bro
maihardi@yahoo.com said
Kita lihat sj perkembangan selanjutnya. Sekarang harus siap2 dana utk pengadaan dizipia & extra biaya utk pembelian voucher setiap bulanya
bert. said
Bung Hardy,menurut saya itu hanya “permainan” distributor receifer.yah….politik ekonomi lah.
budiyanto_tan said
klu gitu siap2 dana buat beli dizipia?
ROYmanado said
Mas Hardi
Berita diatas baru wacana atau sudah akan diterapkan. Begaimana dengan TV Kabel yang sudah ada lisensi Telkom Vision apa akan diberikan solusi lain? Saya sudah pesan 11 unit Menheten apakah harus saya batalkan? Kalau Boss Hardi hitungannya 1 reciver 1 kartu, tiap bulan berapa cost yg dikeluarkan utk vocher? hehehe
Kayaknya lebih murah Indovision dgn 85rb sedangkan Telkom Vision Vochernya 99ribu.
ROYmanado said
Bye Bye TELKOM VISION selamat datang INDOVISION. Hehehehe
izal_tkl said
ini kata para pakar di forum tetangga..lho..
kalau sistem acak nya masih menggunakan sistem yang ini…( pada saat ini ) ya tetap aza bisa buka di decoder merk lain…kalu Tel*** menggunakan NDS3 kayak astro Mal… ya baru gak bisa…( gu hanya katanya ) saya sendiri juga …rada pusing juga berarti harus depositkan duit lagi buat beli zhipia
maihardi@yahoo.com said
—->Roy, kalo kita punya kontrak resmi Telkom, maka bayarnya tetap sesuai kontrak, walau kartu yg kita aktifkan banyak, jadi sama saja.
Kalo indovision tetap lebih mahal, misalnya utk mendapatkan ch HBO, dg voucher Telkom kita harus bayar 65rb, sedangkan utk dapat HBO pake indovision, lebih 200rb.
Kalau mau dapat kontrak resmi indovision, gampang saja, cuma bayarnya tak sanggup. Mereka (Indo) menerapkan MG (minimum guaranti), yg mana kita di harus bisa mengembangkan jumlah pelanggan minimal 10 org setiap bulan. Jadi kalo bulan pertama dianggap kita punya 10 rumah, pada bulan kedua dianggap 20 rmh, demikian seterusnya. Mereka juga tidak peduli kalo kita bisa dapat lebih 10 org perbulan. Cuma harganya dihitung 65rb per rumah. Jadi kayaknya kita belum bisa bilang selamat tinggal telkom vision
maihardi@yahoo.com said
—>izal, sebetulnya belum ada tanggal pasti pemberlakuan system tersebut. Dan kalau mereka mau,sekarang pun bisa dilakukan.
System kerjanya begini: Saat sebuah kartu on, maka terlebih dulu kartu itu akan membaca memory yg ada di receiver (termasuk Serial NO). Jika serial no tak cocok, maka kartunya tak mau aktif. Telkom sebetulnya telah mengeluarkan receiver & kartu, merupakan sebuah kesatuan yg sudah terdaftar. Misal Utk kartu no sekian, maka receiver juga harus no. sekian.
Sy sendiri sebetulnya masih meragukan waktu penerapanya, karena telvis baru2 ini mengeluarkan yess tv, yg mana kartunya juga bisa dibaca receiver lain,ini seakan memetahkan rencana mereka semula.
Kita berharap telvis menunda dulu
maihardi@yahoo.com said
Sebetulnya, walau udah ada berita itu, sy (minggu ini) tetap pesan 11 unit manhattan. harga 650rb, kalau itu berlaku, terpaksa dipakai buat FTA he he
anton said
dari 2 hari yang lalu, saya coba ngisi voucer tel***. selalu di pending, dan tak ada balasan sms dari pihak tel***. saya tanyakan perihal ini ke call center tel***.(saya bilang kalo menggunakan truman), katanya: dizipia telah d berlakukan, seandainya di truman masih kebaca,ketika truman bermasalah atau eror atau apalah.dan kita nyalakan lagi, maka truman TAK akan membaca kartu tel***.(ini kata operator call centernya lo ).saya dianjurkan mengunakan resiver bawaannya. semalam kartu tel*** saya pindahkan ke dizipia dan saya nyalakan stanbye di ch yg d scambel. paginya aktif atau normal lagi dan sms balasannya pun muncul.
PENASARAN, kartunya saya pindahin lagi ke truman,(pemindahan kartu ini di iringi dg doa-doa yg berbunyi “untuang-untuang iduik” sbyk 7kali), Dan BLIZZZ,,. truman hidup dg sempurna, tampa kekurangan apapun.
entah ini berkat doa, atau operator tel*** yang ngomong asal, atau sistim dizepia belum diaktifkan, atau waktu pengisiannya itu jalur lagi padat entah lah, yang penting sekarang pelanggan udah ga ngomel2 lagi.
maihardi@yahoo.com said
Bro, tambah do’a sedikit lagi “untuang2 iduik salamo lamonyo”
anton said
ha… ha… ha..,
Hendrik said
kalau pengen pasang tv kabel di perumahan kira2 habis berapa?kira2 anda bisa bantu untuk pemasangannya?
maihardi@yahoo.com said
—>hendrik, Untuk 30ch, peralatan centralnya (headend)sj >80jt. Kalau biaya jaringan kira 3jt per 200m. Kalau mmg diperlukan, sy siap membantu
budiyanto_tan said
mas maihardi, gmn caranya kontrak ama telkomvisiom, berapa bayaran per chanel.
mas hendrik klu ada master yg turun di jamin aman deh…
lokasinya di mana
maihardi@yahoo.com said
—> koo budi, utk bisa mendapatkan kontrak dg tel vis, ada beberapa yg harus di persiapkan :
- Badan usaha (PT), yg di akte pendirianya jelas tertulis bidang usaha TV kabel atau distribusi siaran tv berlangganan.
- Harus datang langsung ke Kantor mereka, karena mereka tidak menyediakan departemen khusus utk melayani masalah ini.
- Sekarang bayaranya 10rb per rumah utk 5 chanel
yahoo said
Wah..wah…wahhh rupanya mereka sudah menerapkan jurus shaolin untuk bersaing dengan TV kabel kita, berarti harus dicari alternatif lainnya mengenai content provider, atau bagaimana kalau semua operator tv kabel di daerah-daerah bersatu untuk urunan dan deal sendiri dengan penyedia content premium diSingapore atau Hongkong……..????
bert. said
Ide yang bagus bro….perlu tindak lanjut.karena operator gede banyak yang beli langsung dari singapo** ama mal.
maihardi@yahoo.com said
Bro, kalo kita beli langsung kesana, pasti kita tak sanggup jual atau pelanggan kita tak sanggup beli.
budiyanto_tan said
klu masalah badan usaha w dah bikin dlm bentuk cv, trus kantor telkomvision berarti hrs di pusat ya. trus dia org ada survai di lokasi gak
maihardi@yahoo.com said
—> bud, akte CV tak bisa
izal_tkl said
saya rencana mau urus izin conten siaran ama tel**** menggunakan badan usaha Koperasi ( dengan bidang usahanya TV kabel ) …dengan pertimbangan kita masih kecil-kecil..cuma saya mau taat dengan peraturan RI…kira-kira bisa ga pake … Koperasi…bisa lebij irit urus badan usaha…
trus pelanggan kita yang kurang mampu dapat diskon …%
kira-kira bisa ga ya…dengan koperasi
maihardi@yahoo.com said
—>izal, sampai saat ini telvis blm ada mengadakan kontrak dg koperasi. Tapi dulu mereka pernah bilang bahwa sarat minimal adalah PT,yg di aktenya hanya tertulis bidang usaha tv kabel atau sejenisnya (jadi tak bisa pake PT dg bid. usaha lain). Kalau masalah discount, g’ ada, malahan mereka sudah menerapkan akan menerapkan MG (minimum guaranti / atau minimum charge). Jadi saran sy, kalau bisa usahakan membuat PT bersama (dalam satu daerah), biar angka MG bisa di kejar
budiyanto_tan said
mas maihardi bisa minta no hp/telp yg mengurus izin telkomvision gak.
teguh said
pakar TV kabel yang terhormat…
kami rencana mau usaha tv kabel disikitar kampung dan perumahan saya, kami tinggal di daerah karawang, kami bisa konsultasi kemana alamatnya
terimakasai
salam
teguh
budiyanto_tan said
mas teguh karawang tuh di mana yah
maihardi@yahoo.com said
—>teguh, sebenarnya dg membaca uraian di blog ini dari awal, sudah lebih dari cukup untuk pengetahuan tentang tv kabel. Tapi kalau mmg ada yg mau di konsultasikan, banyak rekan2 disini yg dg senang hati akan membantu
bert. said
Selamat datang Teguh.kebetulan saya dan perusahaan saya sekarang bergelut di bidang TV kabel dan Internet(CATV) di beberapa apartement di Jakarta.kl serius mau buka operator lokal di karawang,ga jauh tuh ke jakarta.kalau mau konsultasi teknik dan Content siaran bisa hubungi kami.email atau hub saja,kl berlanjut kita bisa janjian ketemu.Salam…..
izal_tkl said
bung bert
bisa bantu urs conten siaran gak..
kira-kira abis berapa duit..thank info and bantuannya
bert. said
Masih wacana di kantor bos Izal.kl jadi,itu juga rencana untuk daerah jawa.lagi di godok nie,makanya belum di publikasikan.mudah-mudahan deh jadi kenyataan.masih wait and see lah.entar aku kabarin deh kl dah ready.
salam.
rdy said
para master TV Kabel sekalian, tolong bantuannya dunk. saya menggunakan modulator 4 in 1 pada ch s21 menimpa ch berikutnya yaitu ch s23, saya berpikir kalo modulator tersebut bermasalah, kemudian saya coba menukar ch2 tersebut ke modulator yg lain, tetapi hasilnya tetap. apakah saya harus mengganti ch s23 dgn ch yg belum terpake (sekedar info tiap ch pada modulator lompat 1 ch) atau mungkin ada solusi terbaik dari para suhu sekali. sebelumnya terima kasih banyak atas bantuannya.
budiyanto_tan said
mas rdy, solusinya ganti frek selisihnya 2ch yg mana kena ganggu itu.
solusi yg terbaik ganti modulator yg fixed ch (1 mod 1 ch) hasil yg paling bagus
bert. said
Bos rdy,sebaiknya pastikan dl masalah nya,dari output modulator 4 in 1 yang mas anggab bermasalah dengan posisi channel yang sama di langsung kan ke tv dengan bantuan attenuator 20 db,kl masih ada masalah,coba pindahkan frequensi,kl masih ada masalah kemungkinan modulator yang tadinya bermasalah memang sudah rusak (bocor).
jojo said
Salam kenal semua yg menguasai system tv kabel di blog ini.
Saya sangat bersukur bisa menemukan blog ini, dan sy berharap bisa meminta informasi di sini.
Saya baru buka tv kabel di sumatra barat (padang panjang), Saya pake modulator matrix, yg total siaranya 40 chanel. Pelanggan sudah mencapai kira2 200 rumah.
Yg mau saya tanyakan, apakah siaran yg kita siarkan (HBO, ESPN dll) harus punya izin,kalo iya bagai, mana caranya. Kalau utk tiang PLN apa boleh dipakai (sementara sy pakai), bagaimana mengurus uzinya, terima kasih (jojo@yahoo.com)
bert said
Langsung merapat aja ke Uda maihardi@yahoo.com yakin bisa menemukan lebih dari jawaban pertanyaan Uda Jojo…
Enjoined,
Search the Web on Snap.com said
kasih tau dong rahasia biki text berjalan
pleeaaseee…:)
ivan,manado said
kasih tau dong rahasia biki text berjalan
pleeaaseee…:)
alat apa saja yang dibutuhkan?
ariff said
tolong minta informasi dong kabel vision beroperasi di freg berapa aja ya ? saya ingin gabungkan siaran tv dgn siaran yg ada di kabel vision apakah cukup hanya pakai booster + HPF untuk signal dari antena lalu di gabung pakai spliter ( combiner ) . saya sampai saat ini masih bingung mengenai spliter dgn combiner, sebenarnya spliter adalah inputnya satu outnya banyak. dan combiner sebaliknya. tapi ada yg bilang spliter juga bisa di fungsihkan sbg combiner, apakah tak terjadi los yg tinggi?
terima kasih pada suhu2 yg mau ngejawab nih
ariff said
untuk bikin runing txt anda harus punya video card yg suport video overlay misalnya Pc- codi dari perusahaan Chyron. dan itu di kerjakan masih dalam bentuk video murni (bukan signal antena) jadi kalo ingin tiap2 chanel ada runing textnya wah biayanya maaaaahal sekali .
budiyanto_tan said
mas arif klu buat 1ch kena brp biayanya
ariff said
kalo beli merk codi bisa 40 juta an ini baru cardnya saja bisa lihat di /www.bhphotovideo.com/c/product/539708-DEMO/Chyron_7A00200_Digital_PC_Codi_Character_Generator.html/ul/P/umse/0
belum termasuk computer dan softwarenya, kalo mau yg murah nanti saya coba cariin kira2 merk apa , tapi kira2 punya buget berapa ?
budiyanto_tan said
wah mahal betul.
Hari said
saya lg buat jaringan untuk hotel 47 tv, 3 receiver biasa 1 telkom vision. saya pakai chanel dish WR 588, Catv line amplifier sb8836ma, spliter 1-4. hasilnya sebagian bagus seperti video, dan sebagian lagi jelek seperti bintik2, bayangan berjalan. gimana ya supaya bagus semua? didaerah saya ada 5 siaran UHF, bisa ngak digabung dg tv satelite tadi? Thank before
ariff said
pak budiyanto_tan , untuk harga yg lebih murah saya sudah dapatkan informasinya lihat di inventa.com.au.
harga saya udah tanyain , ini balasan email mereka :1. US$999 each
2.Yes it is realtime running for inserting text/graphics
3.It has its own software (also includes source code) for typing text into video
4.Voverlay is hardware card including software, not just a software program
5. It is in stock
–
Best Regards
Inventa Australia Pty Ltd
26 / 288 Wattle Street, Ultimo, NSW, Australia 2007
Tel. 61 2 95186100
Fax 61 2 95717887
budiyanto_tan said
thank’s ariff
izal_tkl said
bro hari..
anda pake dari channel berapa sampe channel berapa ?
berapa boster yang udah terpakai
kalau masalah ada yang bersih dan ada yang bersemut serta banyak lewat..biasa permasalahan
boster terlalu dekat..dan db nya ketinggian
perjelasan dulu perangkat perang serta settingan nya..
mungkin para pakar disini banyak yang bisa bantu
maihardi@yahoo.com said
—-> Splitter pada dasarnya bisa dipakai / di fungsikan sebagai combiner, tinggal dibalik sj. Kalau masalah insertion loss, sama sj, jika pake 2w (-4db), 4w (-8db), 8w (-16db). Usahakan memakai combiner sesuai kebutuhan, karena semakin banyak port nya, semakin tinggi insertion loss nya.
—> Hari, benar yg di post mr Izal. Kalau gambar berbintik, kemungkinan kekuatan sinyal sudah terlalu rendah. Gambar membayang dikarenakan output modulator tidak seimbang.
Pada dasarnya frekw tv UHF bisa digabungkan, selagi frekw tidak sama dg output modulator (chanel dish) yg dipakai. Tapi kekuatan sinyal harus disamakan
musta said
aslkm saya mau mencari kerja di bidang tv kabel sudah berpengalaman hub 0815363445256 ,
alec said
hallo kawn2,jika di jkt ada yg tau g” alamt toko q mo nyari db meter nihn yg hrganya standar aja,thanks
bert. said
coba ke harco glodok coy.Hayam Wuruk Electronics…mungkin ada.
maihardi@yahoo.com said
bro, sumber parabola (glodok) ada juga
maihardi@yahoo.com said
to all, tel vis hanya bisa diakses dg dizipia atau tanaka (yesstv) mulai 14 apr nanti. So, siap2 cari dizipia . . .
Supernova44 said
Jadinya…”GUBRAAKK”,
Supernova44 said
Bos Hardi..jadi mulai 14 april satu card satu ch, atau satu card masih bisa di sharing ke dzipia/tanaka yes tv yang lain ?
maihardi@yahoo.com said
—>super, satu card utk 1ch, g’ tau juga kalo dizipia atau tanaka nya bisa sharing card
budiyanto_tan said
bos hardi, apakah yes tv bisa sharing pake truman gak. w blm beli yes tv jd gak bs tes
maihardi@yahoo.com said
—>budi, kalo sekarang bisa, nanti tgl 14 g’ bisa
anton said
waduh….. (*&^%$#~!:”,%&$#)
budiyanto_tan said
hardi gmn dgn telkomv pake truman
maihardi@yahoo.com said
–> utk pastinya coba kita lihat tgl 15. tapi kalo menurut suratnya, hanya dizipia & tanaka yg bisa. Tapi utk kartu yg terdaftar sbg tv kabel resmi telkom, aturanya baru berlaku bulan depan. Yg berlaku utk tgl 14 atau 15 hanya kartu yg diaktifkan utk pemakaian sendiri
rdy said
satu kartu bebas ya dipake di dizipia mana saja atau kartu harus sesuai dgn dizipia yang diberikan pada saat kita berlangganan. jadi membengkak dong ya pengeluaran tiap bulannya…..
rdy said
Mas Roy, di posting anda sebelumnya “Bye Bye TELKOM VISION selamat datang INDOVISION”. apakah indovision bisa di sharing seperti telkom vision, tolong penjelasannya. kalo bisa pake rec apa ya…
thanks…
bert. said
Untuk Indo***ion,sepanjang pengalamanku masih belum bisa share card.
Romy said
—> Mas Hardy, bgmn dgn Dizipia yg sudah di jtag menjadi golden interstar (ngak original lagi) apa bisa jalan ato harus dibalikin lagi, bgmn caranya?
maihardi@yahoo.com said
—>info terakhir (13/4), pairing hanya utk card yg aktifasi private user, tapi utk card yg aktifasi khusus tv kabel,masih tunda bulan depan. Mudah mudahan semua di tunda atau g’ jadi sama sekali. Utk dizipia yg pake baji GI, blm ada kepastian, tapi secara teori g’ bisa dipakai, karena telvis agan segera upgrade sw secara OTA, dan hanya dizipia(ori) & tanaka yg bisa menerima ugrade tersebut.
budiyanto_tan said
mas hardi, kartu khusus tv kabel hanya bisa main 1ch aja, sesuai perjanjian ama telkomvision
hardi said
–>bud, card resmi utk tv kabel dari telvis berisi 5ch, untuk pairing nya masih di tunda bulan depan
Reksma said
halo semua apa kabar dan salam kenal, sy dari sul-sel
sy baru join diforum ini
sy jg pengusaha tv kabel
info tentang telvis katanya cuma rec dizipia dan tanaka yg bisa main siaran
sy sdh daftar 1 kartu telvis untuk yg resmi sdh satu bulan lebih tapi belum main
yang lain katanya sdh ada yg main tapi setelah dapat surat dr telvis sy tambah lagi 4 unit rec dizipia yg krtnya jg sdh saya daftar tadi tapi sy masih bingung apa rec truman yg disering apa masih bisa digunakan katanya bisa kalo prosesornya diganti..
apa ada yang tau?
rdy said
Info dr tel********** sistem pairing diberlakukan tgl 15, tapi hari ini tgl 15 jam 11.26 sistem sharing maseh bisa dipake. moga-moga tel********** berbaek hati ga jadi nerapin sistem 1 card 1 receiver. mau usul neh para senior tv kabel skalian, pada punya niatan ga untuk mindahin forum ini ke situs semacam kaskus biar bisa lebih teratur dan menarik info yang diposting.
hardi said
—> rdy, rajin2 dong lihat ch tel vis, dari tgl 14 sdh ada info bahwa pairing di tunda jadi tgl 20, jam 8.00. Menurut info dari telkom pd sy, ini karena aktivasi tv kabel masih menumpuk. Coba bayangkan semua operator tv kabel di indonesia melakukan aktivasi lagi. Di batam sj ada 100 headend yg rata2 10 ch, berarti ada 1000 card baru. Belum lagi di daerah lain, yg totalnya mungkin lebih 50rb card baru yg mau di aktivasi. Kita berharap agar ditunda lagi
rdy said
jadi gitu ya mas hardi, moga-moga ditunda terus deh rencananya. kemudian pengen nanya nih mas kalo ch uhf mulai dari ch brapa ya di modulator kemudian bisa ga ya modulator yg 4 in 1 digabung dgn yg single…?
hardi said
—>rdy, ch uhf mulai dari U21 s.d U69. Boleh sj di gabung dg 4 in 1, asal urutanya tetap teratur, setelah vhf terakhir, di space 1 ch, langusng masih u21 dan seterusnya
pondok cmg slankissme said
minta penjelasan duluh ke alamat email ku adja boleh ngak
Romy said
Mas Hardy, sy baru upgrade dr 30ch ke 40 ch (S7-S38),10ch terakhir waktu diadjust rata dr combiner (+/-80db), itu mengganggu ch lainnya (plg banyak di S7 sd E12).
-> tilt S7 & S38 dari booster sdh -16 db yg sebelumnya utk 30ch, tiltnya -10db
-> kalo 10 ch terakhir dr combiner main di +/- 70db), baru semuanya bagus, masalah di jarak > 1km sdh jelek.
Kira2 dimana permasalahannya, apa eq di headend diadjust lagi?, mohon pnjelasan, tks
hardi said
—>romy, sebetulnya banyak cara yg diterapkan utk menjaga keseimbangan db.
1. dg cara flat tiap booster
2. Slop 10 atau 5 db tiap booster.
Kedua cara itu pada prinsipnya sama, yaitu kita mempertahankan kekuatan frekw pd tiap booster. Prinsip yg paling dasar yg harus kita usahakan adalah output tiap booster harus sama walau cara yg mana yg akan kita terapkan. Misalnya pd masalah diatas, jika di booster pertama kita pake slope 10db, maka pada booster ke 2 dan seterusnya, slop itu harus tetap bisa dipertahankan. Jika tidak bisa sama berarti booster harus di geser mundur. Jadi cara yg paling benar utk menentukan posisi booster adalah, di posisi mana kita bisa mendapatkan output spt booster sebelumnya, maka posisi itulah yg paling tepat. Kalo pengalaman sy,utk 40 ch idelanya +/-200m per booster
hardi said
Sebainya jika membuat HE, kita langsung planing utk 40 atau 45 ch. Misalnya kita planing 40 ch, bisa saja S1 dan S32 (total 40) sudah kita pergunakan, walau modulator yg ada baru 20ch. Nanti jika ada penambahan, maka akan disisip di bagian tengah sehingga tak perlu ada setingan yg di ubah
faisol said
saya tertarik
berapa besar total ongkos biaya pemasangan
terimakasih atas perhatianya saya tunggu balasannya
izal_tkl said
mana …..kok pada sepi..
ayo bangun dong
ni blog jadi nya apa
hardi said
Lagi aman sj bro, g’ ada masalah besar yg perlu di bahas
izal_tkl said
bro hari gini gak musim lagi pake UHF
radja said
salam..
bisa nggak di gabungkan antara uhf dan vhf ???
pake boster dx
budiyanto_tan said
bisa,tp agak repot di jaringan yg dah jauh uhf susah di atur
Adli said
Bang Maihardi, saya googling dan dapat blog anda tentang tv kabel.
Ada yang saya ingin tanyakan, kalau kita langganan indo***** dan punya 2 dekoder(satu bekas as***), bisa dibuat dekoder ke dua menerima siaran dengan channel berbeda dengan decoder pertama(atau harus dekoder yang sama dengan punya indovison), kalau bisa tolong skemanya dong dan ada peralatan tambahan yang dibutuhkan.
Terima kasih,
Adli
Arliansyah said
kalo saya mo bisnis tv kabel di komplek saya apa saja yg harus saya siapkan, berapa modalnya. kira2 ada 50 – 100 rumah yg mau pasang.
thanks
arliansyah-bandung
085220755596
sahala said
kalo kita mau cari modulator dan boster dimana yang kawan2
putri said
bosssssssss, mohon ijin untuk bergabung ok, makasih
putri_ah said
numpang belajar yah
hardi said
Ok, kita beljar sama2. Duduk yg manis ya….
putri_ah said
mas hardi dan teman2 : kalo kita mau nmendalami tentang TV kabel bagimana caranya biar cepat memahami abis aku berminat mau buka sih
hardi said
Kalau belajar banyak caranya. Dg membaca tread ini dari awal sudah merupakan cara belajar yg baik. Utk yg lebih bagus lagi kalau kita bisa langsung melihat langsung.
Kalau boleh tau, tinggal di mana, biar nanti sy infokan tv kabel yg terdekat
putri_ah said
aku di daerah duri mas kepulauan riau, soalnya bagus kalo buka TV kabel disini nampaknya… he he he soalnya khan lom coba mas, makasih atas infonya
bert. said
Lumayan lah,kemaren dl aku sempat keliling di Duri,prospek juga untuk lokal operator.lanjut aja.semoga berhasil.Di daerah tembilahan aja sudah ada kl ga salah..
maihardi@yahoo.com said
putri, DURI itu kalo g’ salah Riau Daratan, bukan kepulauan. Sebagai info, di kota duri sdh ada tv kabel. Tapi kalo lokasi nya mmg jauh dari tv kabel yg sdh ada, ide yg bagus juga kalo mau buka baru . . .
rio said
tanya donk..
saya punya satu decoder indovision dan 2 buah tv.
satu di kamar yg satu lagi di luar
tv yang terhubung sekarang ke indovision tv yg dikamar.
saya ingin tv yg diluar juga bisa dipakai buad indovision.
tapi bisa ganti chanel juga sperti tv yg dikamar.
misalnya tv kamar nonton disney chanel.
dan tv luar nonton mtv dari decoder yg sama.
bisa ngga??
tolong kasi jawaban nya please…
maihardi@yahoo.com said
Rio, Indov tidak bisa dibuat spt yg anda maksud, kecuali masing2 tv harus punya decoder sendiri . . .
rio said
makasi mas…
bner2 gga bisa ya ??
putri_ah said
makasi mas hardi, kalo boleh tahu kalo kita mau buka dengan 10 chanel kita apa saja yang disiapkan dan brapa makan dana kalo lokasi sih memang jaraknya ada yang dekat dan ada yang jauh juga tapi yang paling butuh info tentang persiapan awal dulu,kalo ada berupa modulnya kirim dong mas ke emailkoe (andi_wulu@yahoo.com), sori mas kalo banyak bertanya nih dan atas perhatiannya thanks.
Bism@ said
Bung Herbert salam dari aku wong gunung gandul Wonogiren. Bung sampai kapan keberadaan TV kabel tetap bisa eksis dengan akan diberlakukannya sistem TV terestrial Digital di Indonesia? Kira2 apakah sistem TV digital perkembangannya akan secepat teknologi telepon seluler, mengingat dalam hal ini telkom ikut berpartisipasi dalam mendukung sistem TV Digital . Maksud aku opo yo iso langsung gampang di akses neng ndeso di area blankspot. Coz aku juga punya usaha di bidang TV Kabel ini….
bert. said
Mas Bism@,Digital teristrial hanyalah sistem penyaluran siaran yg dalam hal ini teristrial.kl daerahnya masih blank spot.tetap aja ga bisa nangkap siarannya.beda dengan HP,yg bangun BTS di sana sini untuk mendulang pelanggan sebanyak-banyaknya,dan sama sekali ga ada pengaruhnya dengan tv kabel.Justru menurut saya,dengan adanya TV Digital teristrial akan menambah minat masyarakyat untuk berlangganan tv kabel,karena untuk menonton Digital Teristrial,masyarakyat di bebankan lagi dengan penambahan alat yg disebut Set Top Box ( STB ) yg harganya sejauh ini berkisar 300 rb an.jadi ada kecenderungan menguntungkan operator tv kabel dong ?.salam….
Budi said
Salam kenal untuk semuanya.Saya baru mempelajari sistem di MATV.
Boleh minta saran dan masukan dengan masalah di MATV yang saya jumpai.
Ada masalah kualitas penerimaan dari TV kabel antara TV CRT dengan TV Plasmadiatas 32” dengan kualitas penerimaan lebih bagus untuk TV CRT dibandingkan dengan TV Plasma diatas 32”. Peralatan yang digunakan di H/E Modulator Matrix MW78A dan ProX fixChannel, Booster Zinwell Type AllBand.Dengan penerimaan di tiap TV rata-rata 75 db.
Apa ada kesalahan settingan dari modulator di H/E, sehingga penerimaan di TV Plasma diatas 32”tidak maksimal(seperti fixel yang renggang/sedikit seperti kotak-kotak).?
Apakah ada perangkat tambahan untuk masalah tsb?
Atau apakah TV Plasma tidak support dengan sistem MATV?
Terima Kasih atas masukan dan sarannya, sehingga dapat berguna bagi saya dan rekan-rekan semuanya.
hardi said
budi, masalah ini dulu juga pernah ada yg mengungkapkan. Utk sementara belum ada penjelasan yg pasti. Tapi kalo pendapat sy, munculnya kotak2 pd layar, karena tidak idealnya resolusi input dg media display. Coba perhatikan apakah masalah ini timbul pada semua ch?. Coba lihat apa ada setting di plasma mengenai masalah ini (Optimum picture)
Spt kita ketahui ada beberapa tingkatan video berdasarkan input : RCA, SVIDEO, HDMI dll. Sementara peralatan HE umunya pada standar RCA
Walaupun konpresi video dari satelit sudah ada mpeg4, tapi selagi kita mengambil dari RCA, tak banyak membantu
bert. said
Sedikit menanggapi bos,permisi.Pada dasarnya Tv Plasma di peruntukkan untuk menampilkan visual Digital (HDTV).sementara visual yg dihasilkan oleh jaringan MATV dan teman-temannya sudah Analog,dan kl pun analog mau dimasukkan ke tv Plasma,sebaiknya signyalnya benar-benar clean dl dari intervensi dan atau noise baik yg bersumber dari intern ataupun dari luar jaringan kita.karena memang tidak semua channel yg bersumber dari head-end kita di tampilkan jelek oleh tv plasma.baik-buruknya kwalitas yg ditampilkan oleh tv plasma,sangan tergantung dengan kwalitas sinyal yg masuk melalui tunernya yg bersumber dari jaringan (equipment pasif/aktif) dan head-end kita.untuk membantu kwalitas gambar,baiknya di tambah CONVERTER,yaitu alat yg mengubah sinyal RF ke A/V. dan masuk ke tv plasma melalui A/V in.salam….
Budi said
Terima kasih atas infonya.
dalam kondisi yang saya temui intuk semua channel (35 Chnl) hasil tampilan visual memang seperti kotak2 dengan dibandingkan dgn kualitas TV CRT asil sangat memuaskan. Dalam hal ini bisa disimpulkan TV Plasma belum support dengan MATV atau kondisi sebaliknya?
mohon kiranya masukannya dan saran2nya. Thk
bert. said
Bud,ga semua tv plasma jelek ngeluarin signyal analog.atau gini deh….coba bandingin kualitas gambar dari receiver atau dekoder dengan gambar dari tuner (RF).jauh ga bedanya….kl ngga,bisa di pastiin memang di televisi nya ada masalah.
Ade Salma said
Mas Hardi yang budiman, tolong dong kasih tau ana, gmn langkah2 agar usaha TV kabel yang berjalan dan menyiarkan PTV (Telkomvision) menjadi legal. Mohon info lengkapnya dan kirim ke e-mail : adess.asfa@yahoo.com (terima kasih, ditunggu banget pencerahannya)
hardi said
ade, supaya legal menyiarkan PTV telvis, tentu kita harus punya kontrak dg telvis, atau yg paling gampang bergabung dg tv kabel yg udah punya kontrak dg telvis. Atau cara lain buat perusahaan secara bersama2 dan melakukan kontrak dg telvis, thank
Peter Chu said
Hallo cable guys mau tanya nih sama pakar kalau untuk distribusi area hotel dgn radius 200m,80room 2floor lebih bagus makai Amplifier di Headend yg sdh built Power atau external dari PS, misalnya antara merk Matrix dgn Falcom F300, dan idealnya pakai Mod fix single atau 4in1, juga output dr masing2 Modultr tsb lewat combiner saja atau cukup kombinasi splitter saja (20ch). Terima kasih sebelumnya bila berkenan menjelaskan.
hardi said
Peter, utk jarak 200m, tak perlu pakai booster, cukup ngandalin kekuatan modulator, nanti kalau ada yg kurang, cukup tambah sj booster kecil yg harga 100 rb an
Peter Chu said
Terima kasih pak atas inputnya, apakah kekuatan modulator tsb bisa backup 20 channel yg akan didistribusikan pak dgn jangkauan 80room dan 2 lantai, kalau bisa modulator tsb baiknya yg single channel atau 4in1, dan berapa minimal gain dari booster kecil tsb.
Thanks again.
bert. said
Aku pikir pak Peter (yg di Rantau kan ?)bukan orang baru di Tv Kabel,tapi saya ga mengerti kenapa untuk kasus 80 room 2 lantai aja dia harus konsultasi. Gini aja dah ko,Untuk jaringaN EKONOMISnya,Untuk 20 channel pake Mod yg 4 in 1 aja.trus..outputnya di combine aja pake splitter 6 Way (-11 db).dari modnya di keluarin 96 dbuV,output di splitter keluar kira-kira 85 dbuV an.trus di Naikkan lagi pake Amplifier yg gainnya 30db an.atur outputnya 110 dbuV dengan slope 10 db(diusahakan).dengan output sebesar itu aku yakin sudah bisa suply 80 room.tinggal atur jaringan untuk distribusi ke room nya.salam…
Peter Chu said
Waduh pak bert jadi malu nih, soalnya penasaran saja dengan begitu banyak spek di pasaran jadinya perlu masukkan pakar2 untuk berbagi karena mau coba trial error kan repot juga.
Pokoknya the bestlah masukkan dari pak Hardi dan pak Bert yg mana kita sempat chat dan terputus ditengah jalan.
Best Regards
Peter Chu
budiyanto_tan said
dah cukup jelas tuh ama bert,
salam jumpa lg mas hardi ,bert dah lama gak ketemu di forum
hardi said
kemana sj bos, gimana tv kabelnya, pasti tambah lancar
bert. said
Muji pa gimana nie bos Hardy,(he..he..peace..).aku jadi tanda tanya and pengen bertanya sebenarnya.yah….sikon terahir lah,setelah merayakan KEMERDEKAAN Republik Indonesia yg ke 64 kemaren.dah nyampe kah kemerdekaan itu kepada kita semua ??
ical said
Salam,
Bapak2 tanya donk :
Alat apa saja sih yang dibutuhkan untuk menyiarkan 20 channel FTA (free to Air) dari parabola ke 50 sambungan TV dalam satu bangunan (rumah kost)? dan kira-kira berapa biaya yang harus dikeluarkan.
Apakah lebih ekonomis menggunakan 20 reciever dan modulator dibandingkan headend?
mohon infonya, ke e-mail juga boleh f415al@yahoo.com
thanks
budiyanto_tan said
waduh bro prosat kemana ya, dah lama gak ol. forum ini mestinya di buat khusus alat pembangunan haedend.
hardi said
bos, sebetulnya kalo ditelusuri dari awal, sudah banyak posting yg membahas utk headend baru
johan said
bung hardi beberapa waktu yang lalu saya pernal kirim email ke anda. sekarang saya ingin tanya apa kita pakai modulatr vhf yang 4 in 1 maksimal bisa berapa channel. dan apakah tv menunjang untuk vhf ini.
hardi said
—> johan, modulator 4in1 ideal utk tv kabel hanya 20ch. Jika kita pake lebih maka frekw sampai ke UHF atau VHF LOW yg mana akan berakibat terlalu jauh selisih frekw rendah (awal) dan frekw tinggi (akhir). Jika selisih frekw terlalu jauh akan merepotkan kita dalam design jaringan.
Ada beberapa tv model lama yg tak suport beberapa frekw VHF
Ndanks said
Hallo semuanya ane boleh ikatan nimbrung? setelah baca semua dialog diatas saya jadi kepingin nambah ilmu tentang Tv kabel siapa tahu nanti berguna. Terimakaasih semuanya.
hardi said
ndanks, selamat bergabung, dan jgn segan berbagi ilmu yg bermanfaat
Ndanks said
@Pak Hardi : Terimakasih atas sambutannya! bagi yang mau cari espn FTA, ada infokatanya ada di satelit intelsat, coba cari…deh! siapa tahu yang punya usaha Tv kabel membutuhkannya. thank’s
commission blueprin2 said
Bardo In the, preferred method is?Online You may, the lens will.Customers easily find, Krankenversicherung sollten Sie.Or a man commission blueprin2, to own instead solvents PVC vinyl.Rather than the, von seltenem und.,
bert. said
Boso opo iki…..koyoe boso Jerman atawa Belanda yo.Bagianmu ni bos Hardy.!!.wes ngelu aku…..
hardi said
dia bilang PVC, kayaknya tukang ledeng . . .
anton said
hahaha
bert said
ketawamu itu lho da Nton…..ini bukan facebook…!!.ha..ha.ha……
Jhon Hairi said
test ikutan ya boss…orang baru nech
hardi said
Jhon Hairi, disini g’ penting lama sma org baru, yg penting bisa berbagi dan tetap semangat . . .
harek said
mas hardi sy di palangkaraya punya 20 siaran dgn 500 pelanggan sy pakai 4 in 1 sampai 2km msh bagus, rencana mau nambah ch jadi 30 t tpt mas hardi ada gak modul 16 in 1 yg harganya agak miring tolong infonya mas
hardi said
Harek, kalau mod. 4in1 dibikin 30 ch, kayaknya bukan ide yg bagus, karna jarak frek rendah & frek tinggi akan sangat jauh, atau sudah diluar standar eq atau slope yg ada pada booster. Bisa dikatakan hampir tak bisa.
Kalau mau dikombinasikan 4in1 dg 16in1 (single-ch) idelanya sampai 28 ch, yg mana mod 16in1 bikin dari s7 s.d 14 (termasuk E5-e12) dan kemudian tambah 12 ch lagi dg mod 4in1 sampai S38.
Kalau masalah modu. 16 in 1 harga kira-kira 14jt, sy tak punya barangnya. Coba hub agen falcom balik papan : 0542872115
bert. said
Sebenarnya bisa aja Pak Hardy.dimulai dari
E2(48,250 Mhz) aja.dan channel terahir di E-29 (535,250 Mhz).dan masih support 30 channel pake modulator 16 in 1 untuk amplifier yang bandwidth-nya 550 Mhz.dan ngga ada masalah dengan slope yang jauh.
Tapi yang aku ngga mengerti,Pal Harek ini bilang sekarang sudah pake 4 in 1,sampai 2 Km masih bagus.trus maunya pak Harek ini mau nembus sekian KM lagi kah jadi ada ide nyari/ganti modulator 16 in 1,atau hanya sekedar nambah channel pake sistem compact modulator tsb ??.kl cuma sekedar nambah channel.go a head…..!!.
salam
budiyanto_tan said
yah, klu dah 500 pelanggan haedend nya jangan tangung2. bagus beli single aja
bert. said
Yups..beda tipis.modulator FIX bisa dapat 1,1 jt an.
harek said
mas bert.di tpt sy ada 3 opr yang bekerja jaraknya ga jauh dan sudah tergabung dlm 1 BADAN HUKUM tp masing2 punya stdio maksud sy mau tak jadikan 1 studio aja jaraknya skitar 3 km sy harus nambah minimal 3 ampli sampai ke lokasi tmn sy itu kalo pakai 4in1 tktnya gambar kurang bagus ada saran ga ?…, oh ya ada ga cara supaya global ga di acak kalo bola ? kalo dl sy dpt aja bocoran bizz key global sekarang tmn sy dah ga bs di hubungi lagi kalo ada kasi info dong ……..
harek said
500 pelanggan tp dgn iuran Rp 20 000 blm ke telvis blm ke PLN blm ppn 10% + gaji karyawan ni lg bingung ngurus IPP lg kalo dulu msh ilegal uenak tenan dpt 500 plg aja dah kenyang, mas bert karo mas hardi posisi di mana?
budiyanto_tan said
klu 20rb capek kerja deh, klu global tv hrs pake rec yg bisa isi biss key
Harek said
sy pakai manhattan starligh 8800 and 6900 bisa isi biss key mas nnt mlm ada bola ni nnt kalo ada kode bissnya tlg krm ke e-mail saya hariyantosultan@yahoo.co.id
Lessa said
mas, saya mau minta tlg nih. saya lagi bingung mau ngelanjutin tugas akhir saya dalam perhitungan link budget suatu jaringan CATV/ kabel TV. karena saya belum memperoleh spsifikasi yang jelas mengenai perngkat/ peralatan dalam jaringan CATV tersebut..
yang ingin saya tanyakan, sebenarnya berapa besar sensitivitas amplifier yang umumnya digunakan untuk suatu jaringan CATV (amplifier yang digunakan merk ikusi atau setara ikusi???
terus umunya berapa besar lossis/ redaman splitter outdoor 2 way (yang diletakkan/ berada disepanjang jalur transmisi jaringan), serta besar redaman splitter accessories 2 way dan 4 way (yang diletakkan/ berada di dalam rumah pelanggan???
atau tlg mas kasih tau saya dimana cari di alamat web mengenai spesifikasi peralatan tersebut secara rinci, soalnya saya perlu banget mas. tlg sekali ya mas, kalau memang diperlukan, ini alamat email saya : cha_desparia@yahoo.co.id
tlg ya mas, sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih…
hardi said
kalo yg ginian mah urusanya mr herbert yg paling tepat menjawab. Tapi sekedar diskusi semua boleh nimbrung donk . . .
- Kalau masalah sensitivitas sebuah bosster, apapula tu maksudnya . . .
- Masalah splitter (indor / Outdoor) redamanya relatif sama, misalnya utk 2w berkisar antara 3.5db s/d 4db, tergantung yg bikin.
- Kalo masalah web sangat banyak, coba sj search (googling) splitter atau catv component atau tv kabel, maka banyak web yg akan muncul . . .
bert. said
Sedot disini aja mas.Komplit……http://www.catv-fobetmoc.com/template/abouten.aspx. Add : Rata-rata specifikasi equipment CATV tidak terlalu jauh berbeda.biasanya yang membedakan antara produk yang satu dengan yang lain adalah pada stabilitas karakter setelah sekian waktu digunakan.
bagoes said
mau nanya untuk para suhu2 parabola……,saya mau ada rencana usaha tv kabel dengan pelanggan 100 kk-200 kk.tapi untuk resivernya saya mengunakan dream-box dengan siaran cart shearig.yang saya mau tanyakan ..?
1.apa bisa untuk pelanganya hanya menerima 1 kabel untuk beberapa chanel(rencananya 15 chanel)??
2.berapa resiver dream-box yg saya butuhkan untuk siaran 15 chanel?
3.alat2 apa saja untuk mendungkungnya selain payung parabola,kabel?rincian alat pendukung?
4.kira2 kayak boster butuh brp biji dgn jrak paling jauh 500 m?
saya ucapkan terima kasih sebelumnya …..,agar kiranya semua bisa membantu..
hardi said
bagoes, sebetulnya jika ditelusuri dari awal, semua yg anda tanyakan sudah terjawab, tapi utk mempertegas coba kita bahas lagi :
1. TV Kabel mmg hanya butuh 1 coaxial cable
2. Receiver yg dibutuhkan tergantung jumlah chanel
3. Selain itu anda butuh modulator & combiner, serta Splitter & tap di jaringan.
4. Utk jarak 500m cukup 2 booster
bagoes said
oke terimah kasih banyak pak HARDI SAID untuk informasinya…..,tpi saya mau tanya lagi krn ada salah satu tidak mengerti .maksutnya TAP di JARINGAN itu apa ya pak???
hardi said
Tap itu alat utk membagi sinyal dg komposisi yg tak seimbang, atau secara sederhananya utk membagi sinyal pada pelanggan. Jaringan adalah cable run atau kabel yg terpasang menuju rumah pelanggan setelah keluar dari studio . . .
Addison said
Bos saya lagi nyari rf modulator untuk sistem cctv biar bisa di monitor lewat tv dari langsung masuk dari av. Tolong ya boss.
budiyanto_tan said
bos maksudnya gmn, mau nonton pake av ato rf, dan mau buat untuk jarak brp meter
joavhiet said
Mw tanya nich, bung prosat yg jenius…Katanya skrng truman tm-160s bs buka channel telkomvision?? apa benar?? Klo mang benar, apa hrs di upgrade receivernya?? Ada gak software upgradenya, bung prosat??
Makasih, mhn pencerahannya..
boy said
ikut gabung, mau tanya kalo telkom vision bisa di distribusikan ga?
hardi said
yg berhak menjawab tentu org telkom, tapi untuk dilapangan ya . . . pandai pandai sj
Munarfa said
Halo Mas, Saya Munarfa dari Medan,Mas ada penginapan 40 kamar 5 tingkat,habis pasang instalasi listriknya saya di suruh pasang tv kabel di setiap kamarnya,rencana pakai parabola mini indovision,gimana caranya mas setiap kamar bisa rubah2 channel indovisionnya? pake alat pembagi apa yg cocok mas?berapa parabola indovision yg harus dipasang mas?. terima kasih
budiyanto_tan said
mas. tv kabel mau berapa chanel, bagusnya pake telkomvision bisa di sharing
trus siarannya apa saja biar bisa di kalkulasikan ato email ke w aja budiyanto_tan@yahoo.com
acil said
om kalo saya pake Firstmedia bisa di share kah..?? trims
donkomo said
ijin nyimak jg…dengan kasus yang sama kali2 ada yang bisa kasih solusi
Deden said
Dimana Bisa mendapatkan VS 80 dan Nippon V 5000 dan berapa harganya?
Saya sangat minat sekali.
aulz said
om,mohon petunjuknya
di tempt ane kalo mau nonton tv harus pake parabola,kira2 bisa g satu parabola bisa digunakan bwt 3 televisi dan bisa ganti2 chanel sesuai sendiri2.kalo bisa pake alat apa aja??trus beliny dimana???
trims
hardi said
bisa saja, pake alat multi swich, biasa di toko parabola ada yg jual
Kang Moha said
Kang dimana saya musti dapatkan COMBINER AKTIF
bert. said
Di indonesia setau saya blom ada yang jual.dl kantor saya dulu punya.itu juga cuma satu pcs.di bw langsung dari taiwan.merk blonde tounge.16 port input,gain 20 db,no slope.
putri_ah said
apo cerita nih kok pada sepiiii yah, ato pada survei kali.
hardi said
betul, juga, atau lagi ngadu nasip sama ‘poker’
goefron@yaho.com said
mas Hardi sy mau minta no tlpnya saja biar mudah, saya tertarik dengan sistem paralel mas, soalnya saya punya parallel parabola kurang bagus hasilnya biar lebih jelas jadi kalo bisa saya mohon dengan sangat no tlpnya. Trima kasih sebelumnya